Huria Kristen Batak Protestan: Tuan/Nyonya Rumah Seminar UEM Peringatan 100 Tahun Kematian Missionar Dr IL Nommensen

LAGUBOTI, DNT News – Momentum Peringatan 100 Tahun Pasca Kematian Dr IL Nommensen menjadi momentum mengevaluasi, mereaktualisasi, dan revitalisasi pelayanan masa kini dan masa depan.

Hal ini dikatakan Ompu i Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing, yang menjadi Keynote Speaker (Ceramah Pengarah) pada Seminar UEM “Peringatan 100 Tahun HKBP Pasca Dr IL Nommensen” yang digelar, Selasa 22 Mei 2018, di Aula Sekolah Tinggi Bibelvrouw HKBP, Laguboti.

Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) menjadi tuan rumah peringatan 100 Tahun Kematian Missionar Dr IL Nommensen.

Seminar ini menghadirkan Narasumber di antaranya Bishop BNKP Pdt Tuhoni Telaumbanua PhD, Kadep Koinonia HKBP Pdt Dr Martongo Sitinjak, Tulisan Wolfgang Apelt dari Jerman, Pdt Dr JR Hutauruk, Pdt Dr Uwe Hummel, dan Rosmalia Barus. Moderator diperankan Pdt Dr Andar Pasaribu.

Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing (keempat kanan) diabadikan dengan para Pimpinan Gereja, Narasumber, dan Kepengurusan UEM seusai pemberian buku TUMBUH LOKAL BERBUAH UNIVERSAL karya Ompu i Ephorus
Moderator Pdt Dr Andar Pasaribu bersama Narasumber Pdt Tuhoni Telaumbanua PhD, Pdt Dr Martongo Sitinjak, Tulisan Wolfgang Apelt dari Jerman, Pdt Dr JR Hutauruk, Pdt Dr Uwe Hummel, dan Rosmalia Barus

Pada kesempatan itu, Ompu i Ephorus HKBP memberikan buku yang telah ditulis dengan judul TUMBUH LOKAL BERBUAH UNIVERSAL kepada para Narasumber, para Pimpinan Gereja, dan tamu lainnya.

Buku ini memuat ulasan tentang pelayanan para Missionar di Tanah Batak yang berbuah dengan berdirinya gereja dan tersebarnya Injil di Tanah Batak. Menyangkut bagaimana gereja dengan pelayanannya merevitalisasi pelayanan masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Disampaikannya, saat ini memasuki detik-detik kematian DR IL Nommensen yang tepatnya besok Rabu 23 Mei 2018 dengan Ibadah Raya. Bukan hanya Nommensen yang menjadi Missionaris di Tanah Batak, ada banyak Missionaris baik yang lebih dahulu, masa, dan setelah Nommensen.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU Edisi 133/Jui 2018
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU Edisi 133/Juni 2018

“Bahkan ada kajian yang bisa menunjukkan ada sampai 96 orang Missionari di Tanah Batak. Mungkin masih ada yang belum pernah dibicarakan dan diberitakan,” sebutnya.

“Nommensen dengan gelar Rasul orang Batak, menjadi titik berangkat bagi gereja-gereja untuk membicarakan banyaknya para Missionar yang perlu diberitakan karya pelayanannya,” sambungnya.

Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing menambahkan ada banyak kegiatan yang dilakukan di wilayah Tapanuli Raya secara khusus dari Barus, Sihorbo, Sipirok, Silindung, dan Sigumpar. Di antaranya Napak Tilas, Seminar 100 Tahun HKBP Pasca Dr IL Nommensen, Fun Bike, Penanaman Pohon, Mengunjungi Situs Sejarah Pekabaran Injil, Ibadah Raya, dan lainnya.

Turut hadir juga dalam seminar ini, Kepala Departemen UEM Wilayah Asia Pdt Petrus Sugito, Moderator UEM Pdt WTP Simarmata MA, Para Pimpinan Gereja-gereja Anggota UEM, Para Ketua Lembaga Pendidikan HKBP, Para Praeses HKBP, Para Utusan Pemkab Kabupaten Tobasa, dan Para Pelayan HKBP. (BK)

Komentar (1)

One Comment on “Huria Kristen Batak Protestan: Tuan/Nyonya Rumah Seminar UEM Peringatan 100 Tahun Kematian Missionar Dr IL Nommensen”

  1. Bagus sekali judul bukunya Ompu i Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing, Tumbuh Lokal Berbuah Universal….dimana dapat didapat bukunya? Ingin memilikinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (1)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel