Gubernur Sumatera Utara: Silaturahmi Masyarakat Asal Sumut Yang Ada di Jakarta dan Sekitarnya

JAKARTA, DNT News – Dari tahun ke tahun Sumatera Utara memperoleh kemajuan yang merupakan kebanggaan. Berbagai prestasi dicapai, bahkan Sumatera Utara menjadi penyumbang beras (swasembada) ke berbagai propinsi lain di Indonesia. Presiden RI Joko Widodo pun mengatakan “Saya Sekarang Orang Sumut.”

Hal ini dikatakan Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi, pada Silaturahmi Masyarakat Asal Sumut Yang Ada di Jakarta dan Sekitarnya, bertajuk “Menjadi Provinsi Yang Berdaya Saing Menuju Sumatera Utara Sejahtera”, yang digelar Badan Penghubung Daerah Provinsi Sumatera Utara, Jumat 08 Desember 2017 malam, di Flores Room, Hotel Borobudur, Jln Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Disampaikannya, Provinsi Sumut memiliki penduduk 14 juta jiwa dengan setengahnya berada pada usia dibawah 25 tahun atau usia produktif. “Sumut merupakan provinsi multietnis yang terdiri dari suku Batak Toba, Karo, Simalungun, Pakpak, Mandailing, Angkola, Nias, Melayu, Jawa, Tionghoa, India, dan lain-lain yang semuanya hidup berdampingan dengan damai,” ujarnya.

Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi bersama Ruhut Sitompul SH, Dr HP Panggabean SH MS, Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM, Drs Beatus Sinaga MM MBA, dan lainnya
Dari ki-ka: Drs Firmus Kudadiri MM, Drs Beatus Sinaga MM MBA, Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM, Dr HP Panggabean SH MS, Moeslimin Siregar, dan Riswandi Siregar
Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi memperkenalkan para SKPD Sumut yang datang dari Medan menghadiri acara Silaturahmi Masyarakat Asal Sumut Yang Ada di Jakarta dan Sekitarnya
Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi diabadikan dengan para penari etnis Batak Toba, Karo, Simalungun, Pakpak, Mandailing, Angkola, Nias, Melayu, dan lainnya

Pada kesempatan itu Gubernur mengekspos kemajuan yang diperoleh Sumut dalam beberapa tahun belakangan ini. Provinsi Sumut merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit dan karet terbesar di Indonesia dan di dunia, serta penghasil kopi yang sudah terkenal di mancanegara. “Ekonomi Provinsi Sumut didominasi oleh sektor agriculture 23 persen, industri 19 persen, perdagangan 18 persen, dan konstruksi 12 persen,” katanya.

Di tengah masih belum pulih ekonomi global tahun 2015 pada angka 3,2 persen dan tahun 2016 menurun pada angka 3,1 persen, pertumbuhan ekonomi Sumut sudah berada pada angka 5,18 persen lebih tinggi pencapaian nasional 5,02 persen. Demikian juga tingginya inflasi tahun 2016, kondisi inflasi Sumut dapat distabilkan. “Jika dibandingkan dengan tingkat inflasi nasional tahun kalender Januari-Oktober 2017 sebesar 2,67 persen, inflasi Sumut tercatat lebih rendah yaitu sebesar 2,05 persen,” serunya.

Bagi Sumut, pembangunan manusia merupakan pusat dari seluruh pembangunan. Indeks pembangunan manusia merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia. Tahun 2016 pembangunan manusia Sumut telah berstatus “tinggi” sebesar 70 point. Sementara selama periode 2010 huingga 2015 pembangunan manusia Sumut berstatus “sedang” yaitu sebesar rata-rata 68,15 point.

Disampaikan juga peningkatan di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan, industri dan perdagangan, serta investasi. Infrastruktur jalan nasional provinsi dan kabupaten-kota, jalan tol, pendidikan, tenaga kerja, pembangunan Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung, Bandara Internasional Silangit, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, rencana pembangunan Mass Rapid Tranportation (MRT) Kawasan Mebidangro, dan lainnya.

Majalah Bulanan DALIHAN NA TOLU edisi 127/Desember 2017

Berbagai success story yang mendapat penghargaan disampaikan Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi di antaranya meraih WTP tiga tahun beruntun dari tahun 2015 hingga 2017, Top Pembina BUMD atas keberhasilan Bank Sumut, Pembangunan Bidang Koperasi dan UMKM, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Pembinaan Desa/Kelurahan, Pembinaan Olahraga, Perkebunan, Good Goverment, Perpustakaan, Pendidikan, Tenaga Kerja, Keagamaan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Hukum dan HAM, dan lainnya.

Acara itu dihadiri para tokoh Sumut di antaranya Ir Soekirman (Bupati Serdang Bedagai), Hefriansyah SE MM (Wali Kota Pematangsiantar), Letjen TNI (Purn) Rivai Harahap (Ketua Umum KKSU), Wahab Dalimunthe, Amru Helmi Daulay, Prof Dr Bomer Pasaribu, Ruhut Sitompul SH, Riswandi Siregar, Moeslimin Siregar, Miniola Sebayang, SKPD Provinsi Sumut, Anggota DPRD Propinsi Sumut, Keluarga Besar Mahasiswa Sumut di Jakarta, dan lainnya. Hadir juga DPN KERMAHUDATARA di antaranya Dr HP Panggabean SH MS, Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM, Drs Beatus Sinaga MM MBA, Drs Firmus Kudadiri MM, Oloan Padang, Ariroh Rezeki Matanari, Rustam Effendy Nasution, dan lainnya. (Hutanta)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel