Drs. Nikson Nababan, M.Si: Jika Tapanuli Utara Tidak Lebih Sejahtera Saya Siap Mundur dari Jabatan Bupati

TARUTUNG, DNT News – Saya siap mundur dari jabatan bupati jika Tapanuli Utara tidak lebih sejahtera. Namun untuk mencapai kesejahteraan tersebut, pemerintah pusat harus mendukung berdirinya universitas negeri dan jalan tol penghubung Danau Toba-Sibolga.

Hal ini dikatakan Drs Nikson Nababan MSi kepada dalihannatolunews.com, Sabtu 27 April 2019 malam melalui sambungan telepon. Dia bersama Sarlandy Hutabarat SH telah dilantik Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara periode 2019-2024, Selasa 23 April 2019, di Kantor Gubernur Sumut, Aula Raja Inal Siregar, Jln Diponegoro, Medan.

“Jika ada universitas negeri maka Tapanuli Raya secara umum akan lebih sejahtera. Karena orang-orang akan datang untuk belajar ke sini. Kondisi yang secara otomatis akan berkontribusi untuk meningkatkan perekonomian. Seperti peningkatan pasar agro, peningkatan pasar pariwisata, dan berbagai hal yang ada di daerah,” katanya.

Menurut politisi PDI-Perjuangan yang periode ke-2 memimpin Tapanuli Utara ini, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat, mutu atau kualitas hidup, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang baik. Namun upaya tersebut harus didukung agar pencapaian kemakmuran di daerah dapat terwujud.

“Jika ada mahasiswa yang datang dari luar daerah maka akan menjadi konsumen produk agro daerah. Termasuk pengguna jasa pemondokan serta menjadi salah satu pasar untuk pengunjung wisata. Sebaliknya mahasiswa tersebut juga akan berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 144/Mei 2019
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 144/Mei 2019

Drs Nikson Nababan MSi menjelaskan lebih jauh, selain universitas negeri, keberadaan jalan tol penghubung Danau Toba ke Sibolga juga dapat menjadi pertimbangan pemerintah pusat.

“Kontribusinya akan sangat besar, saat ada akses yang menghubungkan antara danau vulkanik terbesar di dunia dengan laut lepas yang jarak tempuhnya dalam hitungan jam. Dengan kata lain wisatawan yang berkunjung ke Danau Toba juga memiliki beragam pilihan, mulai dari hulu hingga hilir,” urainya.

“Dampaknya juga untuk penerbangan di bandara internasional akan sangat besar. Jadi jika kita bisa menyarankan jalan tol, sebaiknya dibangun menghubungkan dari Kabupaten Simalungun yakni Parapat, Tobasa, Taput, dan Sibolga,” sambungnya.


Bupati juga tidak memungkiri bahwa karena filosofi anakhon i hamoraon di au, maka orang Batak selalu berlomba-lomba mengkuliahkan anak. “Ini juga salah satu penyumbang kemiskinan di Tapanuli Raya karena uang kita selalu dibawa ke luar daerah, tidak beredar di Tapanuli,” terangnya.

Drs Nikson Nababan MSi bekeyakinan apabila dua hal tersebut dapat direalisasikan, mustahil Tapanuli Utara tidak lebih sejahtera. Bahkan jika dua hal itu tidak berkontribusi untuk lebih mensejahterakan Tapanuli Utara, dia dengan tegas mengatakan siap mundur dari jabatannya.

“Jika itu bisa dipenuhi pasti berkontribusi untuk kesejahteraan Tapanuli Utara. Saya menggaransi pasti semua daerah di sana akan sejahtera. Bahkan jika tidak sejahtera, saya siap mundur dari jabatan bupati,” pungkasnya. (DN)

Komentar (3)

3 Comments on “Drs. Nikson Nababan, M.Si: Jika Tapanuli Utara Tidak Lebih Sejahtera Saya Siap Mundur dari Jabatan Bupati”

  1. Dua kondisi yang sepertinya sebagai prasyarat dari Pak Bupati, ya lakukanlah sesuatu/usaha lobby, planning yang bagus untuk diajukan ke provinsi(?) dan pusat.
    Tidak ada yang datang sendiri (madekdek sian langit), Amang Bupatinami, alai actionma!

  2. Jangan banyak umbar janji dulu lah ! Pak Bupati, Tapanuli Utara sudah jauh ketinggalan sama Toba & Samosir apalagi dengan Humbangsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (3)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel