Keluarga Besar MUKI (Majelis Umat Kristen Indonesia): Gelar Syukuran Awal Tahun 2019 di Jakarta

JAKARTA, DNT News – Gereja-gereja seperti HKBP, lembaga-lembaga gerejawi seperti PGI, dan lembaga-lembaga keumatan Kristen seperti MUKI, mesti turut aktif menciptakan pra-kondisi ‘hari depan yang penuh harapan’ sebagaimana dimaksud oleh Nabi Jeremia pada perikop dalam implementasi konteks kekiniannya.

Hal ini dikatakan Pdt Gomar Gultom MTh, Sekretaris Umum MPH-PGI (Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia) dalam kotbahnya pada Syukuran Awal Tahun 2019 Keluarga Besar MUKI (Majelis Umat Kristen Indonesia), Kamis 17 Januari 2019, di Hotel Bunga-bunga, Pasar Baru, Jakarta Pusat.

“Tuhan Allah tidaklah sekonyong-konyong menganugerahkan masa depan penuh harapan itu. Bukan! Tetapi justru keadaan itu terjadi pada ‘relasi dan kerja sama’ Tuhan dengan umat-Nya dalam  tataran praxis di lapangan. Termasuk di dalamnya kesediaan umat-Nya mengambil bagian dalam pembangunan kota di mana kita tinggal, katakanlah di DKI Jakarta, di Indonesia ini, di mana pun!” katanya.

Acara dengan naungan terang tema “Memberikan Kepadamu Hari Depan Yang Penuh Harapan” (Jer 29:11c) berlangsung dengan damai sejahtera dan penuh sukacita dipandu Anton Situmeang.

Pdt Gomar Gultom MTh menyampaikan kotbah

Pendeta menguraikan panjang lebar mengenai kohesi kesalehan pribadi dan kesalehan sosial. Kesalehan pribadi merupakan semangat dan emosi keagamaan (baca: kekristenan) itu penting dimiliki setiap umat-Nya, tetapi simultan dengan itu mesti menampak-nyata dan berfungsi-tindak dalam kehidupan-bersama, dalam relasi dan interaksi sosial dan  dalam hubungannya dengan ekologi atau lingkungan hidup.

Dia menyerukan kepada warga MUKI agar melakukan pertobatan ekologis di tengah kecenderungan ‘pemerkosaan lingkungan’ dewasa ini. Diuraikannya dampak buruk dari plastik namun tidak menghindarinya.

Pada akhir khotbahnya, Pdt Gomar Gultom MTh menekankan bahwa ibadah (vertikal kepada Tuhan) mestinya tampak dalam relasi sosial dan hubungan dengan lingkungan. Tampak dalam kepedulian dan kesetiakawanan sosial.

“Di hari Minggu kita saleh, di hari Senin-Sabtu kita salah?” Bukan! Minggu sampai ke Minggu berikutnya kita saleh! Justru, tugas dan tanggung-jawab kita adalah turut-serta menghadirkan Kerajaan Allah di bumi. Itulah salah satu indikator keterlibatan umat-Nya sebagai partisipan aktif menciptakan pra-kondisi hari depan yang penuh harapan. Umat-Nya, dalam kesetiaan kepada Tuhan Yesus, Raja dan Kepala Gereja, mampu merealisasikanya sebagai tugas dan panggilan hakiki,” tutupnya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 141/Februari 2019
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 141/Februari 2019

Dapat dicatat bahwa melalui kehadiran Pdt Gomar Gultom MTh dan pelayanannya di acara itu, menunjukkan adanya kerja-sama dan sinergi PGI dan MUKI dalam perjuangan dan pelayanan menukikkan Kerajaan Allah di bumi ini.

PGI adalah lembaga gerejawi (wadah berhimpun sinode-sinode Gereja) pada aras nasional sampai aras regional (PGIW) dan aras lokal (PGIS), serta wadah berhimpun serupa pada aras internasional WCC (Persekutuan Gereja-gereja se-Dunia). Sedangkan MUKI adalah wadah berhimpun umat Kristen secara individual/pribadi dan sebagai lembaga keumatan Kristen bidang sosial kemasyarakatan yang arasnya sama dengan PGI nasional, regional/wilayah, dan lokal/daerah.


Ya, MUKI adalah lembaga keumatan yang Injili dan Oikumenis di satu sisi dan di sisi lain sebagai ormas yang nasionalis dan patriotis. MUKI memang lembaga Kristiani dan sekaligus Indonesiawi. MUKI adalah wadah berhimpun warga negara RI yang beragana Kristen dari berbagai latar-belakang  sinode, denominasi gereja, dan berbagai suku/etnis. Pengurus dan anggotanya banyak dari ‘gereja-gereja tua’ seperti HKBP, GPIB, GKPS, GKJ, dan tidak sedikit dari gereja-gereja Injili serta Kharismatik.

Dari latar belakang kesukuan, anggota MUKI antara lain terdiri dari Batak, Ambon, Minahasa, Jawa, Sunda, Dayak, dan Papua selain dari etnis Tionghoa. Ada dari Sabang sampai Merauke. (BK)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel