Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si: Hempang Penyebaran Virus Corona COVID-19 dengan Segala Upaya

TARUTUNG, DNT News – Saya mau semua lini bergerak untuk menghempang atau menghambat penyebaran Virus Corona COVID-19 ini. Ketika kita semua bergerak, akan lebih ringan untuk melakukannya. Kita harus bergerak cepat karena penyebaran ini juga bergerak cepat. Kita telah melakukan ini semua selama seminggu ini dan akan intens setiap hari.

Hal ini dikatakan Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi terkait upaya yang dilakukan untuk menghempang penyebaran Virus Corona COVID-19, Senin 23 Maret 2020, di Tarutung, Tapanuli Utara.

Berbagai upaya yang dilakukan meliputi pembentukan Gugus Tugas yang berposko pada 7 (tujuh) lokasi perbatasan, pembuatan masker, pelatihan pembuatan dan penyediaan handsanitizer, penyediaan wastafel mobile di beberapa titik, pembagian jamu kesehatan berupa air jahe, penyemprotan disinfektan di tempat umum, dan akan membuat dapur umum untuk menyediakan minuman kesehatan.

“Ini semua kita lakuan untuk menghambat atau memutus rantai penyebaran Virus Corona COVID-19 ke Tapanuli Utara yang sudah menyebar di berbagai negara di belahan dunia,” katanya.

Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi melakukan segala upaya untuk menghempang penyebaran Virus Corona COVID-19 di Tapanuli Utara

Bupati Drs Nikson Nababan MSi menyampaikan bahwa di samping upaya ini semua, juga akan membuka dapur umum untuk menghempang penyebaran virus ini melalui cara membagikan minuman sehat berupa wedang jahe.

“Kita segera buka dapur umum dengan memproduksi minuman sehat alami berupa wedang jahe yang akan dibagikan ke seluruh masyarakat Tapanuli Utara,” ujarnya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 155/April 2020
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 155/April 2020

Dia mengatakan bahwa dapur umum itu akan beroperasi mulai Selasa 24 Maret 2020. Sementara upaya lain terus bergerak, baik berupa medis maupun penyediaan alat pelindung diri (APD) yang diproduksi sendiri di Balai Latihan Kerja (BLK) karena telah langka di pasaran.

“Ayo bergerak bersama. Jangan ada yang tidak peduli. Ini semua tugas kita bersama dan untuk kita bersama,” imbuhnya.


Produksi APD telah dilakukan di BLK Silangkitang dari seluruh kecamatan dan dibantu Forum anak dibawah naungan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, serta Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Berbagai APD yang diproduksi seperti masker telah dibagi sebanyak kurang lebih 1.000 masker serta pembuatan wastafel mobile untuk ratusan 100 titik. “Masker telah dibagikan kepada masyarakat dan minggu ini 50 wastafel mobile akan segera terpasang,” pungkasnya. (TAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel