Ir. Leo Nababan: Strategi Membangun Diri di Era Perubahan

Era Perubahan

JAKARTA, DNT News – Hanya orang yang menyadari dan terus beradaptasi dengan perubahan yang bisa eksis. Karenanya, tidak perlu takut dengan perubahan. Tak ada di dunia ini yang dapat dilakukan tanpa perubahan. Jangan melakukan sesuatu yang berlawanan dengan hahikat manusia dan perlakukan orang lain seperti yang diajarkan alam.

Hal ini dikatakan Politisi Senior, Ir Leo Nababan, pada “Sharing Pengalaman” digelar DPP Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia, Jumat 11 Agustus 2017, di Gedung Yayasan Komunikasi Indonesia, Jln Matraman Raya No 10, Jakarta Pusat.

“Perubahan memang tidak bisa dihindari. Hanya orang yang tidak mau mengadapi kemajuanlah yang menghindari perubahan,” katanya.

Dikatakannya, di dalam perubahan selalu terbersit tantangan yang memberi peluang bagi kemajuan. Untuk itu dibutuhkan strategi dalam menyikapi perubahan. Dalam politik selalu sadar ada perubahan dan berbagai kemungkinan. Itu sebabnya dalam politik tidak ada sahabat dan musuh abadi, karena politik itu selalu dinamis dan menyadari arti dari perubahan.

“Karena itu jangan melihat politik itu kotor. Itu hanya dilakukan oknum tertentu yang memanfaatkan politik untuk membangun kekuasaan dirinya atau kelompoknya semata. Sesungguhnya politik itu merupakan alat untuk mensejahterakan rakyat,” serunya.

Era Perubahan
Ir Leo Nababan politisi senior diabadikan dengan para peserta seusai “Sharing Pengalaman”

Mantan anggota MPR-RI ini mengajak hadirin agar membangun diri dengan cepat dan tepat dengan mengambil bagian dalam setiap peran. Dia juga berpesan agar terus berjuang tampil elegan dengan menunjukkan karya yang bisa disumbangkan untuk kemaslahatan bangsa.

“Tentu kita setuju dengan revolusi mental yang disuarakan pemerintah sekarang. Tetapi lebih dari itu seluruh warga Indonesia harus dibangunkan sikap mental berjiwa nasional dan Pancasilais,” imbuhnya.

Dia pun mengingatkan agar jangan mengandalkan diri sendiri tapi harus senantiasa berserah kepada Tuhan. Sehingga ketika menghadapi hambatan tidak berputus asa malah menjadikannya sebgai pengalaman dan bahan pelajaran yang berharga untuk maju.

“Selalulah belajar dari setiap keadaan. Belajar merasakan dan melihat. Banyak informasi dan pengetahuan yang bertambah. Jadi jika kita mengerjakan sesuatu dengan konsisten, niscaya yang diperjuangkan akan tercapai,” pungkasnya. (Yansen)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel