Maria Simorangkir, Peserta Bermarga Batak: Keluar sebagai Jawara Indonesian Idol dan Menyandang Predikat “The Next Indonesian Idol 2018”

JAKARTA, DNT News – Maria Simorangkir peserta bermarga Batak asal Medan keluar sebagai jawara Indonesian Idol musim kesembilan dan menyandang predikat “The Next Indonesian Idol 2018” pada Grand Final Result & Reunion Show Indonesian Idol, yang digelar Senin 23 April 2018 malam, di Ecovention Ancol, Jakarta Utara.

Kemenangan Maria Simorangkir menyisihkan Ahmad Abdul asal Denpasar ini, ditandai dengan berhaknya dia membawakan lagu kemenangan ”Yang Terbaik” ciptaan Abdul ‘Coffe Theory’ & Riza“. Dia merebut hadiah utama sebuah mobil Mitsubishi Xpander, uang sebesar Rp 150 juta, masuk dapur rekaman Universal Musik Indonesia, dan hadiah lainnya.

Pada malam itu kedua finalis menyuguhkan penampilan terbaiknya di panggung spektakular yang dihadiri Hary Tanoesoedibjo (Chairman MNC Group) dan Liliana Tanoesoedibjo (Komisaris RCTI). Ahmad Abdul menyanyikan “Won’t Go Home Without You” ciptaan Adam Levine. Sementara Maria Simorangkir menyanyikan “Stand Up For Love” ciptaan David Foster, Amy Foster-Gillies.

Ekspresi wajah Maria Simorangkir penuh kebahagiaan setelah berjuang dan dinyatakan sebagai pemenang Indonesian Idol 2018
Maria Simorangkir menyanyikan lagu kemenangan ”Yang Terbaik” setelah dinyatakan sebagai pemenang Indonesian Idol 2018

Pada penampilan pertama ini, Maria Simorangkir tampil luar biasa memukau. Dia seorang diri mampu menyanyikan lagu yang dibawakan tiga orang. Dia yang powerfull dan perfect performance itu mampu membuat kelima juri bergerak dari tempat duduk untuk memberikan standing ovation.

Judika Sihotang mengatakan Maria tampil luar biasa. Dia menyukai cara menyanyinya yang keren bangat. “Untuk umur 16 tahun dengan perjalanan yang tidak gampang, terbayar dengan perkembanganmu yang luar biasa. Aku bangga bangat dalam result & reunion show ini, kamu yang paling keren dan luar biasa,” katanya.

Bunga Citra Lestari mengatakan Maria, you are defently your star. Buatnya itu penampilan terbaik ever. Maria punya momen yang tepat, memberikan penampilan terbaik malam itu. “Kamu tidak hanya jago teriak, tapi jago semuanya. Semuanya Maria bisa lakuin. Dan untuk teriakanmu saja, enak didengarnya. Kamu beautiful, epic, spetacular performance,” pujinya.

Ari Lasso mengatakan Maria begitu banyak pujian, dukungan, tergila-gila dengan penampilannya. Dia hanya menitip pesan agar jangan lupa diri, tetap rendah hati, dan menjaga mentalitas. “Karena itu yang menentukan seberapa lama kamu akan betah di titik itu. Selamat penampilan kamu malam ini. Sempurna, megah, alus pisan. Semuanya buat kamu malam ini,” ujarnya.

Penyerahan hadiah kepada pemenang Indonesian Idol 2018 Maria Simorangkir (Medan) dan runner-up Ahmad Abdul (Denpasar)
Maria Simorangkir menyanyikan “Stand Up For Love” pada Grand Final Result Show & Reunion Indonesian Idol 2018
Maria Simorangkir kolaborasi dengan Sandhy Sondoro tampil membawakan “Tak Pernah Padam Medley Gejolak Cintaku”

Selanjutnya, Maria Simorangkir kolaborasi Sandhy Sondoro tampil membawakanTak Pernah Padam Medley Gejolak Cintaku” ciptaan Sandhy Sondoro. Sementara Ahmad Abdul kolaborasi Glenn Fredly tampil membawakan “Kasih Putih Medley Hikayat Cintaku” ciptaan Yovie Widianto & Glenn Fredly/Glenn Freddly.

Pada penampilan kedua ini, Maria Simorangkir pun tampil luar biasa mengguncang panggung Spektakular Show. Dia berduet dengan penyanyi yang sering tampil dan berhasil menjadi juara di beberapa festival di luar negeri.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU Edisi 132/Mei 2018
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU Edisi 132/Mei 2018

Maia Estianty mengatakan merangkum perjalanan Maria dari awal punya bakat, kuda hitam, dikritik, semakin mampu memperbaiki, dan semakin bagus. Maria dari teknik vocal halus, husky, pakai rasa, power, dan mampu menaklukkan lagu-lagu diva internasional.

“Pesan kami juri di sini. Kalau sudah masuk ke industri musik rekaman Indonesia, bagaimana harus mempertahankan kualitas, lagu, dan komersialitas. Kamu akan menjadi artis yang akan terus dibicarakan, kualitas ok, dan lagunya di-download semua orang. Jadi Maria, tolong pilih produser yang tepat, terus pertahankan vocal, dan kualitas kamu. Keluar dari sini, itu perjuanganmu yang sesungguhnya,” ujarnya.

Armand Maulana mengatakan Maria menyanyi sempurna, sakral, dan alus pisan. Dia hanya menambahkan, saat Sandhy melakukan akrobatik vocal, Maria masuk dengan vocal tidak mengeluarkan ego dan halus bangat. “Buat saya itu adalah sebuah talent dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang betul-betul cuman diberikan kepada satu dibanding sejuta. Hanya kamu yang punya kedewasaan dalam menyikapi bakat luar biasa,” pujinya.


Pada malam Grand Final Result Show & Reunion Indonesian Idol itu diisi dengan penampilan kontestan Indonesian Idol yang lain berkolaborasi dengan para musisi Indonesia. Kevin dengan Via Vallen membawakan “Sayang” ciptaan Anton Obama. Ayu dengan Donnie Sibarani membawakan “Haruskah Ku Mati” ciptaan Krishna Balagita. Glen dengan Reza Artamevia membawakan “Cinta Kan Membawamu Kembali” ciptaan  Ahmad Dhani.

Setelah itu Joan, Withney, Mona dengan Saykoji membawakan “Kau” ciptaan Yerry & Rizal. Marion dengan RAN membawakan “Dekat Di Hati” ciptaan Rayi Putra Rahardjo, Astono Handoko, Anindyo Baskoro. Glenn Fredly berkolaborasi dengan Top 10 membawakan “Karena Cinta” ciptaan Glenn Fredly. Chandra dengan Armada membawakan “Adam Hawa” ciptaan Andha Gusriadi, Andika Mahendra Yuda, Tsandi Rizal Adi Pradana. Ghea, Jodie dengan Armada membawakan Asal Kau Bahagia“ ciptaan Andha Gusriadi, Andika Mahendra Yuda, Tsandi Rizal Adi Pradana.

Selain itu hadirin juga disuguhi penampilan Via Vallen dengan “Firasat” ciptaan Dewi Lestari. Serta permainan piano Irjen (Pol) Heru Winarko (Kepala BNN) berduet dengan Judika Sihotang membawakan “Ku Tak Bisa” ciptaan Bimbim. (TR)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel