Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si: Pimpin Rapat Penataan dan Ketertiban Pedagang Di Sepanjang Tanggul Aek Sigeaon

TARUTUNG, DNT News – Bangunan yang ada harus memperhatikan keseragaman baik bentuk maupun bahan bangunannya (baja ringan). Bangunan Usaha juga tidak diperbolehkan permanen dan bukan untuk tempat huni/tempat tinggal serta tidak boleh memakai badan jalan.

Hal ini dikatakan Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi didampingi Lurah Kelurahan Hutatoruan X Kecamatan Tarutung Zekaryah Lumbantobing SE dan Pimpinan OPD terkait, ketika memimpin rapat membahas upaya penataan dan ketertiban para pedagang di sepanjang Tanggul Aek Sigeaon, Selasa 15 September 2020, di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati Taput, Tarutung.

Bupati menegaskan agar kesan kumuh bisa dirubah menjadi lingkungan yang sehat dan asri sebagaimana yang diinstruksikan dalam Instruksi Bupati Nomor 06 Tahun 2020, maka Bangunan Usaha di sepanjang Tanggul Aek Sigeaon Kelurahan Hutatoruan X supaya dikembalikan ke bentuk semula dan diberikan waktu selama 2 (dua) minggu.

Selanjutnya Bupati menyampaikan bahwa bangunan yang telah melanggar struktur wajib ditata kembali. Bilamana tidak ditata, maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan lagi berusaha.

Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi memimpin rapat membahas upaya penataan dan ketertiban para pedagang di sepanjang Tanggul Aek Sigeaon

“Bangunan Usaha yang tidak aktif lagi/tidak diusahai akan dibongkar dan diberikan kepada calon pengusaha yang benar-benar ingin berdagang dan tidak dibenarkan adanya transaksi jual beli tanggul. Fasilitas umum seperti pot bunga dan tempat duduk agar difungsikan kembali, dan bilamana ada yang ditutupi maka akan dibongkar,” katanya.

“Bagi pengusaha yang baru, supaya membuat permohonan kepada Lurah setelah mendapat persetujuan dari Kepala Lingkungan. Pedagang di sepanjang Tanggul Aek Sigeaon supaya melaksanakan ‘Jumat Bersih’ setiap minggu dan wajib menanam bunga di tepian sungai di belakang usaha masing-masing,” sambung Bupati.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 158/September 2020
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 158/September 2020

Sehubungan dengan terbitnya Peraturan Bupati Tapanuli Utara Nomor 40 Tahun 2020 tentang Pedoman Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan Pengendalian Covid-19, maka seluruh Pedagang Tanggul dihimbau wajib melaksanakan Protokol Kesehatan dan hanya melayani pelanggan yang memakai masker.

Para Pedagang Tanggul pun setuju dan mendukung serta mau terlibat membantu Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk membangun Tapanuli Utara termasuk untuk memperindah Kota Tarutung dengan menciptakan Aek Sigeaon menjadi ikon Kabupaten Tapanuli Utara.

Sekaitan dengan hal tersebut di atas, Pedagang Tanggul bersedia berpartisipasi mengembangkan UMKM Kabupaten Tapanuli Utara dengan cara ikut menjual produk-produk UMKM Kabupaten Tapanuli Utara di tempat usaha masing-masing. Tahun ini juga akan dibangun 2 toilet yang terletak di sekitar Kantor BKD dan Satpol PP Tapanuli Utara.

Kepada para Pedagang Tanggul disarankan ada kas tersendiri yang kegunaannya untuk biaya kebersihan atau dana sosial sesama pedagang. Dalam hal penertiban tempat usaha sepanjang tanggul, Satpol PP Kabupaten Tapanuli Utara bersama Camat Tarutung dan Lurah Hutatoruan X beserta Kepala Lingkungan, akan melakukan tindakan penertiban mulai hari Rabu 16 September 2020 dan hari-hari berikutnya apabila sangat diperlukan. (MAR)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel