Drs. Jerry Rudolf Sirait: Robert Marbun Si-Multi Talenta Peraih “HKBP Awards” Peduli Kepada Bona Pasogit dan Danau Toba

JAKARTA, DNT News – Kapan pemerintah menghargai perjuangan dan dedikasi seniman? Menghargai para pencipta lagu-lagu Batak! Tidak saja pencipta lagu Batak tetapi juga pencipta lagu daerah lainnya yang diakui turut memelihara kebudayaan daerah atau etnis yang justru menopang kebudayaan nasional.

Hal ini ditanyakan Drs Jerry Rudolf Sirait, Sekretaris Pengawas Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) yang disampaikan ke dalihannatolunews.com, setelah menyaksikan “Apresiasi 33 Tahun Robert Marbun Berkarya” bertajuk “Ditakko Ho Ma Rohakki”, Minggu 23 September 2018, di Toba Dream, Jakarta Selatan.

Dikatakannya, ungkapan latin “Caritas Christi Urget Nos” yang berarti “Kasih Kristus Menguasai Kami” merupakan pengakuan Bapa Gereja pada jemaat mula-mula bahwa karena cinta kasih Kristuslah yang memampukannya dapat melakukan pelayanan dan tanggungjawab di tengah masyarakat dan umat.

Hal ini juga menjadi kesaksian Robert Marbun atas prestasi dan prestise yang diraihnya sebagai komponis, pengarang, penata lagu, dan panomu-nomu ende. “Bayangkan, lebih dari 600 lagu dikarangnya. Termasuk ‘Sidumadang Ari’ yang diikutsertakan dalam Lomba Cipta Lagu Batak (LCLB) HKBP tahun 2017 lalu dan menjadi salah satu juara dari 350 judul lagu yang diperlombakan,” katanya.

Drs Jerry Rudolf Sirait (kanan) bersama Drs Maruap Siahaan MBA dalam pertemuan dengan Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi
Drs Jerry Rudolf Sirait ketika YPDT memohon kepada KIP minta BKPM membuka informasi izin PT Aquafarm Nusantara
Drs Jerry Rudolf Sirait dalam pertemuan YPDT dengan Ephorus HKBP menyampaikan ratapan masyarakat di Kawasan Danau Toba

Drs Jerry Rudolf Sirait yang merupakan Akademisi ini mengatakan sangat bangga terhadap konsistensi Robert Marbun atas karyanya yang banyak berbicara tentang Bona Pasogit dan Danau Toba. Dalam salah-satu lagunya menggambarkan keprihatinan atas keadaan Danau Toba yang ikan mujahir pun tiada lagi. Lalu melalui salah-satu lagunya “ngomong sendiri” kepada Danau Toba dan menyerukan “Tao Toba, unang ho marsik” (Danau Toba jangan kau kering).

“Jika lagu itu diciptakan puluhan tahun lalu, nyata-nyata Danau Toba tidak saja semakin kering tetapi sudah amat kotor dan sudah rusak sekali. Melalui lagunya, secara tidak sengaja Robert Marbun mendukung YPDT dalam perjuangannya mengembalikan Danau Toba sebagai raja ni sudena tao kembali sebagai Tao Na Uli, Aek Na Tio, Mual Hangoluan dalam kerangka visinya Kawasan Danau Toba Menjadi Kota Berkat di Atas Bukit,” urainya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 137/Oktober 2018
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 137/Oktober 2018

“Sesunggunya setiap Halak/Bangso Batak terpanggil memikul tugas dan tanggung-jawab itu. Namun yang terjadi justru salah seorang halak Bataklah yang membela perusahaan perusak Danau Toba. Ironis dan memprihatinkan!” sambungnya.

Menurut Drs Jerry Rudolf Sirait yang merupakan aktivis Pusat Habatakon (Batak Center) dan Gerakan Cinta Danau Toba (GCDT) ini, layaklah Robert Marbun si-multi talenta ini memperoleh “HKBP Awards” sebagai 20 komponis besar yang dimiliki Halak/Bangso Batak selama ini (termasuk Nahum Situmorang almarhum). Boleh dikata kekuatan dimensi religiositas dalam beberapa lagu-lagu rohaninya “sebanding” dengan lagu-lagu di Buku Ende HKBP dan suplemennya.

“Suatu ketika, kiranya lagu-lagunya dapat memperkaya lagu-lagu rohani di Buku Ende HKBP pada suplemen Sangap di Jahowa jilid kedua nantinya. Robert Marbun sungguh-sungguh maestro pada dekade ini,” serunya.

Dia berharap ke depan lahir para seniman yang menciptakan dan menyanyikan lagu secara profesional sekaligus mengedukasi warga masyarakat dengan tetap setia kepada Tuhan Allahnya. “Seperti Robert Marbun yang memperoleh apresiasi luar biasa tanggal 23 September 2018 atas semua keberhasilannya,” pungkasnya. (FAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel