Pdt. Nurni M. br. Siahaan, STh: Kehidupan Kita Tidak Berakhir, Tidak Sebatas Kematian, tapi Sampai Kehidupan di Masa Mendatang

JAKARTA, DNT News – Selamat Paskah!!! (Dijawab jemaat: “Tutu naung hehe do Kristus”). Benar Kristus telah bangkit. Itulah kesaksian kita. Karena kalau Kristus tidak bangkit, kita pun tidak merayakannya (marpesta) pada hari ini.

Hal ini disampaikan Pdt Nurni M br Siahaan STh, Pendeta Fungsional HKBP Sola Gratia Ressort Kayu Mas, dalam kotbahnya pada kebaktian “Buhabuha Ijuk Parningotan Haheheon ni Tuhan Jesus”, Minggu 21 April 2019, mulai pukul 05.00 WIB, di HKBP Sola Gratia Ressort Kayu Mas, Jln Kayu Mas Selatan IV Kavling Polri Blok G No 85-87, Pulogadung, Jakarta Timur.

Kebaktian yang merupakan pesta pertama ini diawali prosesi dengan membawa lilin dipimpin Pendeta Ressort HKBP Sola Gratia Pdt Agustinus Nainggolan STh, Pdt Nurni M br Siahaan STh, dan para majelis gereja. Kebaktian subuh itu mengambil tema “Kristus Bangkit, Percayalah” (Johannes 20:24-31). Liturgis diperankan St M br Napitupulu. Sementara warta jemaat dibacakan St R br Sinaga.

Dikisahkannya, terjadi kebakaran sebuah rumah di tengah malam. Seorang ibu menggendong anaknya dengan menggunakan selimut dan lari membawa ke luar. Dalam perjuangan ibu itu berhasil menyelamatkan anaknya, namun dia sendiri mati terbakar. Ibu itu gembira karena perjuangannya berhasil dengan memberikan nyawanya demi menyelamatkan anaknya.

Para jemaat Punguan Ina tekun mengikuti kebaktian “Buhabuha Ijuk Parningotan Haheheon ni Tuhan Jesus”
Para jemaat mengikuti kebaktian “Buhabuha Ijuk Parningotan Haheheon ni Tuhan Jesus”, Minggu 21 April 2019

Hal berbeda terjadi pada perjuangan Jesus Kristus yang bukan karena kematian maupun nyawa. PerjuanganNya tidak berakhir pada kematian dan keputusasaan. “Jesus Kristus mate dipadurus mudarna humongkop hita. Kehidupan kita tidak berakhir pada kematian. Tidak sebatas kematian, tapi sampai kehidupan di masa mendatang,” katanya.

Pdt Nurni M br Siahaan STh menyampaikan, barangkali ada yang bertanya bagaimana mungkin yang meninggal bisa hidup kembali? “Tuhan Jesus turun ke bumi, tetapi bangkit di hari ketiga, bangkit dari kuburan. Ini sangat sulit pemahaman kita terhadap kebangkitan. Untuk itu Jesus Kristus datang menunjukkan kepada si Thomas yang tidak percaya itu,” ujarnya.

Dia memberikan dua benang merah (impola) kotbah pagi subuh itu yakni “Kematian Jesus Kristus memberikan kedamaian” dan “Kematian Jesus Kristus menjauhkan semua gangguan hati”. “Bagaimana akhir hidup atau gangguan hati kita pada kuasa Jesus Kristus? Kebangkitan Jesus Kristus itulah merupakan jaminan keselamatan bagi kita,” tegasnya.


Pada akhir kotbahnya Pdt Nurni M br Siahaan STh mengatakan manusia sebelumnya parjambar (pemilik hak) untuk kematian menjadi parjambar untuk keselamatan. Jesus Kristus telah mengalahkan semua kesusahan (na hansit) di tengah kehidupan manusia. “Janganlah kita terfokus pada kematian, kesusahaan, dan siksaan. Jesus Kristus memberi kita kekuatan untuk mengatasi pergumulan. Marilah kita melihat segala berkat yang sudah kita terima dariNya. Tuhan Jesus telah bangkit. Kita berpesta Paskah karena Jesus Kristus telah bangkit,” pungkasnya.

Pada kebaktian itu dilakukan liturgi pembacaan alkitab dari injil Mateus, Markus, Lukas, Johannes, Korintus yang diperankan anak sekolah minggu, remaja, naposo bulung, kaum bapa, kaum ibu, dan parhalado yakni Yuli Situmeang, Grace Gultom, Enrico Simanjuntak, Bobi Pasaribu, Claudya Manurung, Tonny Rons Hasibuan, Imran Sianturi, Rahman Rajagukguk, Ny Simanjuntak br Tampubolon, Ny Tambunan br Siahaan, St NB Tampubolon, dan St S Simangunsong.

Seusai kebaktian subuh dilakukan ramah tamah yang dilayani kaum ibu berupa suguhan minuman kopi, teh, air mineral, serta makanan lampet dan telur. Semua jemaat bergembira penuh sukacita dan bersalam-salaman dengan ucapan Selamat Paskah! (YAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel