BATAK CENTER: Gelar ULOS FEST 2019 Memperjuangkan Ulos Sebagai Warisan Budaya Dunia

JAKARTA, DNT News – Jika Tuhan berkenan/Insha Allah, mangasahon asi dohot holong ni roha ni Tuhanta, BATAK CENTER akan menyelenggarakan ULOS FEST 2019 dalam rangka memperingati Penetapan ULOS Toba sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Pemerintah RI c.q. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI pada 17 Oktober 2014 yang lalu.

Hal ini dikatakan BATAK CENTER dalam release-nya yang diterima dalihannatolunews.com, Rabu 06 November 2019 malam di Jakarta. “Ini menjadi forum untuk memperjuangkan Ulos dengan nama-nama khusus oleh puak-puak di lingkungan Batak Raya sebagai warisan budaya dunia (UNESCO/PBB),” katanya.

Acara tersebut akan dilaksanakan selama 6 (enam) hari, Selasa-Minggu 12-17 November 2019, di Museum Nasional Indonesia, Jln Medan Merdeka Barat No 12, Jakarta Pusat. ULOS FEST 2019 berada di bawah sinar dan naungan terang tema besar “ULOS: Motif, Ragam, dan Makna”.

BATAK CENTER dengan Ketua Umum Ir Sintong M Tampubolon dan Sekretaris Jenderal Drs Jerry R Sirait menyampaikan, selain menghadiri rangkaian acara selama enam hari tersebut, pihaknya juga mengundang untuk menghadiri seremonial pembukaan pada Selasa 12 November 2019, pukul 09.00-16.00 WIB.

Rapat Panitia ULOS FEST 2019 dari BATAK CENTER bersama Museum Nasional Indonesia


Seremonial pembukaan itu akan diisi dengan sambutan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi serta sambutan pengarahan dan pembukaan ULOS FEST 2019 oleh Pemerintah Pusat. Pembukaan ini secara simbolik dilakukan dengan memalu gordang. Pembukaan Pameran Ulos secara simbolik oleh pardihuta isteri Gubernur Sumatera Utara, Ibu Nawal br Lubis.

Tim Kesenian dari Kabupaten Humbahas akan memeriahkan pembukaan. Partonun dari Kabupaten Tapanuli Utara akan mendemonstrasikan kebolehannya mencipta ulos dari sejak benang dalam rangkaian Pameran Ulos. Dekaranasda Provinsi Sumatera Utara dan 9 (sembilan) kabupaten di lingkungan Sumatera Utara akan memperkenalkan beberapa ulos tertua dari daerah itu.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 150/November 2019
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 150/November 2019

Selama kegiatan itu, Dekranasda Sumatera Utara akan memamerkan ulos sepanjang 500 meter yang terkenal dengan ULOS MURI. Kolektor muda Vilidius Siburian akan mempersembahkan sekitar 100 ulos tertua/terbaik-nya dalam pameran tersebut.

Seusai seremonial pembukaan akan diadakan seminar nasional “Mengantar ULOS sebagai Warisan Budaya Dunia” dengan keynote speaker Gubernur Sumatera Utara. Dr Ir H Akbar Tanjung akan menyampaikan testimoni. Seminar itu menghadirkan narasumber dari BATAK CENTER, Dirjen Kebudayaan Kemdikbud RI, Praktisi/Budayawan dari Sumatera Utara, dan dipandu cendekiawan muda di bidang budaya, Jhohanes Marbun SS MA.


Dalam release tersebut diuraikan berbagai kegiatan lain yang akan dilakukan selama ULOS FEST 2019 antara lain bazar, Talk Show “Ragam, Motif dan Makna Ulos”, FGD “Sakralitas Ulos dan Tantangan Industri Kreatif”, Workshop pembuatan Tudung Karo, Bulang Simalungun dan Tali-tali Toba. Ada pula Workshop Drapery dan Workshop Tortor di puak-puak Batak Raya khusus untuk anak dan remaja berusia 09-15 tahun.

Bagi yang ingin mengikuti kegiatan ini dapat menginformasikan kehadirannya dengan mendaftar secara online http://tiny.cc/ulosfest19. Pendaftaran seminar dan talk show dengan jumlah peserta terbatas ditutup Minggu 10 November 2019 pukul 23.35 WIB.

“Kami menanti kehadiran dan partisipasi ibu/bapa/saudara dalam kegiatan tersebut. Horas, mejuah-juah, njuah-juah! Terima kasih. Salam habatakon!” tutupnya. (MAR)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel