Pemilihan Legislatif 2019: Menakar Peluang Caleg DPR-RI Bermarga Batak Dapil Jawa Barat V (Kabupaten Bogor)

JAKARTA, DNT News – Proses demokrasi di Indonesia selalu berlangsung semarak terutama saat Pemilu Legislatif (Pileg) yakni Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD. Salah satu bukti terlihat dari banyaknya jumlah Calon Legislatif (Caleg) dalam Pemilu 2019 ini. Pileg tahun ini dilaksanakan bersamaan dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia.

Pada Pileg yang diselenggarakan Rabu 17 April 2019 akan memilih 575 anggota DPR-RI di 80 daerah pemilihan (Dapil) periode 2019-2024. Untuk Dapil Jawa Barat V (Kabupaten Bogor) terdapat 130 Caleg pada 16 Parpol. Dari seluruh Caleg tersebut terdapat sekitar 6 Caleg bermarga Batak. Mereka akan memperebutkan 9 kursi di Senayan.

Para Caleg ini akan bertarung dengan Caleg lain yang memiliki nama besar. Termasuk bertarung dengan legislatif incumbent hasil Pileg 2014 silam. Dari 9 legislatif incumbent DPR-RI di Dapil Jawa Barat V sebanyak 9 orang mencalonkan kembali. Semua legislatif incumbent terdaftar lagi sebagai Caleg di Jawa Barat V.

Untuk mengetahui seberapa besar peluang Caleg bermarga Batak di Dapil Jawa Barat V dapat dilihat dan membandingkan dengan para pesaing legislatif incumbent dan Caleg yang memiliki nama besar.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 143/April 2019
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 143/April 2019

Inilah ke-6 Caleg DPR-RI bermarga Batak di Dapil Jawa Barat V yang berjuang keras memperebutkan kursi. PDI-Perjuangan menempatkan Adian Yunus Yusak Napitupulu SH (nomor urut 1) dan H Adek Erfil Manurung (nomor urut 9). NASDEM menempatkan Sondang Tarida Tampubolon SH (nomor urut 2).

PSI menempatkan Suryanto Gultom SH (nomor urut 2) dan Hans Alvadino Lubis SSi (nomor urut 7). DEMOKRAT menempatkan Ferdinand Hutahaean (nomor urut 4).

Saingan berat Caleg bermarga Batak pada dapil ini adalah para legislatif incumbent yakni Tb Soenmandjaja (PKS nomor urut 2), Nurmasyah E Tanjung SE MSi (PDI-P nomor urut 4), Ichsan Firdaus (GOLKAR nomor urut 2), Drs H Nawafie Saleh SE MM (GOLKAR nomor urut 5), Dr H Fadly Zon SS MSc (GERINDRA nomor urut 1), H Anton Sukartono Suratto MSi (DEMOKRAT nomor urut 1), Primus Yustisio SE (PAN nomor urut 1), dan Achmad Farial (PPP nomor urut 2).


Selain itu terdapat nama sudah sangat dikenal masyarakat yang menjadi pesaing berat bagi para Caleg incumbent dan Caleg bermarga Batak di antaranya Mayjen TNI (Purn) Maliki Mift SIP MH (BERKARYA nomor urut 3), Dr H Fahmy Alaydroes MM MEd (PKS nomor urut 1), Djafar Badjeber MSi (HANURA nomor urut 2), Tommy Kurniawan (PKB nomor urut 1), Ravindra Airlangga MS (GOLKAR nomor urut 1), dan lainnya.

Sementara Caleg bermarga Batak yang berpeluang terpilih karena merupakan legislatif incumbent adalah Adian Yunus Yusak Napitupulu SH (PDI-P nomor urut 1). Selain itu kemungkinan terpilih H Adek Erfil Manurung (PDI-P nomor urut 9), Sondang Tarida Tampubolon SH (NASDEM nomor urut 2), dan lainnya.

Dengan melihat kekuatan para Caleg pada Jawa Barat V, pertanyaan yang muncul: “Mampukah Caleg bermarga Batak meraih kursi DPR-RI di Senayan Jakarta?” (AAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel