Ir. Leo Hutagalung, MSCE: Marturia HKBP Berevangelisasi Sesi Motivasi Pelayanan Menjadi Teladan Dalam Dunia Kekinian

JAKARTA, DNT News – Berdasarkan Teologis Ulangan 6:4-7, alangkah baiknya bila pengetahuan akan ke-Ilahian diajarkan sejak kecil. Sarana yang tepat untuk mewujudkannya adalah dengan melayani anak melalui wadah sekolah minggu, dimana kategorial Pemuda/i dan Guru Sekolah Minggu (GSM) dipersiapkan dalam tugas kesaksian dan pelayanan.

Hal ini dikatakan Ir Leo Hutagalung MSCE dalam rilisnya yang diterima dalihannatolunews.com, Kamis 19 Juli 2018 malam, di Jakarta, sekaitan Marturia HKBP berevangelisasi dengan “Sesi Motivasi PelayananMenjadi Teladan Dalam Dunia Kekinian”, yang akan digelar, Sabtu 21 Juli 2018, mulai pukul 08.00 WIB, di HKBP Porsea, Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara.

“Sebagai pemuda/i generasi penerus gereja yang akan menentukan perjalanan ke depan, harus dipersiapkan dan mendapat bimbingan serta arahan yang sesuai dengan ajaran Alkitab. Sehingga anak-anak ini nantinya menjadi pemuda sayang Tuhan yang dapat berperan menjadi GSM, dan menjadi pelayan yang misioner dalam berbagai bidang di dalam gereja dan pekerjaan,” katanya.


Disampaikannya, perhatian terhadap anak merupakan barometer pelayanan gereja. Peserta sesi motivasi yakni GSM akan dibina agar memiliki dasar pelayanan yang paling tepat untuk anak-anak. Sehingga GSM dan kaum muda terdorong dan terbekali untuk mengambil bagian penting dan paling dasar dalam upaya untuk mendekati, mengasuh, membimbing, dan mendampingi anak-anak sekolah minggu ini di tengah proses tumbuh kembangnya.

“Masyarakat juga harus disadarkan akan tugas panggilan pelayanan menjadi saksi bagi alam lingkungannya, menata kebersihan, membangun kesejahteraan ekonomi rakyat, yang pada gilirannya akan dimampukan menjadi saksi bagi pemberitaan kabar baik tentang Allah Pencipta dan Tuhan Yesus Kristus,” imbuhnya.

Ir Leo Hutagalung MSCE memberitahukan bahwa Marturia HKBP berevangelisasi menghadirkan dua pembicara yakni Pdt Ginar Sahari STh MDiv dan DR Deazy Christine Zoe Fald MSc. Kegiatan ini bertujuan untuk melengkapi 400-GSM seputar HKBP Distrik Toba dan Tobasa agar mampu melayani lebih misioneris menjadi teladan, pengajar, dan pendamping Anak Sekolah Minggu.


Marturia HKBP berevangelisasi menebar. Pertama, Firman Allah kepada 400 GSM untuk membangun karakter Keteladanan Pengajaran dan Pendampingan sehingga dimampukan menjalankan pelayanan yang misioner. Kedua, Keyboard Musika bagi 25 gereja kecil sehingga berkesempatan membangun musik yang indah bagi pujian kepada Allah. Ketiga, Tanaman Enau untuk 200 keluarga pra-sejahtera sehingga berpeluang menata kesejahteraan ekonomi keluarga melalui program biomethanol energi terbarukan.

Selain itu, Marturia HKBP berevangelisasi bersinergi dalam program berbasis lingkungan Clean Danau Toba, Pokja Enceng Gondok untuk Pupuk Cair-Organik, KSO ERDT-Ekonomi Rakyat Danau Toba, Sabtu 21 Juli 2018, pukul 13.00 WIB, di Parparean, Porsea.

“Program ini bertujuan agar semakin banyak orang menjadi saksi bahwa Allah telah menciptakan Geopark Kaldera Toba sedemikian indah, bersih, dan sejuk sejak semula. Sehingga semakin banyak orang terpanggil menjadi saksi dari program Pokja Enceng Gondok. Allah Bapa Tuhan Yesus dan Roh Kudus menyertai kegiatan Tim Kerja Marturia HKBP,” pungkasnya. (PR)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel