Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si: Usulkan Peningkatan Infrastruktur Jalan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

TARUTUNG, DNT News – Kami laporkan bahwa Kabupaten Tapanuli Utara dengan luas wilayah 3.800,31 km2 terdiri dari daratan 3.793,71 km2 dan luas perairan Danau Toba 6,60 km2. Sektor pertanian merupakan mata pencaharian utama masyarakat di daerah ini. Oleh karenanya ketersediaan infrastruktur yang baik merupakan kebutuhan utama masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian menuju pusat pasar terdekat.

Hal ini disampaikan Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si dalam suratnya kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat perihal Usulan Peningkatan Infrastruktur Jalan di Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis 18 Juni 2020, di Tarutung.

Bupati menginformasikan bahwa Kabupaten Tapanuli Utara berada pada Patahan Sumatera/Sesar Semangko yang terdapat pada Patahan Batang Toru sehingga sangat rentan terhadap bencana alam longsor, banjir, dan gempa bumi yang kerap mengakibatkan kerusakan pada berbagai infrastruktur jalan. “Maka sangat diperlukan akses jalan yang baik untuk mengatasi bencana serta sebagai domestic connentivity yang menghubungkan pusat-pusat kegiatan,” katanya.

Selanjutnya, Bupati melaporkan bahwa kondisi pada akhir tahun 2019 panjang jalan Kabupaten Tapanuli Utara adalah 1.074,009 km dengan jenis perkerasan Jalan Hotmix sepanjang 239,839 km, Jalan Lapen 472,190 km, Jalan Kerikil 251,844 km, dan Jalan Tanah 73,314 km.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 156/Juli 2020
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 156/Juli 2020

Bupati Drs. Nikson Nababan, M.Si menjelaskan bahwa untuk memelihara dan meningkantan kondisi jalan wewenang Kabupaten Tapanuli Utara membutuhkan anggaran sebesar Rp 1.498.950.000.000,- dengan rincian Peningkatan Jalan Lapen menjadi Hotmix 472 km x Rp 2 milyar =  Rp 944 milyar. Peningkatan Jalan Kerikil dan Tanah menjadi Lapen 362 km x Rp 1,5 milyar = Rp 543 milyar. Pemeliharaan Rutin Jalan Hotmix 239 km x Rp 50 juta = Rp 11,95 milyar.

Kabupaten Tapanuli Utara memiliki keterbatasan APBD untuk memenuhi kebutuhan dana membiayai kegiatan penangangan dan kewenangan sebagai bagian dari program nasional terkait percepatan konektivitas serta mendukung pemulihan (recovery) ekonomi pasca dampak Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Utara.


“Untuk itu kami memohon kepada Bapak Menteri agar berkenan untuk mengalokasikan dana peningkatan Jalan Kabupaten Tapanuli Utara secara bertahap melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Infrastruktur Jalan Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 263,8 milyar,” pungkasnya.

Surat tersebut diberikan tembusan kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Bappenas, Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Sekretaris Negara, Ketua DPR RI, Badan Anggaran DPR RI, Komisi V DPR RI, dan Gubernur Sumatera Utara. (YAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel