PEWARNA Indonesia: Gelar Rapat Kerja Nasional III dan Penyerahan “Apresiasi Warna Indonesia 2017”

Apresiasi Warna Indonesia

JAKARTA, DNT News – Ajaran Tuhan Yesus Kristus kepada umat manusia agar menjadi garam dan terang merupakan analogi yang dimaknai membawa warna. Artinya, mewarnai jagat dengan karya. Arti warna memiliki aspek simbol khusus. Menjadi warna berarti memberi makna.

Hal inilah yang mendasari PEWARNA (Persatuan Wartawan Nasrani) Indonesia menggelar pembukaan rapat kerja nasional (Rakernas) III, Jumat 25 Agustus 2017, di MDC Hall, Wisma 76, Jln Letjen S Parman Kav 76, Slipi, Jakarta Barat. Rakernas mengambil tema “Rangkai Kasih dengan Warna”. Pembukaan diawali dengan ibadah dengan kotbah disampaikan Dr Tommy Sihotang SH, LLM. Setelah itu menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Ketua Panitia Hotman J Lumbangaol dalam laporannya mengatakan, sebelum Rakernas tersebut pihaknya telah melakukan 4 (empat) kegiatan. Pertama, Juli 2017 “Sharing Jurnalistik” di STT IKAT Jakarta. Kedua, 02 Agustus 2017,  “Pembekalan Ilmu Jurnalistik” di STT Setia Jakarta. Ketiga, 11 Agustus 2017, “Sharing Pengalaman” di Jakarta bersama Ir Leo Nababan dan Putra Nababan. Keempat, 17 Agustus 2017, “Bakti Sosial” memperingati HUT Ke-72 RI bersama jemaat Gereja Kristen Pasundan (GKP) Tamiyang, Indramayu, Jawa Barat.

Yusuf Mujiono Ketua Umum PEWARNA Indonesia dalam sambutannya mengatakan, pada Rakernas III ini pihaknya memberikan penghargaan kepada para tokoh dengan kriteria penilaian aspek komitmen, konsistensi, pelaksanaan nyata, dan dampak yang dikerjakan.

Sementara mekanisme penilaian dilakukan dengan cara. Pertama, pemilihan nominator yang digodok bersama Tim PEWARNA. Kedua, penyaringan nama kerjasama PEWARNA dan lembaga aras gereja. Ketiga, penentuan penerima Apresiasi Warna Indonesia oleh Tim Juri terdiri dari unsur aras gereja dan Dewan Penasihat PEWARNA Indonesia. “Jadi, soal penilaian, kami mencoba obyektif. Maka bukan kami yang menentukan. Tetapi Tim Juri yang dibentuk oleh PEWARNA Indonesia bekerjasama dengan lembaga aras gereja,” katanya.

Penerima penghargaan berupa “Apresiasi Warna Indonesia 2017” berdasarkan kategori yakni Prof Dr Franz Magnis Suseno (Hubungan Lintas Agama), Pdt Dr Bambang Widjaya (Kategori Lintas Aras), Dr H Rahmat Effendi (Birokrat Toleran), BPH Gereja Bethel Indonesia (Misi Kekristenan), Sabam Sirait (Bidang Politik), Putra Nababan (Bidang Jurnalistik), Saor Siagian SH MH (Advokasi dan Hukum), Victor Hutabarat (Hiburan dan Pujian), James Tjahaja Riady (Pendidikan), Sahat Martin Philip Sinurat (Figur Muda Nasrani), dan GP Ansor (Sahabat Keberagaman).

Selain itu diberikan juga penghargaan kepada Sabahat Pewarna Indonesia yakni Rekson Sitorus SH, Kamaruddin Simanjuntak SH, Soleman Matippana, Arseto Pariadji, Jeffry Tambayong, Pdt Suyapto Tandiyawasesa, Rocky Wowor, Murfati Lidianto Lie SE, Cristovorus Deky Palinggi, dan Maria Shandi.

Acara pembukaan tersebut dipandu MC Clara Panggabean dan persembahan pujian dari Maria Shandy dan Clara Panggabean. Sehabis pembukaan dan penyerahan penghargaan, para hadirin menikmati makan siang bersama. Selanjutnya para anggota PEWARNA Indonesia berangkat menuju Hotel Safari, Puncak, untuk melanjutkan Rakernas hingga Minggu 27 Agustus 2017. (Hutanta)

Majalah Bulanan DALIHAN NA TOLU edisi 124/September yang segera terbit. Mau berlangganan??? Hubungi kami segera.

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel