Gubernur Sumut: Melepas Delegasi Peace is Possible Indonesia 2017 World Campaign JCI Indonesia untuk Perdamaian dan Promosikan Pesona Danau Toba

JAKARTA, DNT News – Pemprov Sumut sangat menyambut baik kegiatan Peace is Possible of Indonesia yang dilakukan “Junior Chamber International (JCI) Indonesia” dan tujuannya sangat baik. Kita berharap bukan hanya JCI yang mengkampanyekan perdamaian, tetapi harus seluruh umat manusia khususnya masyarakat Sumatera Utara.

Hal ini dikatakan Gubernur Sumut, Ir H Tengku Erry Nuradi MSi dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Sumut Nouval Makhyar SH MHum saat membuka acara Pelepasan Delegasi Peace is Possible Indonesia 2017 World Campaign JCI, Kamis 14 September 2017, di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jln Sudirman No 41, Medan.

Hal ini guna mengkampanyekan perdamaian dunia yang dewasa ini cukup memprihatinkan berupa kekerasan, peperangan, dan ujaran kebencian melalui media elektronik dan media sosial dan hoax. Peace is Possible kali ini mengambil tema “Damai dalam Keberagaman”.

Gubernur berharap delegasi ini selain mengkampanyekan perdamaian juga dapat mempromosikan potensi pariwisata Sumatera Utara khususnya Danau Toba. “Dengan kegiatan ini keindahan Danau Toba dapat diperkenalkan kepada dunia dan Danau Toba dapat menjadi destinasi wisata dunia,” ujarnya.


Sementara itu, Delegasi Peace is Possible Indonesia T Ryan Novandi mengajak seluruh JCI untuk turut ambil bagian mengkampanyekan Peace is Possible of Indonesia 2017 sebagai wujud nyata pemuda JCI membangun Sumatera Paten dan Indonesia Damai.

“Kita harus bangga menjadi pemuda yang lahir, bekerja, dan berkontribusi bahkan saat menutup mata nantinya berada di Sumatera Utara. Kita harus bangga menjadi pemuda Indonesia, bangga menjadi pemuda dunia,” ujarnya.

Dia memaparkan, JCI Indonesia yang berusia setengah abad harus memberikan dampak dan perubahan yang nyata untuk Indonesia khususnya dan dunia umumnya. Seperti diketahui yang terjadi di dunia hingga saat ini seperti pertikaian, ujaran kebencian, hoax membuat JCI Arround The World ingin menjadi motor penggagas perdamaian yang adil dan nyata bentuknya.

Selama 3 hari mulai 14-16 September 2017, Delegasi Peace is Possible JCI menuju masa peradaban Melayu di Sumut, bertolak ke kota turis Parapat menuju Bukit Indah Simarjarunjung, melakukan jalan santai keberagaman di Balige, dan wisata adat di Desa Merek. (BH)

Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 124/September 2017

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel