Ir. Sintong M. Tampubolon: Kebudayaan Batak Diharapkan Mampu Berkontribusi Menginternalisasi Nilai-Nilai Dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara

JAKARTA, DNT News – Visi besar BATAK CENTER bersifat sebagai motivator bagi orang Batak untuk menjadikan orang Batak berintelektual tinggi. BATAK CENTER juga memiliki peran dalam melestarikan nilai-nilai budaya Batak dan menjadi komunikator orang-orang Batak melalui teknologi informasi BATAK CENTER.

Hal ini dikatakan Ketua Umum BATAR CENTER Ir Sintong M Tampubolon sebagai refleksi 1 tahun pada perayaan “Syukuran Satu Tahun BATAK CENTER” yang digelar, Minggu 18 Agustus 2019, di rumah Kelurga St Dr Pontas Sinaga/br Sinambela (Ompu Reiner) Wakil Ketua Umum BATAK CENTER, Kawasan Cilangkap, Jakarta Timur.

“Permasalahan Global saat ini utamanya perubahan teknologi yang sangat cepat dan tanpa batas, tentu tidak luput dari perhatian BATAK CENTER. Momen kelahiran BATAK CENTER untuk menjawab perubahan teknologi ini agar orang Batak dapat bersaing, kreatif dan inovatif. Sebab, dalam setiap zaman dan peradaban, bangsa-bangsa di dunia memiliki permasalahan tersendiri baik itu di tingkat lokal, regional, nasional, maupun internasional,” katanya.

Disampaikannya, di tingkat lokal atau internal Batak sendiri ada kecenderungan memudarnya potensi dalam diri orang BATAK yang dikenal memiliki kadar intelektualitas tinggi, pembelajar, pelestari warisan budaya dalam beberapa hal, tipe pekerja keras, senang berorganisasi, dan menonjol dalam beberapa bidang.

Ketua Umum Ir Sintong M Tampubolon (tengah) pada perayaan “Syukuran Satu Tahun BATAK CENTER”
Suasana perayaan “Syukuran Satu Tahun BATAK CENTER” Minggu 18 Agustus 2019, di Cilangkap, Jakarta Timur
Ketua Umum Ir Sintong M Tampubolon (kedua kiri) pada perayaan “Syukuran Satu Tahun BATAK CENTER”

“Masalahnya saat ini, potensi itu cenderung pudar seiring dengan perkembangan zaman. Orang Batak, mulai banyak yang meninggalkan kebudayaannya, memiliki ego tinggi, dan lainnya. Harusnya potensi tersebut tetap kuat dan diperkuat sehingga kehadiran orang Batak bisa menjadi sumber berkat bagi daerah di sekelilingnya, di masyarakat, bangsa, negara, dan peradaban mondial,” ujarnya.

Untuk itu Ir Sintong M Tampubolon berharap dalam proses perkembangan zaman diharapkan masyarakat Batak mampu mengembangkan budayanya yang terbuka sesuai dengan zaman dengan tetap melihat kebudayaan sebagai pedoman bagi pelaku budaya. Kebudayaan Batak diharapkan pula menjadi acuan pijakan dalam mengembangkan dan menerapkan budaya Batak agar tetap unggul di tengah peradaban yang semakin kompleks.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 148/September 2019
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 148/September 2019

“Oleh sebab itu, dibutuhkan kesadaran bersama bahwa kebudayaan merupakan kekayaan bangsa yang perlu dipelihara dan dikembangkan menyesuaikan masa kini. Selain itu, kebudayaan Batak sebagai salah satu kekayaan nasional diharapkan mampu ikut berkontribusi menginternalisasi nilai-nilai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” urainya.

Di tengah peradaban dunia, kebudayaan Batak harus dapat menjadi pusat nurani orang Batak dalam mempertemukan arus-arus kebudayaan yang berbeda dan saling bersinergi sehingga orang Batak Raya, di mana pun berada tetap memiliki kebanggaan dan martabat Habatakon.


Visi BATAK CENTER adalah iman, moral, dan cerdas. Misi: Memotivasi orang Batak inspratif, kreatif, dan inovatif. Tujuannya untuk meningkatkan intelektual orang Batak, melestarikan budaya puak-puak Batak, mengkomunikasikan orang Batak di seluruh dunia, mempersatukan karena kesamaan atas budaya Dalihan Na Tolu, serta banyak kebersamaan filosofi dan budaya lainnya.

Pada akhir refleksinya, Ir Sintong M Tampubolon mengatakan bahwa meningkatkan intelektual orang BATAK CENTER akan mulai dari proses janin. Misalnya pembentukan intelektual atau kualitas dimulai dari janin yang dikandung ibunya dan anak usia dini memelihara kesehatan dengan membatasi merokok dan mengurangi orang merokok terutama kaum milenial.


BATAK CENTER akan berusaha mendapatkan cara untuk memotivasi, mendata semua kekayaan budaya puak puak Batak, mendaftarkannya untuk mendapatkan hak atas kekayaan intetektual. Untuk memotivasi pencipta lagu akan mengadakan poling lagu terpolur dari sekian banyak lagu-lagu Batak yang banyak untuk mendapatkan 50 lagu Batak terpopuler (bukan terbaik) melalui vote di WEB BATAK CENTER.

Demikian juga warisan alam Geopark, ulos, dan lainnya. BATAK CENTER harus mencari jalan untuk “suatu karya cipta” yang penemunya tidak dapat dicari lagi. “Idealisme BATAK CENTER mungkin terlalu tinggi untuk memotivasi manusia Batak yang inspiratif kreatif dan inovatif, tetapi kita pun harus sadar bahwa dì era perubahan teknologi sekarang ini, kita hanya dapat hidup bersaing dengan cara seperti itu,” pungkasnya. (BK)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel