MUKI (Majelis Umat Kristen Indonesia): Mitra Pemerintah dengan Mengembangkan Hubungan dan Kerjasama

JAKARTA, DNT News – Pemprov DKI Jakarta pasti mendukung MUKI. MUKI berhak memperoleh alokasi dana pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk itu, kami menganjurkan agar MUKI mengembangkan hubungan dan kerjasama dengan Pemerintah Pusat (Kemendagri dan Kemenag) dan Pemerintah Daerah (Kanwil Kemenag atau Pembimas Kristen di setempat).

Hal ini dikatakan Lisa Mulyati MSi, Pembimas Kristen Kanwil Kemenag DKI Jakarta pada Syukuran Awal Tahun 2019 Keluarga Besar MUKI (Majelis Umat Kristen Indonesia), beberapa waktu lalu, di Hotel Bunga-bunga, Pasar Baru, Jakarta Pusat. “Kami menyambut baik kehadiran MUKI secara nasional,” katanya.

Pada kesempatan itu, dua orang tokoh masyarakat Kristen didaulat panitia memberikan testimoni.

Pertama,  dr Merphin Panjaitan MHum anggota Penasihat MUKI Pusat, pensiunan dosen UKI dan Ketua Komisi PI PGIW DKI Jakarta. Dia mengajak Keluarga Besar MUKI untuk selalu percaya diri dan militan. Dia juga menguraikan secara detail peranan umat Kristen di Indonesia jauh sebelum Indonesia merdeka sampai dewasa ini.

“Umat Kristen ada pada momentum sejarah yang akhirnya mendirikan Indonesia merdeka, Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. Termasuk peristiwa sejarah 18 Agustus 1945, ancaman Indonesia Timur akan merdeka oleh Sam Ratulangi bila ‘tujuh kata’ dalam draf Undang-Undang Dasar itu tidak dihapus,” katanya.

Pembimas Kristen Kanwil Kemenag RI Lisa Mulyati MSi (tengah) bersama Ketum Djasarmen Purba SH (kanan) dan Sekjen Pdt Drs Zega Mawardi MTh Sekjen (kiri)
Kegiatan MUKI ketika melantik pengurus DPW Sulawesi Utara

Kedua,  Ir SM Tampubolon, anggota Pengawas MUKI Pusat, mantan Anggota DPR-RI empat periode dan Ketua FPBP (Forum Peduli Bona Pasogit). Dia memberikan wejangan kepada para Caleg dari berbagai partai pada aras nasional dan daerah yang adalah aktivis MUKI. Dia menyadari bahwa masing-masing periode ada tantangan.

“Pada zaman kami dulu anggota DPR/MPR-RI, berbeda tantangannya dengan sekarang ini. Berbeda pula pendapatannya. Jika terpilih nanti menjadi anggota legislatif, di pusat atau di daerah, didorong untuk betul-betul memegang erat etika politika. Hindarilah, jauhilah korupsi,” serunya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 141/Februari 2019
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 141/Februari 2019

Drs Jerry Rudolf Sirait anggota Pengawas MUKI mengatakan tercatat 40 orang Anggota MUKI yang menjadi Caleg tahun ini dari berbagai partai dan aras (DPR-RI dan DPRD). Ada partai pendukung Capres 01 seperti Djasarmen Purba dari Partai NasDem dan ada juga pendukung Capres 02 seperti Nora Malau dari Partai Gerindra.

Terdapat juga dua partai terdaftar, tetapi tidak ikut Pemilu 2019 yakni PDKB (Partai Demokrasi Kasih Bangsa) dan PDS (Partai Damai Sejahtera) yang bersaudara dengan MUKI.

Para Caleg yang hadir saat itu diutus oleh MUKI dan didoakan oleh  Pdt Laksda TNI (Purn) Drs Bonar Simangunsong MSc, pendiri MUKI yang sekarang ini sebagai Ketua Pengawas MUKI. (BK)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel