Mr. Spirit Saut Sitompul, M.Si, CEM: Jalanilah Hidup dengan Berbasiskan Nilai Kerjasama dan Tetap Antusias

JAKARTA, DNT News – Siapa kita? Profesional yang memiliki 3M: Mau (karakter mulia); Mampu (kompetensi unggul); dan Mengabdi (kontribusi tinggi). Semangat! Semangaat! Semangaaat! Apa kabar? Dahsyat, Luar biasa. Yes, Yes, Yes… Boom.

Hal ini diserukan Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM, Ethos Master dan Motivator Nasional, sebagai pesan etos terkait menjalani kehidupan dengan berbasiskan nilai kerjasama dan tetap antusias. “Seperti yang dikatakan Prof Ek MIT Lester C Thurow, gantilah istilah persaingan yang sehat menjadi kerjasama saling memberi manfaat. Sebab namanya persaingan, hasilnya adalah zero sum game,” katanya.

Dia mengingatkan bahwa manusia tak pernah mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Dia harus membutuhkan kehadiran orang lain. Perusahaan pun tak akan mampu maju sendiri. Dia juga tetap membutuhkan organisasi lain.

“Oleh karena itu marilah kita perkuat sifat kerjasama dalam diri bersama pihak lain dengan tujuan saling menguatkan dan win-win solution yang saling memberikan manfaat,” ujarnya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 154/Maret 2020
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 154/Maret 2020

Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM yang merupakan Ketua Dewan Pendiri “International Motivator Association Indonesia” (IMAS) ini mengajak untuk menghindarkan sifat bersaing sehat maupun tidak sehat. “Itu hanya istilahnya pure compettion (persaingan yang sempurna/sehat). Sebab yang namanya persaingan, itu realitasnya saling melemahkan antara orang/organisasi dengan orang/organisasi lainnya,” tandasnya.

Dia mengungkapkan fakta hidup yang membutuhkan kerjasama. Pertama, perusahaan tak ada menetapkan core values (nilai utama) sebagai perilaku kerja
persaingan. Yang lazim core values perusahaan adalah integritas, kerjasama, dan antusias. Kedua, kerjasama antar negara pun terbentuk ASEAN/AFTA. Dalam berbagai profesi pun ada IMAS (Motivator), INDO HC (SDM), KONUS dan PSI (Penjualan), Asosiasi Advokat, dan lainnya. Ketiga, nilai dasar berbangsa pun adalah Persatuan Indonesia yang merupakan sila ketiga dari Pancasila.


“Waspadalah bahwa prinsip persaingan itu zero sum game artinya kalau saya menang anda kalah, atau sebaliknya kalau anda menang saya kalah. Jika ini yang menjadi prinsip pribadi sebagai pimpinan, karyawan, maupun masyarakat maka kemajuan, pertumbuhan perusahaan, dan negeri ini akan cenderung lambat,” tegasnya.

Untuk itu dia pun mengajak para sahabat yang baik dengan berbagai profesi dan komunitas untuk saling bekerjasama dengan prinsip saling menguatkan dan menumbuhkan kekuatan untuk maju bersama. “Pada umumnya orang yang antusias, daya ingatnya lebih kuat dari pada orang yang cenderung mudah kecewa dan marah. Bagi orang yang cenderung kecewa, kesal, dan marah akan lebih mudah pelupa dari pada yang antusias,” sebutnya.


Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM, Pendiri dan Ketua “Arete Event Organizer” ini menyampaikan bahwa ketika antusias dalam hidup maka tubuh memproduksi hormon dophamin yang sangat dibutuhkan otak manusia agar tetap sehat dengan kekuatan 200 kali lebih besar membuat bahagia dari pada morphin. Sebaliknya, ketika seseorang kesal dengan sifat buruk lainnya akan mengalirkan hormon yang melemahkan fungsi saraf berupa hormon kortisol yang merugikan kesehatan sendiri.

Tetaplah antusias dalam bekerja dan beraktivitas agar tetap segar ingatan dan tubuh pun bugar. Selamat menyambut bulan Maret 2020 dengan berkarya penuh SOS (Semangat, Optimis, dan Sukacita). Salam Etos: BHB (Bigger, Higher, Better) Semakin Besar, Semakin Tinggi, dan Semakin Baik,” pungkasnya. (TAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel