Penasehat Hatopan Raja Toga Sitompul Se-Jabodetabek Banten, Nelson P. Sitompul, S.E., M.M.: Pengembangan Tugu Raja Toga Sitompul di Siatas Barita Menjadi Objek Wisata

JAKARTA, DNT News – Kenapa tugu dibangun tinggi? Supaya bisa terlihat. Semakin tinggi tugu dibangun, semakin terlihat dari jarak jauh. Di mana tugu ini berada? Di Desa Sitompul, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara. Siapa yang mendirikan tugu ini? Diawali oleh Ir Mananti Sitompul yang justru bukan berasal dari Desa Sitompul tapi dari Janji Angkola pada tahun 1960-an.

Hal ini dijelaskan Penasehat Hatopan Raja Toga Sitompul dohot Boruna Se-Jabodetabek Banten, Nelson P Sitompul SE MM dengan menggunakan audio visual terkait rencana pengembangan Tugu Raja Toga Sitompul menjadi objek wisata, pada Pesta Bona Taon Hatopan Raja Toga Sitompul dohot Boru (HRTSB) Se-Jabodetabek Banten, Minggu 01 Maret 2020, di Gedung BritAma Arena, Mahaka Square, Jln Kelapa Nias Raya HF-3, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Kenapa Ir Mananti Sitompul tidak membangun Tugu Raja Toga Sitompul di Janji Angkola? Berarti ada sejarahnya. Sudah kesepakatan dari seluruh keturunan Raja Toga Sitompul di luat portibion membangun tugu di tempat itu. Jadi kalau ada tugu, haruslah ada tempat memandang. Dari mana kita memandang Tugu Raja Toga Sitompul? Bisakah difoto dari jalan raya? Karena memandang tugu bukan dari atas tapi dari bawah,” katanya.

Dia pun memperkenalkan Pardamean Sitompul pemilik rumah persis di depan Tugu Raja Toga Sitompul yang datang dari bona pasogit dan Sabar Anton Tarihoran pemilik tanah menuju lokasi tugu di pinggir jalan Tarutung menuju Pahae. Mereka bersedia lahannya dibebaskan dengan pembicaraan lebih lanjut demi keindahan Tugu Raja Toga Sitompul. Bagi mereka inilah waktunya untuk diwujudkan dan mengatakan: “Molo dos rohanta, aha na so boi bahenonta.”

Penasehat HRTSB Se-Jabodetabek Banten, Nelson P Sitompul SE MM didampingi Pardamean Sitompul dan Sabar Anton Tarihoran menjelaskan pengembangan Tugu Raja Toga Sitompul menjadi objek wisata
Nelson P Sitompul SE MM feat Tupadoi Trio (Raja Sitompul, Tulus Sitompul, dan Andri Sitompul) yang didatangkan khusus dari bona pasogit membawakan lagu “Ro Ho Saonari”
Nelson P Sitompul SE MM dengan senang hati melelang dua buah Kristal Bohemia sebesar Rp 30 juta yang diserahkan langsung kepada keluarga Ny Ir Effendy Sitompul br Siregar

Nelson P Sitompul SE MM memaparkan bahwa pada lokasi Tugu Raja Toga Sitompul ada enam bangunan futuristik menjulang ke atas. Satu bangunan tinggi menggambarkan Raja Toga Sitompul, satu bangunan merapat di sebelahnya menggambarkan anaknya Hobolbatu dan empat bangunan lain di depannya menggambar pahompu yakni Lumbantoruan, Lumbandolok, Siringkiron, dan Sibangebange.

“Kita ada niat berkumpul termasuk YAPPSI (Yayasan Putra Putri Sitompul Indonesia) yang dipimpin Jansen Sitompul SE SH, berencana melakukan pengembangan Tugu Raja Toga Sitompul. Semoga dapat terwujud saat ini supaya tugu itu memiliki ruang terbuka berupa taman, dimana bisa memandang tugu dengan baik,” ujarnya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 154/Maret 2020
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 154/Maret 2020

Menurutnya, kalau tidak dibebaskan maka tidak menutup kemungkinan 10, 20, 30 atau 40 tahun mendatang lahan ini akan dibangun. “Kalau sudah dibangun, dari mana lagi Tugu Raja Toga Sitompul bisa dipandang? Tidak bisa lagi tugu dipandang. Tapi kalau lahan ini semua dibebaskan, maka tugu itu akan terlihat indah. Inilah Tugu Raja Toga Sitompul partungkoanta. Partungkoan ni pinomparta marsundut-sundut. Inilah tempat parsadaan ni pinomparta,” tandasnya.

Pada kesempatan itu Nelson P Sitompul SE MM yang juga merupakan Penasehat Utama Majalah DALIHAN NA TOLU ini melelang dua buah Kristal Bohemia sebesar Rp 30 juta yang diserahkan langsung kepada keluarga Ny Ir Effendy Sitompul br Siregar. “Kalau rendang di dalam kertas, daun, atau plastik adalah sekedar rendang. Namun kalau rendang dalam kemasan Kristal Bohemia akan menjadi istimewa. Tugu Raja Toga Sitompul sekarang ini ibarat rendang dibungkus plastik. Bagaimana kalau kita kemas dalam Kristal Bohemia?” serunya berfilosofi.

Dia pun memiliki pandangan ke depan dengan menguraikan bahwa ketika Danau Toba yang merupakan salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas sudah mendunia seperti program Presiden Jokowi, maka kota-kota dan daerah-daerah di sekitarnya akan banyak dikunjungi wisatawan.

“Itu berarti, Tugu Raja Toga Sitompul di Desa Sitompul, Siatas Barita, Tapanuli Utara ini juga bisa menjadi objek wisata yang dikunjungi para wisatawan. Minimal tempat wisata bagi pinomparta marsundut-sundut na adong di luat portion,” imbuhnya.

Sai marnibege ma sahala ni Ompunta Raja Toga Sitompul. Anak nya Hobolbatu yang memiliki keturunan Sabar Dilaut (Lumbantoruan), Handang Dilaut (Lumbandolok), Sabuk Nabegu (Siringkiron), dan Lintong Ditao (Sibangebange),” pungkasnya. (AAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel