Mr. Spirit Saut Sitompul, MSi, CEM: Jadilah Pemimpin Berkharisma dan Tangguh (Strong Leadership)

JAKARTA, DNT News – Siapa kita? Profesional yang memiliki 3M: Mau (karakter mulia); Mampu (kompetensi unggul); Mengabdi (kontribusi tinggi). Etimologi atau asal usul kata Kharisma dari kata Kharis yang artinya Kasih Karunia.

Hal ini dikatakan Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM, Ethos Master dan Motivator Nasional, terkait “Jadilah Pemimpin Berkharisma dan Tangguh (Strong Leadership).” “Ciri seorang yang berkharisma adalah orang lain percaya dan mau mengikuti ide, pikiran, arahan, dan perbuatannya,” katanya.

Pada dasarnya setiap manusia memiliki potensi kharisma. Akan tetapi potensi kharisma itu bisa bonzai bila tak diwujudkan dalam karakter moral dan kinerja. Dalam konsep “Kepemimpinan Kharisma” berwujud dalam power yakni pengaruh dan kemampuan mempengaruhi.

Disampaikannya, seorang pemimpin di perusahaan akan dipercaya dan berpengaruh positif terhadap anak buah atau anggota jika memiliki 6 (enam) power.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 140/Januari 2019
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 140/Januari 2019

Pertama, Spiritual Power (Memiliki iman dan akhlak terpuji). Kedua, Legitimate Power (Memiliki mandat yang sah dan benar). Ketiga, Expert Power (Ahli atau terampil dalam bidangnya). Keempat, Excellence Power (Melakukan proses pekerjaan dengan benar dan berkualitas unggul). Kelima, Reference Power (Memiliki perilaku teladan). Keenam, Mental Abundan Power (Memiliki mental berkelimpahan dan murah hati menolong).

“Orang yang bekerja di perusahaan atau institusi pasti memiliki motivasi, pendidikan, dan karakter yang berbeda-beda. Untuk itu perusahaan tidak hanya membutuhkan pemimpin yang tangguh dalam ‘Karakter Moral dan Kinerja Unggul’ tapi juga mumpuni menyusun Strategic Management,” ujarnya.


Menurut Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM yang merupakan Ketua Dewan Pendiri “International Motivator Association Indonesia” (IMAS) ini, terdapat 10 (sepuluh) unsur dalam perusahaan yang harus ditetapkan, diketahui, dikuasai, dan dilakukan oleh semua level pemimpin dan diinternalisasi kepada seluruh karyawan yakni Visi, Misi, Nilai utama perilaku, Strategi, Sasaran unit kerja, Program kerja, Jadwal kerja, Anggaran, SOP, dan Pelaksanaan.

“Bagi sahabatku yang menduduki posisi pemimpin baik di perusahaan, institusi atau komunitas, ada baiknya menyusun unsur manajemen stratejik tersebut,” imbuhnya.


Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM, Pendiri dan Ketua “Arete Event Organizer” ini mengingatkan bahwa perusahaan atau organisasi yang sering silang pendapat atau lemah fungsi koordinasi antar orang dan unit, umumnya karena ke-10 unsur itu belum terinternalisasi dengan baik.

“Mari bekerja dan beraktivitas dengan penuh kharisma. Mari menerapkan dengan penuh integritas dan tanggung-jawab,” ajaknya.

“Selamat menyambut bulan Januari yang merupakan bulan pertama di awal tahun 2019 ini dengan SOS (Semangat, Optimis, dan Sukacita). Selamat Tahun Baru 2019. Salam Etos: BHB (Bigger, Higher, Better) Semakin Besar, Semakin Tinggi, dan Semakin Baik,” pungkasnya. (HT)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel