Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si: Perintahkan Isolasi Mandiri para Petugas Puskesmas Situmeang Habinsaran

TARUTUNG, DNT News – Setelah melihat hasil pemeriksaan terhadap 12 orang petugas dan anggota keluarga TS, maka mereka diliburkan dan wajib melaksanakan isolasi mandiri. Saya berharap para saudara kita yang diisolasi mandiri ini tetap disiplin dan tetap menjaga kesehatan dengan memperhatikan kualitas makanan serta menjaga hidup sehat.

Hal ini dikatakan Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi, Rabu 15 April 2020, di Sopo Rakyat Kanopi Rumah Dinasnya, Tarutung. “Kita akan mengalihkan petugas dari puskesmas lainnya, sehingga puskesmas ini tetap melayani masyarakat,” katanya.

Bupati Tapanuli Utara memerintahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan Alexander Gultom untuk melakukan isolasi mandiri terhadap petugas Puskesmas Situmeang Habinsaran usai ditemukannya 1 orang dugaan terpapar COVID-19, inisial R jenis kelamin perempuan usia 46 tahun warga Sipoholon.

“Terhadap 1 orang petugas medis R yang diduga terpapar tersebut telah dilakukan isolasi di RSUD Tarutung. Saya juga sudah perintahkan kepada Direktur Rumah Sakit Tarutung agar 2 orang anggota keluarga pasien TS untuk diisolasi juga,” ujarnya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 155/April 2020
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 155/April 2020

Bupati Drs Nikson Nababan MSi juga mengatakan bahwa tidak bisa memastikan pasien positif atau negatif karena keterbatasan alat yang hanya menggunakan alat rapid test.

“Kita juga sedang berjuang adanya alat PCR Swab di RSUD Tarutung sebagai Rumah Sakit Rujukan COVID-19. Sehingga dapat lebih cepat penanganannya terhadap pasien dengan gejala COVID-19 tanpa perlu menunggu sampai berhari-hari. Kita berharap perhatian Pemerintah Pusat agar alat ini dapat realisasi dalam waktu dekat,” tegasnya.


Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Drs Indra Sahat Simaremare MSi sebagai juru bicara Gugus Tugas telah menyampaikan bahwa sampai pada Rabu siang 15 April 2020 sudah ada 2 orang warga Sipoholon diduga terpapar COVID-19.

“Sesuai hasil tracing yang dilakukan petugas Tim COVID-19 dan juga rapid test terhadap beberapa petugas medis ditemukan 1 orang dengan indikasi terpapar Virus Corona. Pasien kedua ini berinisial R jenis kelamin petempuan, usia 46 tahun merupakan warga sipoholon. Sampai dengan siang ini, sesuai dengan hasil rapid test sudah ada 2 orang yang diduga terpapar COVID-19,” katanya. (AAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel