Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing: Bersilahturahmi Dengan Gubernur Sumatera Selatan

PALEMBANG, DNT News – Kami menitipkan jemaat HKBP yang berada di Provinsi Sumatera Selatan ini agar diayomi dan dipimpin untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik. Tentu kewajiban harus dilakukan dan warga juga bisa menerima hak termasuk izin beribadah, yang dalam hal ini HKBP Sukarame.

Hal ini dikatakan Ompu i Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing ketika bersilahturahmi dengan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru SH MM, Selasa 15 Januari 2019, di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Jln Kapten A Rivai No 3, Sungai Pangeran, Ilir Timur I, Kota Palembang. “Jemaat yang kami layani di Sumatera Selatan ini adalah juga warga yang bapak pimpin,” katanya.

Disampaikannya, HKBP dengan seluruh pelayan dan jemaat selalu diarahkan agar menjalin kerjasama dengan berbagai pihak terutama pemerintah. HKBP tetap berupaya dan ikut serta memberikan partisipasi membangun bangsa NKRI. “Karena itu, HKBP di provinsi ini juga pasti siap mendukung program pemerintah untuk rakyat dan bangsa,” ujarnya.

Sebelumnya, Ompu i Ephorus HKBP mengawali pertemuan dengan menyapa Gubernur Sumatera Selatan dengan salam Selamat Tahun Baru sekaligus mengucapkan selamat atas terpilihnya menjadi Gubernur Sumatera Selatan.

Suasana pertemuan Ompu i Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing beserta rombongan dengan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru SH MM

Percakapan berlangsung akrab dan penuh canda tawa. Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM merespon pernyataan Ephorus HKBP dengan mengatakan: “Kami senang dan optimis.”

Diceritakannya, dia lahir di Sidomulyo Belitang, dimana di kampungnya itu sejak dulu sudah ada gereja. Dia dididik dalam ajaran agama Islam dan juga dididik agar tetap bergaul dengan baik. Bapaknya punya sahabat namanya Mantri Manurung. Gurunya ada tiga orang Batak Kristen. Ketika di sekolah, dia pun bergaul dan didik dengan baik.

“Dalam komunitas umat beragama, agamamu yah agamamu dan agamaku yah agamaku. Perbuatan itu tanggung jawab pribadi. Di surga pun saya yakini ngak ada kaplingan agama tertentu. Yang penting bagaimana kita menghargai satu sama lain, saling menjaga kebersamaan dan keakraban. Kalau kita kompak semua, apa saja bisa dilakukan dengan maksimal. Karena itu, jangan ragu tentang kebersamaan kita,” katanya meyakinkan.


Gubernur Sumatera Selatan menambahkan, jangan mau agama dicampur dengan politik dan jangan mau juga politik dicampur dengan agama. “Kita pegang teguh Pancasila. Sangat penting peran para tokoh agama dan khususnya HKBP. Untuk berikutnya, kita akrab saja bapak Ephorus, bapak Praeses, dan bapak Pendeta lainnya,” katanya.

Perihal masalah IMB Gereja, Gubernur menugaskan staff-nya untuk mencatat dan membantu sampai tuntas.

Pada akhir pertemuan, Ompu i Ephorus HKBP menyandangkan Ulos Batak kepada Gubernur Sumatera Selatan sembari menyampaikan pesan dan doa bersama Praeses dan rombongan.

Sebelumnya pada pertemuan itu, Praeses HKBP Distrik XV Sumatera Selatan Pdt Dr Ir Fritz Sihombing mengawali dengan memperkenalkan Pimpinan HKBP Ompu i Ephorus HKBP bersama rombongan terdiri dari para Pendeta dan beberapa tokoh jemaat. Dia mengungkapkan tentang pergumulan Gereja HKBP Sukarame yang telah menerima izin dari FKUB dan masih menunggu izin dari Kementerian Agama.

Pada pertemuan itu terlihat Letkol TNI Benni Tampubolon, Robin Tampubolon, Pdt Effendi Purba, serta 14 orang lainnya baik pelayan dan tokoh jemaat beserta panitia syukuran awal tahun distrik. (KB)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel