Keturunan Raja Sisingamangaraja I-XII: Akan Menggelar Peresmian Parsadaan Pomparan Raja Sisingamangaraja di Istana Lumban Raja, Baktiraja, Humbang Hasundutan

JAKARTA, DNT News – Para keturunan Raja Sisingamangaraja I-XII ingin mewujudkan suatu kerinduan dengan membentuk lembaga berupa parsadaan untuk selalu mengenang dan memahami nasihat (poda) dan ruhut-ruhut ni harajaon-nya yang sudah disampaikan 111 tahun silam.

Hal itu disampaikan Aris Sinambela dari Sekretariat dan Administrasi panitia pelaksana, kepada dalihannatolunews.com, Senin 30 Juli 2019 malam, di Jakarta.

“Melalui lembaga ini seluruh keturunannya, baik anak maupun boru yang tersebar di seluruh penjuru dunia bisa berkumpul bersama,” katanya.

Dikatakannya, peresmian Parsadaan Pomparan Raja Sisingamangaraja (PPRSM) dari seluruh keturunan yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia dan belahan dunia akan menggelar konsolidasi, Minggu 12 Agustus 2018, di Istana Lumban Raja, Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

“Lembaga ini merupakan wadah perkumpulan untuk keturunan atau ahli waris dari Raja Sisingamangaraja I-XII,” ujar pegiat Komunitas Horas Toba ini.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 135/Agustus 2018
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 135/Agustus 2018

Diuraikannya, pada peresmian dan konsolidasi itu akan dibahas berbagai hal terkait dengan lembaga itu. Termasuk mengenai anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART). Namun pada dasarnya, lembaga itu dibuat sebagai wadah kebersamaan untuk seluruh keturunan Raja Sisingamangaraja I-XII.

“Sekarang ini kami masih terus berusaha menghubungi semua keturunan Raja Sisingamangaraja I-XII yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia dan luar negeri. Mudah-mudahan nanti semuanya bisa hadir,” imbuhnya.


Kepanitiaan peresmian ini dipimpin Sintong Maruhum Sinambela (Ketua), Panglima M Sinambela (Sekretaris), dan Sudirman Sinambela (Bendahara).

Mereka dibantu koordinator wilayah yakni Juspri Sinambela (Bakara/Bolahan Amak), Tonni Sinambela (Tobasa, Pematangsiantar, dan Simalungun), Eliakim Sinambela (Humbang Hasundutan), Buka Sinambela (Tapanuli Utara), Heri Sinambela (Medan, Dairi, dan Aceh), Hj Kasman Sinambela (Tapanuli Selatan dan mewakili Muslim), Makdin Sinambela (Pulau Jawa), Sandi Sinambela (Sumatera Selatan dan Lampung), Sarmo Sinambela (Kalimantan Barat), Bosar Sinambela (Kalimantan Timur), dan lainnya.

Seksi-seksi terdiri dari Aris Sinambela (Sekretariat dan Administrasi), Tohom Sinambela (Humas, Protokol, dan Dokumentasi), Kasmin Sinambela (Pendanaan), P Op Tuturdo Sinambela (Acara), Jupri Sinambela (Akomodasi), Manonggak Sinambela (Konsumsi), Kartini br Sinambela (Perlengkapan), dan Freddi Sinambela (Keamanan). (MAR)

Komentar (4)

4 Comments on “Keturunan Raja Sisingamangaraja I-XII: Akan Menggelar Peresmian Parsadaan Pomparan Raja Sisingamangaraja di Istana Lumban Raja, Baktiraja, Humbang Hasundutan”

  1. Horas dan sukses selalu seluruh pomparan ni si raja batak. Semoga tdk ada kekurangan yg menimbulkan perselisihan khususnya siraja oloan terutama Sinambela. Dos roha mangulahon jala ingot di dalihan natolu. Nahurang lobi mhn maaf. mauliate.

  2. Permisi numpang Tanya..,
    Mbah buyut saya namanya Mbah Singawijaya beristri Mbah Klowo, adik Mbah buyut saya Mbah Singantana, dan Mbah Canggah saya Mbah Singobarong..
    Kan nama-namanya pakai singa-singa tuh, termasuk/masuk di keturunan Raja Singsingamangaraja enggak?

  3. Mohon dukungan NYA masyarakat Indonesia terutama bangso Batak kembali kejati diri bangsa Indonesia yang besar kami keluarga besar sisimangaraja I sampai XIIi yang saling berkaitan belajar dari sejarah kita bahwa bangsa Indonesia /sumatera utara (bakara sekitarnya) tidak bisa ditembus penjajah itupun adanya politik adu domba dan Sara di pastikan tertulis juga di buku sejarah Indonesia terutama buku besar sejarah penjajah belanda untuk me minta bala bantuan perajurit gerilnya kerajaan belanda perlawan bangso Batak singkat cerita pada saat itu di pimpin sisimangaraja . Dan sesuai pidato kenegaraan Bapak kita peresiden JOKO WIDODO agar kami keluarga besar di libatkan untuk Menjelaskan sejarah, peninggalan NYA agar tidak simpang siur dan diperjelas untuk percepatan pembangunan daerah tujuan wisata/ DTW terutama kan sumatera utara keseluruhan salam hormat kami sisimangaraja I sampai XIIi ( sinambela bonanionan) bukan yang lain dan bukan bangsa lain / asing bahaya laten penjajahan sibotar mata dan sibirong mata budaya, sejarah dan lainnya waspada.! H atop O loi R aja A sa S ikkop / HORAS jala gabe sada uli bolon buat kita untuk kita sebarkan .! Gaungkan .!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (4)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel