Pdt. Dr. Marihot H. Siringoringo, SH, SE, MM: Menjadi Pendeta Memberikan Diri Kepada Tuhan Sebagai Panggilan Hidup

JAKARTA, DNT News – Bisa melayani di ladang Tuhan, semata-mata hanya karena kekuatan dariNya. Sehingga kebajikan dan kemurahanNya akan mengikuti seumur hidup. Dipakai Tuhan selama mampu dan itu adalah kesempatan untuk melayaniNya. Siapa yang memberi hati dan mencariNya akan diberikan kasih karunia dan diurapi.

Hal ini dikatakan Pdt Dr Marihot H Siringoringo SH SE MM, ketika berbincang-bincang dengan dalihannatolunews.com, Senin 11 Juni 2018 sore, di Royal Resto “Masakan Khas Batak”, Jln Pemuda No 1, Pulogadung, Jakarta Timur. “Maka kita harus betul-betul memberikan diri kepada Tuhan dengan hati yang tulus dan penuh perhatian supaya berkenan kepadaNya,” katanya.

Peraih gelar Doktor Teologi (S3) dari dari STT Sunsugos Jakarta ini resmi menyandang status sebagai pendeta setelah menerima peneguhan dan pengurapan dari Majelis Umum Synode GSI Pusat, Minggu 15 April 2018 lalu, pada ibadah di Gereja Sahabat Indonesia (GSI) Jemaat GOKI Jakarta (Anggota PGI), Jln Enggano No 98, Hotel MH Sipinggan, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Peneguhan dan pengurapan yang berjalan lancar dan penuh hikmat itu dipimpin Pdt M Tomana MTh (Ketua Umum Sinode GSI) didampingi Pdt Dr Suryani S Wattimena (Sekretaris Umum GSI), Pdt Ferdinand V Tambun STh, Pdt Sapta BU Siagian MTh, Pdt Dr Arbiter Simorangkir, Pdt Maria Lobo STh, Pdt Dr MY Kasodu, Pdt Dr Syukur Rahmat Gulo, serta Pdt Dr Jerry Rumahlatu.

Pdt Dr Marihot H Siringoringo SH SE MM (kedua kiri) berserta lainnya ketika wisuda Doktor Teologi (S3) dari dari STT Sunsugos Jakarta
Pdt Dr Marihot H Siringoringo SH SE MM bersama puteranya ketika wisuda Doktor Teologi (S3) dari dari STT Sunsugos Jakarta

Menurut Owner’s Hotel MH Sipinggan, pengusaha Perusahaan Angkutan Truk Kontainer PT Gambiri Raya Jakarta dan PT MSK Logistik ini, peneguhan dan pengurapan itu menandakan bahwa dia sudah martohonan atau resmi bisa menyampaikan firman Tuhan. “Kita tidak akan setengah hati, tidak ragu-ragu, atau tidak segan-segan lagi untuk berbicara demi Tuhan,” ujarnya.

Pdt Dr Marihot H Siringoringo SH SE MM yang merupakan Penasihat Majalah DALIHAN NA TOLU ini bercerita bahwa sejak kecil telah bercita-cita menjadi hamba Tuhan dengan berprinsip hidup dalam kebenaran sebagai wujud ucapan syukur atas pertolongan Tuhan di sepanjang perjalanan hidupnya.

“Saya sejak lahir tidak minum alkohol, tidak merokok, bahkan tidak mengerti judi. Di kampung halaman saya dulu di Tapanuli Utara banyak orang yang belum betul-betul mempercayai Tuhan, tapi saya sangat-sangat dekat dengan Tuhan dan percaya kepadaNya,” serunya.


Pada akhir bincang-bincang, Pdt Dr Marihot H Siringoringo SH SE MM, Ketua Umum Punguan Siringoringo Se-Jabodetabek yang bercita-cita mendirikan Sekolah Teologi ini mengatakan bahwa gelar pendeta bukanlah simbol status semata, melainkan sebuah anugerah dan kehormatan untuk bisa melayani Raja dari segala Raja.

Oleh karena itu, sebagai bagian dari komitmennya untuk melayani Tuhan, sejak tahun 2013 dia sengaja menyediakan ruangan di Hotel MH Sipinggan sebagai tempat beribadah. Terbukti sudah lima tahun berjalan, GSI Jemaat GOKI rutin menggelar ibadah di tempat itu.

“Saya ingin memajukan GSI baik secara kualitas maupun kuantitas. Sehingga tidak hanya disenangi oleh jemaatnya, tapi juga memberikan dampak positif bagi orang di sekitarnya,” pungkasnya. (Leo).

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel