Mr. Spirit Saut Sitompul, M.Si, CEM: Minta Maaf Itu Mulia, Tidak Ada Gagal Kecuali Menyerah

JAKARTA, DNT News – Siapa kita? Profesional yang memiliki 3M: Mau (karakter mulia); Mampu (kompetensi unggul); dan Mengabdi (kontribusi tinggi). Semangat! Semangaat! Semangaaat! Apa kabar? Dahsyat, Luar biasa. Yes, Yes, Yes… Boom.

Hal ini diserukan Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM, Ethos Master dan Motivator Nasional, sebagai pesan etos terkait minta maaf mulia dan tidak ada gagal kecuali menyerah. “Seseorang yang meminta maaf bukanlah merendahkan martabatnya, tetapi itu pertanda bahwa dia berkarakter mulia dan tangguh,” katanya.

Disampaikannya, setiap manusia dalam menjalani hubungan pergaulan, baik antar personal maupun antar organisasi tidak selalu berjalan sesuai harapan bersama. Ada saja berbagai hal muncul yang membuat hubungan tersebut menjadi terganggu, baik disengaja atau tidak disengaja.

“Puncaknya bisa terjadi konflik semu yakni saling tidak suka dan dingin dalam berkomunikasi atau bahkan konflik terbuka yakni saling menyerang yang sampai pada merendahkan satu sama lain,” ujarnya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 152/Januari 2020
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 152/Januari 2020

Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM yang merupakan Ketua Dewan Pendiri “International Motivator Association Indonesia” (IMAS) ini menanyakan: “Mengapa konflik tersebut bisa terjadi?” Jawabnya: “Pada dasarnya karena merasa terganggu harga diri.”

“Artinya, harga diri begitu bernilainya bagi setiap orang. Pemilik harga diri ini, selalu berusaha mencari argumentasi untuk membenarkan pendapat dan eksistensi dirinya. Maka itu, solusi sederhana dalam menyelesaikan konflik adalah rela minta maaf bagi yang salah dan ikhlas memaafkan bagi yang merasa direndahkan,” ungkapnya.


Dia pun mengingatkan bahwa minta maaf dan memaafkan tidak ada batasnya sebab manusia memiliki keterbatasan. Jika minta maaf bukanlah merendahkan harga diri, tetapi justru sikap minta maaf itu bagian dari meningkatkan harga (martabat) diri. Sebaliknya bagi pribadi yang tidak mau atau gengsi minta maaf, itu merupakan indikator menunjukkan dirinya memiliki karakter yang lemah.

“Selamat berlatih menjadi pribadi yang berkarakter mulia dan unggul,” imbuhnya.


Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM, Pendiri dan Ketua “Arete Event Organizer” ini menyampaikan kepada para sahabat yang baik bahwa dalam menjalani hidup tidak ada orang yang gagal, kecuali kalau dia menyerah. “Maka itu teruslah berdoa, melangkah, dan berjuang dalam memperjuangkan tujuan muliamu. Kita tidak akan tahu langkah ke berapa dalam perjuangan, tujuanmu tercapai,” ucapnya.

“Selamat menyambut bulan pertama di tahun baru ini yakni Januari 2020 dengan berkarya penuh SOS (Semangat, Optimis, dan Sukacita). Salam Etos: BHB (Bigger, Higher, Better) Semakin Besar, Semakin Tinggi, dan Semakin Baik,” pungkasnya. (HT)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel