Gereja HKBP Sola Gratia Ressort Kayu Mas Jakarta Timur: Gelar Ibadah Perayaan Ulang Tahun Ke-31

JAKARTA, DNT News – Orang yang dibenarkan Tuhan adalah orang mengenal dosanya, mengakui dosanya, dan mengenal kesalahannya. Kepada orang seperti inilah diberikan Tuhan pembenaran. Orang yang merasa dirinya benar, tidak akan diberikan Tuhan pengampunan. Seperti Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, yang mencari orang lain untuk dipersalahkan.

Hal ini dikatakan Pdt Nurni M br Siahaan STh, dalam kotbahnya yang dikutip dari nas Rom 3-21-26, pada Ibadah Perayaan Ulang Tahun HKBP Sola Gratia Ressort Kayu Mas Jakarta Timur ke-31 (05 Juni 1987-05 Juni 2018), Selasa 05 Juni 2018, pukul 19.30-22.00 WIB, di Gereja HKBP Sola Gratia, Jln Kayu Mas Selatan IV, Kav Polri, Blok G 85-87, Pulogadung, Jakarta Timur. Liturgist diperankan St L Simatupang dan doa syafaat dipanjatkan St B Siadari.

“Kebenaran dan pembenaran hanya karena anugerah Tuhan melalui belas kasihanNya. Pengampunan bukan gampangan, tetapi karena anugerah. Tuhan maha pengasih dan maha adil. Di dalam Yesus Kristus, segala keadilan dan kasih anugerah bagi manusia. Mudar ni Kristus na durus i do manobus manusia,” katanya.

Walau manusia tidak dengan tepat-benar (singkop) menjalankan Perintah Tuhan, namun Tuhan memiliki kekuatan melepaskan dari kematian. “Kepercayaan akan darah Kristus telah memabayar manusia dari kematian untuk dibawa ke kehidupan (hangoluan) yang baik. Ulaon ma angka na denggan, ala nunga dipalua Debata hita,” ujarnya.

Pdt Nurni M br Siahaan STh dengan kue Ulang Tahun ke-31 bersama Parhalado HKBP Sola Gratia Ressort Kayu Mas dan lainnya
Pdt Nurni M br Siahaan STh memotong kue Ulang Tahun ke-31 bersama pembawa acara St Ny N Hutagalung br Hutapea

Dikatakannya, pada gereja Kristen dikenal Pancasola yakni Solo Christo (hanya di dalam Kristus), Sola Gratia (hanya karena anugerah Tuhan), Sola Fide (hanya karena iman), Sola Scriptura (hanya karena alkitab), dan Soli Deo Gloria (segala pujian hanya bagi Tuhan).

“Namun banyak yang salah mengartikan bahwa pengampunan hanya karena kepercayaan. Kalau tanpa bekerja, tidak berbuat baik, cukup percaya saja, berarti pengampunan itu murahan,” katanya.

Pdt Nurni M br Siahaan STh bersama Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM (Ketua Penggalangan Dana) dan Jisman P Sinambela (Sekretaris)
Pdt Nurni M br Siahaan STh bersama Ny B Sihotang br Sinaga (Bendahara Penggalangan Dana) dan Ny St H Sagala br Sitohang SPd

Diingatkannya, Perintah Tuhan (patik) berguna dan penting, tetapi tidak untuk membawa keselamatan. Patik itu mengingatkan manusia akan dosa yang diperbuat dan kekurangannya. “Keselamatan kita peroleh karena panghophopon ni Debata. Dihophop hita sudena di bagasan asi ni rohaNa,” ujarnya.

Pada hari itu Gereja HKBP Sola Gratia Ressort Kayu Mas Jakarta Timur merayakan Ulang Tahun ke-31. Dalam perjalanan selama 31 tahun, Tuhan selalu menjaga dan memberkati gereja tersebut yang menjadi dasar untuk melayani jemaat.

“Marhite ibadah Ulang Tahun ke-31 ini, taharingkothon ma parsaoran na denggan laho mamuji Debata. Selamat Ulang Tahun ma di parsaoranta. Selamat Ulang Tahun di hurianta,” tutupnya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU edisi 133/Juni 2018
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU Edisi 133/Juni 2018

Pada perayaan tersebut dilakukan penyampaian kata sambutan oleh St Drs J Rumahorbo MACM (Ketua Panitia), St H Pasaribu (Mewakili Parhalado), dan Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM (Ketua Penggalangan Dana Sarana Gereja).

Dipimpin St Ny N Hutagalung br Hutapea (MC), tidak putus-putus para jemaat menyanyikan lagu “Panjang Umurnya”. Pdt Nurni M br Siahaan STh meniup lilin dan memotong kue ulang tahun. Potongan kue tersebut dibagikan kepada Ketua-ketua Dewan, Perwakilan Wilayah I-VIII, Ketua Panitia, Ketua Penggalangan Dana.


Selanjutnya diberikan kepada Ketua-ketua Seksi Koinonia (Lansia, Ama, Parompuan, Hanna, Naposo, Remaja, dan Singkola Minggu), Ketua-ketua Seksi Marturia (Zending, Musik, Koor Maranatha, dan Koor Gabungan), Ketua-ketua Seksi Diakonia (Sosial, Pendidikan, Kesehatan, dan Kemasyarakatan).

Para jemaat pun bersalam-salaman dengan penuh pesaudaraan serta bersama-sama menikmati kue ulang tahun sambil minum kopi dan teh yang telah disediakan di halaman gereja. Mereka pun pulang ke rumah masing-masing dengan penuh sukacita. (Yan)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel