Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi: Apresiasi Deklarasi Kerukunan Puak Batak Bersaudara Menjadi Gambaran dan Penuntun Persatuan di Sumatera Utara

MEDAN, DNT News – Saya tadi upayakan kejar acara ini, karena bagus acaranya. Ini merupakan wadah persatuan untuk negeri ini khususnya Sumatera Utara. Terbentuknya wadah ini di Sumatera Utara untuk membantu dan mendukung pemerintah mewujudkan program Membangun Desa Menata Kota.

Hal ini dikatakan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam sambutannya pada deklarasi Kerukunan Puak Batak Bersaudara (KPBB) yang digelar Rabu 07 Agustus 2019, di Hotel Grand Antares, Jln Sisingamangaraja No 328, Medan.

“Saya sangat mengapresiasi deklarasi Kerukunan Puak Batak Bersaudara yang merupakan wadah terjalinnya persatuan dan kesatuan yang akan menjadi gambaran dan penuntun persatuan di Sumatera Utara,” katanya.

Disampaikannya, di Kerukunan Puak Batak Bersaudara banyak etnis. Ada 6 etnis Batak di Kerukunan Puak Batak Bersaudara ini. “Saya harap kita bersatu membangun untuk kemajuan daerah ini. Sesuai dengan program pemerintah Membangun Desa Menata Kota,” ujarnya.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Pimpinan Pondok Pesantren Al Kautsar Tuan Syech Ali Akbar Marbun disambut tarian ketika menghadiri deklarasi Kerukunan Puak Batak Bersaudara (KPBB)
Edy Rahmayadi, Tuan Syech Ali Akbar Marbun, Mayjen TNI (Purn) Sumiharjo Pakpahan PhD DMS, Pdt WTP Simarmata MA, dan lainnya pada deklarasi Kerukunan Puak Batak Bersaudara (KPBB)
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dielu-elukan para hadirin pada deklarasi Kerukunan Puak Batak Bersaudara (KPBB)

Edy Rahmayadi juga mengingatkan soal antisipasi perpecahan yang dilakukan oleh oknum yang ingin memecah belah persatuan. Dia sepakat bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati.

“Bahwa kita harus mengantisipasi adanya perpecahan. Karena kalau tidak kita akan hancur. Kita sudah sepakat bahwa negara kita Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi harus kita jaga itu,” serunya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 147/Agustus 2019
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 147/Agustus 2019

Pembentukan wadah KPBB dipimpin Ketua Umum Mayjen TNI (Purn) Sumiharjo Pakpahan PhD DMS, Ketua Harian CP Nainggolan SE MAP, Sekretaris Jenderal Dr Ir Rustam Efendi Siregar MSi, Sekretaris Harian Paraduan Pakpahan SH, Bendahara Umum Ir Anggiat Simanjuntak, dan Bendahara Harian Lindung Pandiangan SE SH MH.

Sebelumnnya, Ketua Harian KPBB CP Nainggolan SE MAP mengatakan bahwa Kerukunan Puak Batak Bersaudara terbentuk atas pemikiran bersama dari berbagai tetua dari 6 etnis Puak Batak di Sumatera Utara meliputi Mandailing, Angkola, Simalungun, Toba, Karo, dan Pakpak.


“Tujuannya untuk meningkatkan kerukunan Batak yang nantinya akan memberikan kontribusi bagi pembangunan di Sumatera Utara. Dalam waktu dekat akan dilakukan pelantikan pengurus dari Kerukunan Puak Batak Bersaudara ini,” katanya.

Deklarasi Kerukunan Puak Batak Bersaudara yang dihadiri ratusan orang itu berlangsung sukses dan meriah. Terlihat hadir Tuan Syech Ali Akbar Marbun (Pimpinan Pondok Pesantren Al Kautsar), Pdt WTP Simarmata MA (Anggota DPD terpilih dari Sumatera Utara), pejabat dari instansi pemerintahan, para tokoh mewakili 6 puak, dan lainnya. (BS)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel