Masyarakat Pangaranto Tobasa di Jabodetabek: Mendukung Pemerintah Kabupaten Mewujudkan “Tobasa Hebat 2020”

JAKARTA, DNT News – Masyarakat Pangaranto Tobasa yang bermukim di Jabodetabek mendukung Pemerintah Kabupaten Tobasa mewujudkan “Tobasa Hebat 2020” yakni Tobasa yang sejahtera, Tobasa yang membangun, Tobasa yang sehat, dan Tobasa yang cerdas.

Hal ini terungkap pada Diskusi Publik dengan Pemkab Tobasa Menuju “Tobasa Hebat 2020” topik “Tobasa Sejahtera, Tobasa Membangun, Tobasa Sehat, dan Tobasa Cerdas” yang digelar, Jumat 16 Maret 2018 pagi, di Tobok Hall, Komplek Ompu Tobok, Jln H Dogol No 71A, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dalam kegiatan yang digagas Ir Parlin Sianipar MT yang juga tuan rumah, Budiman Napitupulu, Tagor R Simanjuntak, Drs Robert Pardede, Jurnal Effendy Siahaan SH MSi, dan lainnya itu berbagai tanggapan, masukan, maupun pertanyaan disampaikan dengan penuh semangat dan nada keras namun bersifat konstruktif demi kemajuan Tobasa ke depan.

Tanggapan dan masukan tersebut disampaikan hanya atas dasar kecintaan para Masyarakat Pangaranto Tobasa terhadap tanah kelahirannya yang merindukan kemajuan yang lebih baik dan lebih cepat sehingga kelak terwujud “Tobasa Hebat 2020”.

Seluruh tanggapan disampaikan melalui moderator Drs Robert Pardede yakni oleh Tagor R Simanjuntak, Ir Parlin Sianipar MT, Batara Sirait, Hasudungan Tampubolon, Darlis Pangaribuan, Alfonso Napitupulu, Ricardo Siahaan, Hotlan Siahaan, Saut Poltak Tambunan, Yuskes Pardede, Ida Manur Simanjuntak, Hotasi Simamora, Ramot Gultom, dan Jurnal Effendy Siahaan.

Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian bersama SKPD diabadikan dengan moderator Drs Robert Pardede dan para peserta lainnya
Para peserta Diskusi Publik yakni Alfonso Napitupulu, Saut Poltak Tambunan, Tagor R Simanjuntak, dan lainnya
Para peserta Diskusi Publik yakni Tumpal Dolok Saribu, Tony Sianipar, Budiman Napitupulu, Hakim Siahaan, dan lainnya
Para peserta Diskusi Publik yakni Hotlan Siahaan dan lainnya dengan senang hati mengikuti tahapan sesi dari para penanggap

Kehadiran Pemkab Tobasa, Bupati Ir Darwin Siagian beserta beberapa SKPD Tobasa sangat membanggakan karena menjadi terbuka komunikasi intens ke depan dengan Masyarakat Pangaranto Tobasa terkait perkembangan di Tobasa. Bupati pun dengan senang hati menerima masukan sembari memberi penjelasan atas tanggapan yang telah dan akan dilakukan di Tobasa meliputi bidang pertanian, pariwisata, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, irigasi, dana desa, drainase, rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana, listrik, serta penanganan rumah tidak layak huni.

Dari diskusi yang berjalan lancar dan demokratis itu diperoleh lima tanggapan utama yang merupakan saran bagi perkembangan Tobasa ke depan.

Pertama, perlunya dibuat suatu wadah oleh Pemkab Tobasa untuk menampung aspirasi masyarakat dalam bentuk tatap muka.

Kedua, perlunya Pemkab Tobasa membenahi para SKPD dengan memilih pejabat yang berkualitas dan berintegritas melalui fit and profer test atau mencari “putra-putri daerah” yang berkualitas dari kementerian lain sesuai kebutuhan.

Ketiga, perlu dibentuk tim bupati untuk percepatan pembangunan Tobasa dari unsur independen semacam TGPP (Tim Gubernur Percepatan Pembangunan) yang dibentuk Pemprov DKI Jakarta (sementara saat ini karena urgent dilakukan tanpa membebani APBD).


Keempat, perlu dibentuk/diadakan tim nitizen yang tugasnya menayangkan atau memposting informasi kegiatan pembangunan yang sudah dilakukan atau sedang direncanakan. Hal ini dianggap perlu untuk mengimbangi berita negatif yang memenuhi “halaman medsos tentang Tobasa”, sementara “halaman medsos tentang kabupaten lain” berisi berita yang positif.

Kelima, Pemkab harus bergerak cepat dalam menanggapi berbagai issue penyimpangan di Pemkab Tobasa, sementara apabila sudah mencuat sebagai issue korupsi maka aparat pengawas intern pemerintah (APIP) harus segera turun tangan memeriksa issue yang dimaksud.

Diskusi pun berakhir sore hari dengan penuh sukacita dan disepakati action plan dengan menugaskan tim penggagas dan Pemkab untuk mengadakan pertemuan lanjutan di Tobasa dalam waktu 30 hari ke depan. (Hutanta)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel