Fakultas Ekonomi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (FE-UNITA): Berangkatkan 105 Mahasiswa Kuliah Kerja Usaha (KKU)

SILANGIT, DNT News – Pembekalan dan pelepasan Kuliah Kerja Usaha (KKU) 105 mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (FE-UNITA) adalah merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguran Tinggi. Perserta KKU terlebih diberikan pembekalan melalui materi dari berbagai narasumber.

Kegiatan tersebut dilakukan, Jumat 03 Agustus 2018, di Aula Kampus UNITA, Silangit, Tapanuli Utara. Mereka menghadirkan narasumber Ir Basar Simanjuntak MSIE (Direktur Pemasaran BODT) dengan topik “Lake Toba Tourism Investment”.

Dalam acara pembekalan ini Ir Basar Simanjuntak MSIE memaparkan materi yang mendapat perhatian penuh dari peserta KKU. Hal ini terlihat dari antusias peserta KKU melontarkan berbagai pertanyaan. Tiga mahasiswa peserta KKU mengajukan pertanyaan terkait topik yang disampaikan.

Ir Basar Simanjuntak MSIE memberikan pemaparan dengan topik “Lake Toba Tourism Investment” pada pembekalan dan pelepasan KKU 105 mahasiswa Prodi Manajemen FE-UNITA
Joan Berlin Damanik SSi MM (Dekan FE-UNITA) didampingi Ir Adriani Siahaan MP (Rektor UNITA) dan lainnya menyampaikan terima kasih kepada Ir Basar Simanjuntak MSIE
Joan Berlin Damanik SSi MM (Dekan FE-UNITA) didampingi fungsionaris lainnya menyerahkan Ulos sebagai cinderamata kepada Ir Basar Simanjuntak MSIE

Meliwati Pakpahan mengajukan pertanyaan terkait kemunculan BODT di Tapanuli Raya yang menyebabkan harga tanah meningkat pesat dan masyarakat cenderung berniat menjual tanah. “Apakah pemerintah berupaya untuk membuat suatu peraturan tentang penggunaan tanah dengan sistem sewa pakai ke investor dengan waktu tertentu?” tanyanya.

Julianti Sihombing mengajukan pertanyaan terkait pasca BODT iklim investasi di sekitar Danau Toba sudah mulai meningkat. “Langkah apa yang dilakukan BODT untuk membina wirausahaan lokal agar siap bersaing dengan para pengusaha dari luar wilayah Danau Toba?” tanyanya.

Santa Monica Hutabarat mengajukan pertanyaan terkait peranan masyarakat adat sebagai sentral dalam pembangunan kawasan Danau Toba yang harus mendapat perhatian. “Bagaimana posisi masyarakat dalam era BODT? Karena rakyatlah yang seharusnya menggerakkan roda pembangunan tersebut, jangan sampai rakyat hanya menjadi komoditas di kawasan Danau Toba?” tanyanya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 135/Agustus 2018
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 135/Agustus 2018

Dalam menanggapi pertanyaan tersebut, Ir Basar Simanjuntak MSIE menjelaskan  bahwa pemerintah hanya bisa membantu masyarakat untuk mempertahankan tanah adat dengan mengeluarkan sertifikat hak komunal sebagai bentuk pengakuan dan penghormatan kepada masyarakat hukum adat. “Selain merupakan bentuk pengakuan, sertifikat hak komunal tersebut menjadi salah satu upaya untuk melindungi keberadaan tanah adat,” katanya.

Diingatkannya, disamping pemerintah bertanggungjawab meningkatkan industri parawisata, masyarakat juga harus proaktif menyiapkan dirinya karena prinsip industri parawisata bermotifkan bisnis. Sehingga masyarakat harus memiliki kualitas, kreativitas, dan inovasi serta etika.

“Dalam persaingan bisnis para masyarakat di sekitar Danau Toba harus mampu merebut peluang dan mampu melakukan kreativitas dan inovasi baru untuk mampu bersaing. BODT telah melakukan berbagai sosialisasi untuk memicu masyarakat melakukan langkah dan memampukan diri dalam menghadapi tantangan maupun peluang yang ada,” pungkasnya.


Pada pembekalan dan pelepasan KKU itu juga dihadirkan empat narasumber lainnya. Ir Adriani Siahaan MP (Rektor UNITA) dengan topik ”Image Building”. Mei F Hutajulu SE MSi (Alumni FE UNITA 2012 melanjut ke Pasca Sarjana  USU tamat 2016) dengan topik ”Motivasi dan Etos Kerja”. Ronald Donra Haloho SE MSi (Dosen FE UNITA) dengan topik ”Peranan Kreativitas dan Inovasi dalam Kewirausahaan”. Nurlinawaty Simanjuntak SE MM (Sekretaris Prodi Manajemen) dengan topik “Panduan Laporan KKU”.

Selanjutnya, Dekan FE-UNITA Joan Berlin Damanik SSi MM secara simbolis melepas peserta KKU dengan terlebih dahulu memberikan cinderamata berupa ulos kepada Ir Basar Simanjuntak MSIE. (KB)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel