Mr. Spirit Saut Sitompul, MSi, CEM: Mendidik Generasi Muda Unggul Sejak Dini Untuk Memotivasi Anak Bangsa

JAKARTA, DNT News – Bangsa ini akan unggul dan sejahtera, jika seluruh stakeholder melakukan proses pendidikan dengan nilai dasar profesionalisme. Lulusan sekolah atau kampus di seluruh Indonesia akan menghasilkan lulusan yang profesional, jika  sungguh-sungguh melakukan proses belajar dengan empat pilar.

Pesan Etos inilah yang disampaikan Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM, Ethos Master & Motivator Nasional, ketika berbincang-bincang dengan dalihannatolunews.com, terkait “Mendidik Generasi Muda Unggul Sejak Dini Untuk Memotivasi Anak Bangsa.”

Pertama, Learning to know. Anak didik hendaknya diajarkan konsep/teori setiap pelajaran luas dan dalam. Dalam learning to know yang diajarkan adalah etimologi batasan, prinsip ilmu, jenis ilmu, fungsi Ilmu, proses ilmu, dan manfaat ilmu dalam kehidupan.

Kedua, Learning to do. Dalam proses belajar para pendidik melatih dan mempraktekkan di kelas unsur learning to know. Anak didik tidak hanya tahu dan hafal, tapi mempraktekkan dan menguasai secara praktis setiap ilmu yang dipelajarinya.

Ketiga, Learning to live together. Ketika anak didik sudah menguasai learning to know (teori) dan learning to do (praktek) ilmu yang dipelajarinya, selanjutnya pendidik membekali nilai-nilai perilaku yang suci/mulia.

Keempat, Learning to be. Ketika anak didik unggul dalam teori, praktek, dan nilai karakter (perilaku mulia), maka ketika masuk dunia kerja, yang bersangkutan pasti learning to be (menjadi lulusan yang memberi manfaat) bagi perusahaan, pelanggan, konstituen, masyarakat, dan bangsa.

Majalah Bulanan DALIHAN NA TOLU edisi 128/Januari 2018

Untuk itu, Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM yang juga Ketua Dewan Pendiri International Motivator Association Indonesia (IMAS) ini menghimbau seluruh stakeholder untuk mendidik dan memotivasi anak bangsa dengan tujuan utama sekolah atau kuliah bukan mencari nilai dan gelar, tetapi menjadi manusia yang bermanfaat.

“Jika nilai dan gelar menjadi tujuan utama sekolah atau kuliah, maka perilakunya ketika proses belajar ‘tindakan tercela’. Akan tetapi ketika kita tanamkan motivasi utama untuk nilai-nilai yang mulia dan memberi manfaat bagi kehidupan mikro dan makro kosmos, maka anak bangsa ini akan sungguh-sungguh belajar. Sehingga nilai dan gelar terhormat akan diperolehnya,” terangnya.

“Kompetensi unggul belum tentu memiliki karakter mulia, tetapi berkarakter mulia kelak memiliki karakter unggul,” sambungnya.

Pada akhir bincang-bincang, Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM mengajak sahabat orang tua, guru, pejabat, dan CEO untuk bersama-sama membangun SDM negeri ini dimulai dari keluarga, sekolah formal, dan dunia kerja. “Selamat menampilkan menjadi manusia bermanfaat spiritual, sosial, dan institusional. Sambutlah tahun baru 2018 dengan SOS, Semangat, Optimis dan Sukacita. Salam Etos: Bigger, Higher, Better,” pungkasnya. (Hutanta)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel