Komite Provinsi Danautoba: Gelar Rapat Progress Rencana Pembentukan Provinsi Danautoba di Gedung Nusantara III DPD-RI Senayan Jakarta

JAKARTA, DNT News – Setelah terbitnya Akte Notaris serta Keputusan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Komite Provinsi Danautoba, maka kami para penggagas langsung melakukan rapat dengan mengundang tokoh masyarakat yang berasal dari berbagai daerah kawasan Danau Toba.

Hal ini dikatakan Ketua Umum Komite Provinsi Danautoba Edison Manurung SH MM, didampingi Sekretaris Umum Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM dan Bendahara Umum Marthin Hutabarat SE MM pada rapat menindaklanjuti progress rencana pembentukan Provinsi Danautoba, yang digelar Jumat 26 April 2019 siang, di Gedung Nusantara III lantai 8, DPD-RI, Jln Gatot Subroto No 6, Senayan, Jakarta.

“Pembuatan akte notaris dan keputusan Menteri Hukum dan HAM ini dilakukan agar semua kegiatan Perkumpulan Komite Provinsi Danautoba berkekuatan hukum. Mari kita bergandengan tangan, menggabungkan semua potensi, dan menyatukan tekad dalam pembentukan Provinsi Danautoba ini,” katanya.

Sesuai rencana terdapat 8 (delapan) kabupaten yang bergabung dalam Provinsi Danautoba meliputi Kabupaten Tapanuli Utara, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Samosir, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, dan Karo.

Para peserta rapat Komite Provinsi Danautoba menyatakan satu tekad mewujudkan pembentukan Provinsi Danautoba
Edison Manurung SH MM memimpin rapat Komite Provinsi Danautoba di Gedung Nusantara III, DPD-RI, Senayan, Jakarta
Pimpinan rapat Edison Manurung SH MM, moderator Drs Tonny Rons Hasibuan MM. dan Dewan Pembina Drs Saidi Butarbutar

Gagasan pembentukan Provinsi Danautoba ini sudah digaungkan sejak Juli 2018 lalu. Sebelumnya di era SBY sudah ada gagasan pembentukan Provinsi Tapanuli. Pada era Presiden Jokowi terbentuk BODT dimana sekarang bersinergi melakukan terobosan untuk pembentukan Provinsi Danautoba.

“Saya berani membuat spanduk kalau terpilih sebagai anggota DPR-RI akan menggaungkan Provinsi Danautoba. Kita juga sudah membuat WA Group Provinsi Danautoba sejak tahun 2018 dimana hampir semua kepala daerah kawasan Danau Toba ada di dalamnya,” katanya.

Situasi rapat Komite Provinsi Danautoba di Gedung Nusantara III lantai 8, DPD-RI, Jln Gatot Subroto No 6, Senayan, Jakarta
Dr Antonius DR Manurung MSi (tengah) memberikan masukan dari segi psikologi pembentukan Provinsi Danautoba
Darsono Manurung memberikan masukan dari segi pensinergian potensi untuk pembentukan Provinsi Danautoba

Pada rapat tersebut dibacakan susunan organ Perkumpulan Komite Provinsi Danautoba yang menjadi lampiran Keputusan Menteri Hukum dan HAM yakni Edison Manurung SH MM (Ketua Umum), Jansen H Sinamo (Ketua), Hudson Markiano Hutapea ST (Ketua), Jornal E Siahaan SH MSi (Wakil Ketua), Ir SM Tampubolon (Wakil Ketua), J Sontang Simatupang SH MH (Wakil Ketua), Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM (Sekretaris Umum), Drs Saut Sitompul MSi (Sekretaris I), Roy Monang Manurung SE MM (Sekretaris II), Martin Leonardo Manurung SH (Sekretaris III), dan Marthin Huabarat SE MM (Bendahara Umum).

Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM moderator rapat menyampaikan bahwa sebelumnya pada tahun 2018 lalu, Perkumpulan Komite Provinsi Danautoba telah melakukan empat kali rapat tentang penggaungan pemekaran Sumatera Utara dengan membentuk provinsi Danautoba, membahas hal yang berkaitan pembentukan provisi baru, melakukan roadshow dengan menggelar seminar publik untuk sosialisasi dan menghimpun pendapat masyarakat Danau Toba, dan lainnya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 144/Mei 2019
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 144/Mei 2019

Berbagai masukan dan tanggapan yang penuh semangat kebersamaan disampaikan hadirin demi tujuan terwujudnya pembentukan Provinsi Danautoba di antaranya Drs Saidi Butarbutar, Ir SM Tampubolon, EG Togu Manurung PhD, Ir Santiamer Haloho, Robinson Hutagalung, Dr Antonius DR Manurung MSi, Tetty Tambunan, Ir Jonny Riduan Sidabutar, Marlas Harianja SE CA, Drs Hinsa Paian Sitorus, Pdt Ir Eben Munthe, Darsono Manurung, Guntur Limbong, Jestro Siregar SE, Edison Sibuea, Rajamuda Sidabutar, Drs RM Simanjuntak MA, dan lainnya.

Pada rapat itu juga disepakati agar segera disusun kepanitiaan lengkap Pembentukan Provinsi Danautoba dengan melibatkan para penggagas sebelumnya terdiri dari Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, dan Pelaksana Harian. Sebagai bentuk komitmen hadirin mendukung pembentukan Provinsi Danautoba berhasil terkumpul sebagai janji iman sebesar Rp 42 juta. (DN)

Komentar (5)

5 Comments on “Komite Provinsi Danautoba: Gelar Rapat Progress Rencana Pembentukan Provinsi Danautoba di Gedung Nusantara III DPD-RI Senayan Jakarta”

  1. Saya sangat setuju adanya Provinsi Danau Toba. Dimana SDM dan Wilayah nya sangat mendukung ditinjau dari Pendapatan daerah sudah memenuhi, Wialayah anggota 8 Kabupaten , wisata sangat mendukung dll. Hal ini sdh patut terealisasi kita ambil contoh Prov. Gorontalo yang kecil bisa jadi Provinsi. Kami mewakili masyarakat Humbahas sangat setuju terbentuknya Provinsi Danau Toba. Masalah Tapsel, Tapteng, Padang Lawas kalau mereka tidak mau ikut biarkan saja karna mereka maunya merebut lahan ibukota Provinsi. Untuk pengembangan lahan perkantoran dan lainnya Humbahas dan Taput punya lahan datar yang Luas. Semoga Tim Pembentukan Prov Tapanuli Sukses dalam memperjuangkannya. Salam Drs Jaston Sianturi

  2. Selamat dan semangat bekerja, untuk kemajuan bangso dohot Tano Batak (~ Provinsi Danau Toba.
    TYM

  3. Silahkan bentuk prov danau Toba atau apalah namanya, tapi jangan sertakan Dairi dan Pakpak Bharat, kami masih terluka, hati kampung masih berdarah2

Leave a Reply to Drs Jaston Sianturi Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (5)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel