Majalah DALIHAN NA TOLU Edisi 131/April 2018: Memuat Berbagai Berita Terkait Kabupaten Toba Samosir dengan Bupati Ir Darwin Siagian

JAKARTA, DNT News – Majalah DALIHAN NA TOLU edisi 131/April 2018 segera terbit. Media yang terbit setiap awal bulan ini akan menemui pembaca yang budiman dengan berbagai berita terkait kegiatan Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dan aktivitas masyarakat Batak di berbagai daerah di Indonesia.

Hal ini dikatakan Pemimpin Redaksi Majalah DALIHAN NA TOLU, Hita’an Leonard Junior, Senin 26 Maret 2018 pagi, di Jakarta. “Untuk edisi terbaru ini, kita memuat berbagai berita kegiatan terkait Kabupaten Tobasa dan aktivitas masyarakat Batak seperti ajang perlombaan, pagelaran budaya, forum group diskusi, bona taon, dan lainnya,” katanya.

Dalam laporan utama, pembaca disapa dengan berita Masyarakat Pangaranto Tobasa di Jabodetabek menggelar Diskusi Publik dengan Pemkab Tobasa menuju “Tobasa Hebat 2020” dengan topik “Tobasa Sejahtera, Tobasa Membangun, Tobasa Sehat, Tobasa Cerdas” yang digelar, Jumat 16 Maret 2018 pagi, di Tobok Hall, Huta Ompu Tobok, Jln H Dogol No 71A, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dalam laporan khusus, disajikan perayaan Hari Jadi Kabupaten Toba Samosir ke-19 yang siap dikritik dan diberi masukan. Bupati Toba Samosir, Ir Darwin Siagian, mengusung penggantian nama menjadi Kabupaten Toba, dengan puncak perayaannya digelar Sabtu 10 Maret 2018, di Lapangan Sisingamangaraja XII, Balige, Kabupaten Toba Samosir.

“Kita juga sajikan tiga Bupati di kawasan Danau Toba yakni Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon MM, Bupati Toba Samosir Ir Darwin Siagian, dan Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor SE menyambangi Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, untuk tukar pengalaman tentang pengembangan dengan bupati Abdullah Azwar Anas SPd SS MSi,” katanya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU Edisi 131/April 2018
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU Edisi 131/April 2018

Pada edisi ini disajikan berita Komite Pelaksanaan Pelayanan Strategis (KPPS) HKBP menggelar Forum Group Diskusi bertajuk “Destinasi Wisata Evangelisasi di Tano Batak” dengan menghadirkan pembicara Pdt Dr JR Hutauruk (Emeritus Ephorus HKBP), Pdt WTP Simarmata MA (Emeritus Ephorus HKBP), Pdt Prof Dr Jan S Aritonang (Guru Besar STT Jakarta), Pdt Ramli Harahap MTh (Pakar Sejarah GKPA), Yohannes Marbun MA (Pakar Arkeologi Gereja), dan lainnya dengan moderator St Ir Leo Hutagalung MSCE dan Dr Witarsa Tambunan MSi.

Ada berita Maria Simorangkir, Peserta Bermarga Batak, melaju ke Spektakuler Show Top 4 “Indonesian Idol 2018 RCTI”. Wilda Octaviana Situngkir, Puteri Indonesia 2018 bermarga Batak dari Kalimantan Barat berhasil meraih Runner Up 2 yang berhak mengikuti ajang Miss Supranational 2018.

Berita tentang sidang lanjutan gugatan Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) disajikan dimana PT Aquafarm Nusantara tidak menghormati persidangan karena tidak hadir saat penyerahan kesimpulan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. “Sekaitan dengan itu, kita sajikan Freek Huskens, mantan Presiden Direktur PT Aquafarm Nusantara yang mengatakan 185 Ton pelet ikan per hari ditabur ke permukaan Danau Toba,” ujarnya.


Hita’an Leonard Junior juga menguraikan berbagai berita lainnya. Program Indonesia Kita 2018 tema “Budaya Pop: Dari Lampau Ke Zaman Now” menghadirkan lakon “Preman Parlente”. Prof Dr Ratlan Pardede, Dubes RI untuk Tanzania, menyerahkan surat kepercayaan kerjasama Indonesia dengan Burundi. Ir Sanggam Hutapea MM mengatakan penting dan mendesak pembentukan badan khusus pariwisata Danau Toba. Djalan Sihombing mengatakan menjadi kepala daerah dan legislatif harus siap dibuka rekam jejaknya.

“Masih banyak berita lain terkait cerpen, pesan etos, rohani, daerah, bona pasogit, dan artis berdarah Batak. Nantikanlah Majalah DALIHAN NA TOLU edisi 131/April 2018 yang akan terbit, Minggu 01 April 2018. Semoga dapat menyenangkan hati para pembaca sekalian. Selamat Paskah, Minggu 01 April 2018. Semoga kasih Kristus selalu menyertai kita,” pungkasnya. (HT)

Komentar (1)

One Comment on “Majalah DALIHAN NA TOLU Edisi 131/April 2018: Memuat Berbagai Berita Terkait Kabupaten Toba Samosir dengan Bupati Ir Darwin Siagian”

  1. Bila diskusi tentang toba maka harusnya di sosialisasi pada semua stakehokder terutama yang masih terkait dengan kampung besar nama toba itu. Tidak cukup memanggil orang tertentu seperti iti yang terkesan stempel dan klise. Pakar tdk diukur dari gelar dan pangkat .namun perlu dari kalangan lain yang melihay dengan luassan hati dan prakondisi. Penting libatkan semua jangan seolah olah yang lain tdk ada kemampuan. Menguji ke pengetahyan dan rencana serta banysk hal perlu bersumber dari keragaman yang merakyat .itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (1)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel