Ir. Sanggam Hutapea, MM, Pemerhati dan Pengusaha Pariwisata: Harapkan Pemulihan Keamanan Secara Nasional

JAKARTA, DNT News – Sejumlah negara seperti Hongkong, Inggris, Amerika Serikat, Singapura, dan Australia telah mengeluarkan travel advice, yakni himbauan agar warganya lebih hati-hati saat liburan ke Indonesia pasca teror bom di Surabaya.

Hal ini dikatakan Ir Sanggam Hutapea MM, Pemerhati dan Pengusaha Pariwisata, dalam bincang-bincang dengan dalihannatolunews.com, Kamis 17 Mei 2018 sore, di Jakarta. “Hal ini sedikit banyak tentu berdampak pada dunia pariwisata,” katanya.

Walaupun sifatnya sementara, dia mendesak pemerintah segera mengambil langkah cepat sehingga keadaan kondusif kembali.

“Dengan keadaan yang kondusif, bukan hanya mengembalikan rasa aman bagi masyarakat tetapi juga menjaga kondisi pariwisata dimana para wisatawan merasa aman berada di destinasi yang dikunjungi,” ujarnya.

Ir Sanggam Hutapea MM yang banyak diminta masyarakat untuk maju menjadi Caleg dari Dapil Sumut 2 pada Pemilu Legislatif 2019 ini menyampaikan, dengan pemulihan keamanan secara nasional mudah-mudahan berhenti pada travel advice (peringatan keamanan) dan tidak berlanjut menjadi travel ban (kebijakan larangan perjalanan).

“Keadaan yang tetap kondusif tentu menguntungkan bagi dunia kepariwisataan yang menjadi salah satu andalan kita memperoleh devisa,” imbuhnya.


Menurutnya, salah satu langkah yang harus dilakukan untuk memulihkan keamanan secara nasional adalah Pemerintah dan DPR harus bersatu padu melakukan percepatan pengundangan Revisi UU Anti Teroris.

“Dengan pengesahan UU Anti Teroris, maka pihak kepolisian akan memiliki payung hukum untuk mengambil tindakan tegas atas segala bentuk aksi terorisme yang mengganggu stabilitas keamanan nasional,” tegasnya.

Disamping itu, Ir Sanggam Hutapea MM yang merupakan Penasihat Majalah DALIHAN NA TOLU ini juga mengusulkan agar pemerintah harus melibatkan seluruh elemen bangsa untuk bahu membahu menjaga lingkungan masing-masing, sehingga wisatawan merasa aman.

“Pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola jasa pariwisata, serta pihak terkait lainnya perlu memberikan jaminan keamanan bagi wisatawan,” pungkasnya. (HTN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel