Mr. Spirit Saut Sitompul, M.Si., CEM: Milikilah Hikmat Yang Bersumber dari Roh Tuhan

JAKARTA, DNT News – Siapa kita? Profesional yang memiliki 3M: Mau (karakter mulia); Mampu (kompetensi unggul); dan Mengabdi (kontribusi tinggi). Semangat! Semangaat! Semangaaat! Sehat dan tangguh. Apa kabar? Dahsyat, Luar biasa. Yes, Yes, Yes… Boom.

Hal ini diserukan Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM, Ethos Master dan Motivator Nasional, sebagai pesan etos terkait memiliki hikmat yang bersumber dari roh Tuhan. “Hikmat yang berasal dari dunia mengalami ketakutan menghadapi masalah. Sebaliknya hikmat yang bersumber dari Tuhan membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban,” katanya.

Disampaikannya, ketika ada masalah seperti yang terjadi akhir-akhir ini sering mendengar harus begini harus begitu karena Tuhan mengajarkan harus berhikmat. “Pernyataan ini adalah benar. Akan tetapi marilah kita evaluasi, apakah hikmat yang kita maksud bersumber dari roh Tuhan atau roh dunia?” katanya.

Untuk indikator hikmat dunia mengambil tindakan dan menghindar karena rasa khawatir dan ketakutan yang berlebihan. Hikmat dunia bukan mendekatkan diri pada Tuhan, tetapi menjauhkan diri dari Tuhan atas ketakutan badaniah. “Ingatlah ketika kita membuat suatu tindakan karena merasa ketakutan, itu bukanlah hikmat dari Tuhan tetapi hikmat dunia,” ujarnya.


Sementara indikator hikmat dari Tuhan mengambil tindakan pencegahan bukan karena ketakutan yang berlebihan, tetapi karena kuasa Roh Kudus agar terhindar dari marabahaya. “Ini sebagai wujud dari doa yang diajarkan Tuhan Yesus: Jauhkanlah kami dari marabahaya,” ucapnya.

Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM yang merupakan Ketua Dewan Pendiri “International Motivator Association Indonesia” (IMAS) ini menyampaikan bahwa hikmat dari Tuhan bukan juga mencobai Tuhan. Artinya kalau sudah jelas marabahaya jangan malah melanggar dan menerobosnya. Dalam dirinya juga tidak ada roh ketakutan tetapi roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban dalam menghadapi masalah. Hikmat dari Tuhan juga bukan menjauhkan diri dari Tuhan, tetapi semakin erat relasinya dengan Tuhan.

“Hidup kita ini selalu silih berganti suka dan duka. Oleh karena itu tetaplah kuat dalam menghadapi masalah yang terjadi di dunia ini. Roh yang Tuhan titipkan pada mu lebih besar dari roh yang ada dalam dunia ini. Dan ikutilah peraturan yang ditetapkan lembaga yang kompeten. Karena hikmat dari Tuhan mencintai ketertiban,” urainya.


Imanilah dan hidupilah Firman Tuhan yang tertulis dalam 1 Yohanes 4:4 “Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.”

Roh yang Tuhan berikan pada kita adalah roh untuk membangkitkan kekuatan seperti yang tertulis dalam 2 Timotius 1:7 “Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban.

“Selamat menjalani hidup ini dengan pikiran dan tindakan yang dilandaskan pada kebenaran Firman Tuhan. Selamat menyambut bulan Juni 2020 dengan SOS (Semangat, Optimis, dan Sukacita). Salam Etos: BHB (Bigger, Higher, Better) Semakin Besar, Semakin Tinggi, dan Semakin Baik,” pungkasnya. (MAR)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel