Drs. Jerry R.H. Sirait: Sisingamangaraja XII Merupakan Pemimpin yang Parmahan na so Mantat Batahi, Parade Aek tu na Mauas, dan Parade Sipanganon tu na Male

JAKARTA, NEW.Com – Sebagai seorang pemimpin, Sisingamangaraja XII (SSM XII) dikenal sebagai pemimpin yang Parmahan na so mantat batahi. Ia adalah raja yang tidak mencari kekayaan. Parade aek tu na mauas (memberi minum kepada yang haus), dan parade sipanganon tu na male (memberi makan bagi yang kelaparan).

Hal ini disampaikan Drs Jerry RH Sirait (Sekretaris Pengawas YPDT) pada Diskusi dengan tema “Menggali (Kembali) Nilai-Nilai Kepahlawanan Sisingamangaraja XII” dalam rangka Memperingati Hari Pahlawan, Kamis 08 November 2018, di Sekretariat Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT), Jakarta Timur. “Pemimpin sekarang tidak begitu, malah jika bisa menekan masyarakat,” katanya.

Dikatakannya, SSM XII adalah raja bukan petinggi, tetapi pargonggom (merangkul). “Kalau datang ke kampung-kampung, benar bahwa masyarakat menyembahnya tetapi sebagai bentuk penghormatan. Jiwa pelayanannya (parmahanion) dapat dijadikan teladan. Saat ini keteladanannya itu sudah hilang. SSM XII meninggal dalam kesederhanaannya,” sebutnya.

Drs Jerry RH Sirait yang merupakan Akademisi ini mengakui bahwa kepemimpinan SSM XII tidak terbayangkan dan tidak ada bandingannya dari sisi kemanusiaan. Bahkan dia menambahkan: “Maaf, kalau saya katakan bahwa saat ini belum ada saya temukan pemimpin seperti ompui SSM XII, bahkan pemimpin agama sekali pun tidak. Hanya Yesus Kristus yang tidak dapat dikalahkan SSM XII.”

Drs Jerry RH Sirait (duduk tengah) bersama peserta Diskusi Kamisan yang digelar Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT)

Sebelum membahas nilai-nilai kepahlawanan SSM XII, Diskusi Kamisan yang dipandu Jhohannes Marbun SS MA (Sekretaris Eksekutif YPDT) ini, lebih dahulu disampaikan arti pahlawan. Menurut UU No 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, Pahlawan Nasional adalah gelar yang diberikan kepada warga negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah NKRI yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negara, atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia.

Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online, Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani; dan arti Kepahlawanan adalah perihal sifat pahlawan (seperti keberanian, keperkasaan, kerelaan berkorban, dan kekesatriaan).

SSM XII adalah Pahlawan Kemerdekaan Nasional dari Tanah Batak dengan Keputusan Presiden Nomor 590 tahun 1961, tertanggal 9 November 1961. SSM XII lahir pada 1849 di Bakara, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan. Ia menjadi Raja Sisingamangaraja XII mulai 1875 (pada usia 17 tahun) dan berkuasa sampai dengan 17 Juni 1907 (gugur dalam perang dengan tentara Belanda).

Latar Belakang penetapan (penabalan) sebagai Raja adalah berhasil mencabut piso gaja dompak dari sarungnya sebagai syarat mutlak pemangku gelar Singamangaraja (Situmorang, 2009, 81). Kelebihan SSM XII adalah mampu mendatangkan hujan di saat musim kemarau dan melakukan mukjizat di wilayah kekuasaannya. Sebagai Raja sekaligus Imam Batak bertanggung jawab memimpin masyarakat di wilayahnya sebagaimana telah dilakukan oleh pendahulunya.


Hal menarik mengenai sikap SSM XII yaitu sikapnya terhadap masyarakat Batak dan sikapnya terhadap Belanda. SSM XII sering berjalan keliling kampung di tanah Batak untuk sekedar menanyakan orang-orang terpasung atau budak di kampung tersebut, lalu membebaskan mereka dengan membayar ganti rugi (Binsang dan Ampang).

Cukup banyak generasi muda sekarang gagap sejarah, meskipun mereka tidak gagap teknologi. Generasi muda Indonesia, khususnya generasi muda Batak, tidak banyak yang mengetahui bahwa Sisingamangaraja XII (SSM XII) dapat menjadi teladan (role model) bagi mereka. (HTN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel