BATAK CENTER: ULOS FEST 2019 dan SEMINAR NASIONAL “Mengantar Ulos Sebagai Warisan Dunia”

JAKARTA, DNT News – Tujuan penyelenggaraan ULOS FEST 2019 ini adalah melestarikan Warisan Budaya Nasional sebagai penguatan jati diri dan karakter masyarakat yang beragam berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI 1945, serta memperkaya masyarakat dalam memahami ragam pemanfaatan ulos dan pengembangannya.

Hal ini dikatakan Ketua Panitia Jhohannes Marbun SS MA dalam sambutannya pada pembukaan ULOS FEST 2019 yang digelar BATAK CENTER, Selasa 12 November 2019 pagi, di Museum Nasional Indonesia, Jln Medan Merdeka Barat No 12, Jakarta Pusat. “Juga mendukung pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ulos sebagai sumber kesejahteraan rakyat, destinasi pariwisata, industri, dan UKM, serta mendorong kain ulos ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia (World Herritage),” katanya.

Kepengurusan BATAK CENTER terdiri dari Dewan Pembina Laksma TNI (Purn) Ir Drs Bonar Simangunsong MSc (Ketua), Dewan Penasihat Prof Dr H Bomer Pasaribu (Ketua), Dewan Pengawas Ir Alimin Ginting (Ketua). Dewan Pengurus Nasional meliputi Ir Sintong M Tampubolon (Ketua Umum), Drs Jerry R Sirait (Sekretaris Jenderal), dan Ir Lambok Sianipar MBA (Bendahara Umum). Sementara kepanitiaan ULOS FEST 2019 terdiri dari Jhohannes Marbun SS MA (Ketua) dan Freddy FM Pandiangan SE MAP (Sekretaris).

ULOS FEST 2019 mengambil tema “Motif, Ragam, dan Makna” dengan harapan setiap stakeholder dapat memahami kekayaan dan keragaman motif dan makna serta filosofi dari Ulos. “Jangan berpikir bahwa ulos hanyalah produk budaya yang dimanfaatkan untuk kepentingan sakral yaitu adat, kepentingan sehari-hari yaitu pakaian, maupun kepentingan ekonomi kreatif seperti fashion atau mode,” katanya.

Ketua Panitia Jhohannes Marbun SS MA memberikan sambutan pada pembukaan ULOS FEST 2019 yang digelar BATAK CENTER, Selasa 12 November 2019 pagi, di Museum Nasional Indonesia
Diabadikan Ketua Umum BATAK CENTER Ir Sintong M Tampubolon dan Sekretaris Jenderal Drs Jerry R Sirait setelah menyandangkan ulos kepada Ketua MPR RI Bambang Soesatyo SE MBA
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo SE MBA, Gubernur Sumut Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi, Ketua Umum BATAK CENTER Ir Sintong M Tampubolon, dan Sekretaris Jenderal Drs Jerry R Sirait

Ulos merupakan salah satu kekayaan luar biasa di balik pesona Danau Toba. Secara harafiah, ulos berarti selimut yang menghangatkan tubuh. Ini sesuai dengan kepercayaan leluhur suku Batak dimana ada tiga sumber yang memberi panas kepada manusia yaitu matahari, api, dan ulos. Benda sakral ini juga merupakan sumber restu, kasih sayang, dan persatuan.

Secara umum terdapat 16 jenis ULOS yang sering digunakan yakni Ulos Antak-antak, Ulos Bintang Maratur, Ulos Bolean, Ulos Mangiring, Ulos Padang Ursa, Ulos Pinuncaan, Ulos Ragi Hotang, Ulos Ragi Huting, Ulos Sibolang Rasta Panontari, Ulos Sibonga Umbasang, Ulos Sitolus Tuho, Ulos Suri-suri Ganjang, Ulos Simarinjang Sisi, Ulos Ragi Pakko, Ulos Tumtuman, dan Ulos Tutur-tutur. Meski terlihat sama tapi semua ‘perkawinan’ benang ulos menyimpan simbol luar biasa yaitu simbol kehidupan mulai kelahiran hingga kematian.

Diabadikan Bambang Soesatyo SE MBA, Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi, Ir Sintong M Tampubolon, Drs Jerry R Sirait, Prof Dr H Bomer Pasaribu, dan lainnya
Ketua Umum BATAK CENTER Ir Sintong M Tampubolon menyerahkan cinderamata berupa gambar karikatur kepada Ketua MPR RI Bambang Soesatyo SE MBA
Sekretaris Jenderal BATAK CENTER Drs Jerry R Sirait menyerahkan cinderamata berupa gambar karikatur kepada Gubernur Sumut Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi

Pembukaan ULOS FEST 2019 itu dilakukan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo SE MBA yang ditandai dengan pemukulan gong. Turut memberi sambutan Ir Sintong M Tampubolon (Ketua Umum BATAK CENTER), Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi (Gubernur Sumut), dan Bambang Soesatyo SE MBA (Ketua MPR RI).

Terlihat hadir Baskami Ginting, Prof Dr H Bomer Pasaribu, Prof Dr Ing K Tunggul Sirait, Dr Joonner Rambe SE MM, Dr Ronsen Pasaribu SH MM, Dr Pontas Sinaga MM, Drs Sahala Panggabean MBA, Ir Basar Simanjuntak, Parlindungan Purba SH MM, Pdt Marihot Siahaan STh, Brigjen TNI (Purn) Berlin Hutajulu, Budi P Sinambela BBA, Kol Pol (Purn) Drs Jansen Hutasoit SE MM, Edison Manurung SH MM, Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM, Marthin Hutabarat SE MM, Dr Marthin Sabar Sirait MBA, Ir Rendy Renova Tampubolon, Ir Santiamer Silalahi, Robinson Hutagalung, dan lainnya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 150/November 2019
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 150/November 2019

Setelah pembukaan ULOS FEST 2019, pada siang harinya digelar SEMINAR NASIONAL bertema “Mengantar Ulos Sebagai Warisan Dunia” dengan keynote speaker Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi (Gubernur Sumut). Pembicara terdiri dari Edward Hutabarat (Perancang Busana serta Kurator Seni dan Budaya), Binsar Manullang (Kasubdit Warisan Budaya Tak Benda Ditjen Kebudayaan Kemendikbud), dr Ria Telaumbanua (Kadis Pariwisata Sumut), Drs Jerry R Sirait (Sekjen BATAK CENTER) dan moderator Jhohannes Marbun SS MA (Cendekiawan Muda bidang Budaya).

ULOS FEST 2019 digelar selama 6 (enam) hari, Selasa-Minggu 12-17 November 2019 dengan Pameran Ulos dan Baazar. Pada Rabu 13 November 2019 Talkshow mengupas tema “Motif, Ragam, dan Makna Ulos”. Kamis 14 November 2019 Forum Diskusi Kelompok (FDK) “Sakralitas dan Tantangan Industri Kreatif” dan Talk Show “ULOS, Kreativitas dan Nilai Ekonomi”. Jumat 15 November 2019 Workshop pembuatan Tudung Karo, Bulang Simalungun, dan Talitali Toba. Sabtu 16 November 2019 Workshop Drapery dan Fashion Show. Minggu 17 November 2019 Workshop Tortor Anak 5 Puak dan Penutupan. (AAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel