Forum Bangso Batak Indonesia: Mari Kita Jaga Persatuan, Kesatuan, dan Kebersamaan Demi NKRI yang Kita Cintai

JAKARTA, DNT News – Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI) didirikan berasaskan Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjungjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika. Sejak berdirinya sampai saat ini, FBBI tetap independen, tidak berafiliasi ke partai politik mana pun, sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

Hal ini dikatakan FBBI dalam Press Release ditandatangani Dr Ronsen Pasaribu SH MM (Ketua Umum) dan Djalan Sihombing SH (Sekretaris Jenderal) yang diterima dalihannatolunews,com, Jumat 26 April 2019 siang, di Jakarta.

“Pada pemilihan Presiden, Kepala Daerah, maupun anggota DPR, DPRD dan DPD, FBBI tidak memihak. Hal itu sudah menjadi komitmen para pendiri FBBI. Begitu juga pada pemilu 17 April yang telah lewat, FBBI sebagai ormas/lembaga tidak memihak salah satu pasangan calon presiden/wakil presiden,” katanya.

Disampaikannya, setelah pemilu selesai, FBBI memperhatikan berita hoax berkembang pesat bagaikan jamur di musim hujan. “Berita hoax ini, bisa menjadi pemicu atau embrio perpecahan sesama masyarakat, sesama anak bangsa. Saling curiga, saling tuding, memfitnah, menghina, mencaci-maki, menuduh pihak lainnya salah. Ada yang merasa benar sendiri, dan kurang menghargai orang lain. Itu bukan budaya bangsa kita. Kita bangsa yang besar, yang beradab, dan beradat,” ujarnya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 144/Mei 2019
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 144/Mei 2019

Untuk itu, FBBI mengajak agar semua elemen bangsa menahan diri dan saling menghargai. “Mari kita jaga kebersamaan dan kekeluargaan. Jaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kepentingan bangsa dan negara harus kita utamakan di atas kepentingan pribadi atau kelompok,” pintanya.

FBBI mengajak masyarakat agar menunggu hasil perhitungan dan pengumuman KPU pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang. Setelah pengumuman oleh KPU, agar menggunakan saluran hukum untuk menyelesaikan setiap permasalahan pemilu.

Mereka mengharapkan agar elit-elit partai, penguasa, peserta pemilu, semuanya menjaga kata (lidah) dan perbuatan. Dari perkataan bisa memicu perpecahan. “Kita tidak mengharapkan perpecahan dalam masyarakat dan bangsa ini. Berikan kata-kata yang menyejukkan dan meredam perkataan yang saling menyalahkan dan menyudutkan bahkan menyakitkan. Kiranya para elit politik berperilaku negarawan. Negarawan sejati akan dikenang sepanjang masa,” harapnya.


Dr Ronsen Pasaribu SH MM dan Djalan Sihombing SH tidak lupa mengucapkan terima kasih yang setingi-tingginya kepada Polri dan TNI, yang telah menjaga kenetralannya dalam pemilu. Dengan adanya Polri dan TNI bersama-sama di tengah-tengah masyarakat, ada rasa aman, dan tenteram di dalam hati.

Pada akhir Press Release, FBBI menyampaikan turut belasungkawa atas gugurnya pejuang-pejuang demokrasi, yang berjuang demi terselenggara dan lancarnya pemilu tahun 2019. Jasa-jasamu besar untuk demokrasi Indonesia.

“Bagi yang sakit dimana saat ini dalam proses perawatan oleh dokter dan para medis, segera pulih sembuh agar kembali mengerjakan tugas masing-masing. Baik yang meninggal dan sakit adalah pejuang demokrasi yang patut kita hargai sebagai bangsa yang beradab,” pungkasnya. (DN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel