Pengprov Karate-Do TAKO Indonesia DKI Jakarta: Gelar Ujian Kenaikan Tingkat dan Gashuku di Ciherang, Puncak, Bogor, Jawa Barat

JAKARTA, DNT News – Ujian kenaikan tingkat (UKT) menuju Sabuk Hitam DAN II hingga DAN V dilaksanakan dalan rangka memberikan motivasi kepada karateka agar lebih giat dan bersemangat untuk berlatih dan melatih sehingga dapat meningkatkan ilmu dan mencapai prestasi yang lebih tinggi.

Hal ini dikatakan anggota Dewan Guru Karate-Do TAKO Indonesia Drs Anthony Simanjuntak, dalam rapat panitia yang digelar Sabtu 07 September 2019 malam di Restauran Handayani Prima, Jln Matraman Raya No 45, Jakarta Timur. “UKT ini boleh diikuti para karateka pemegang minimal Sabuk Hitam DAN I perguruan Karate-Do TAKO Indonesia dari seluruh pengprov yang ada di Indonesia,” katanya.

Penasihat Panitia ini menyampaikan, UKT ini nanti akan dipimpin lima orang anggota Dewan Guru. Dia sendiri dari DKI Jakarta, Pematangsiantar, Medan, dan lainnya. “Kita masih menunggu SK penunjukkan Tim Penguji dari Ketua Dewan Guru Karate-Do TAKO Indonesia Ir Effendy Sirait,” katanya.

Diinformasikannya, sampai saat ini telah mendaftar 48 orang para pemegang minimal Sabuk Hitam DAN I untuk mengikuti UKT ini dari berbagai Pengprov perguruan Karate-Do TAKO Indonesia. Dia berharap hingga seminggu sebelum pelaksanaan akan bertambah lagi yang mendaftar mengikuti UKT ini.

Gr Drs Anthony Simanjuntak, Dr Prista Tarigan MSc, Dr Timbang Pangaribuan SH MH, Mery Girsang SH MH, beserta Panitia Pelaksana UKT dan Gashuku dengan Ketua Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM
Dari ka-ki: Amru Sepko Simanjuntak SH, Dr Timbang Pangaribuan SH MH, Gr Drs Anthony Simanjuntak, Mery Girsang SH MH, Dr Prista Tarigan MSc, dan Palti Hutapea SE SH MM
Ketua Panitia Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM bersama Penasihat Panitia Gr Drs Anthony Simanjuntak, Dr Prista Tarigan MSc, Dr Timbang Pangaribuan SH MH, dan Mery Girsang SH MH

Sementara Ketua Pengprov Karate-Do TAKO Indonesia DKI Jakarta, Dr Prista Tarigan MSc mengatakan bahwa sebelum UKT akan dilaksanakan Gashuku yang diikuti sekitar 230 karateka dari berbagai Dojo yang ada di DKI Jakarta.

Gashuku ini diharapkan dapat meningkatkan sifat karateka dari perguruan Karate-Do TAKO Indonesia “Tri Cita Utama” yakni perkasa (olah raga), rendah hati (olah rasa), luhur budi (olah jiwa) sehingga kelak melahirkan karateka yang berprestasi. “Gashuku ini juga untuk memperbaiki dan menyamakan gerakan dan menyeragamkan teknik yang sudah diajarkan bagi para karateka,” ujarnya.

UKT dan Gashuku yang dipanitia Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM (Ketua), Erick Lumbangaol SH (Sekretaris), Yantoni Lumban Tobing (Bendahara), dan dibantu beberapa seksi ini akan digelar Sabtu-Minggu 28-29 September 2019, di Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Puncak, Bogor, Jawa Barat. Gashuku ini bertujuan untuk saling mengenal dan menjalin hubungan silaturahmi sesama karateka yang ada di berbagai Dojo DKI Jakarta.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 148/September 2019
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 148/September 2019

Dalam rapat tersebut hadir Gr Drs Anthony Simanjuntak, Dr Prista Tarigan MSc, Dr Timbang Pangaribuan SH MH, Mery Girsang SH MH, Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM, Yantoni Lumban Tobing, Palti Hutapea SE SH MM, Amru Sepko Simanjuntak SH, Kasmuri, Rudolf Tampubolon, Mangihut Sihaloho SPd, Winarso, Budi A Manullang, dan Barry Siregar.

Mery Girsang SH MH yang merupakan Penasihat Panitia mengharapkan agar pelaksanaan UKT dan Gushuku ini dapat bergaung secara nasional. Sehingga bisa memajukan keberadaan Karate-Do TAKO Indonesia menuju prestasi yang gemilang. “Kita harapkan UKT dan Gashuku kelak dapat melahirkan karateka yang berprestasi di tingkat nasional, regional, dan bahkan di tingkat internasional,” katanya.


Hal yang sama juga dikatakan Dr Timbang Pangaribuan SH MH juga Penasihat Panitia yang sangat mendukung pelaksanaan UKT dan Gashuku. “Semoga UKT ini dapat bermanfaat bagi Karate-Do TAKO Indonesia untuk meningkatkan prestasi dengan melibatkan para karateka dari berbagai daerah seperti Medan, Pematangsiantar, dan lainnya,” ujarnya.

Pelaksanaan UKT dan Gasuhuku ini membutuhkan biaya sekitar Rp 200 juta. Untuk itu kepada setiap peserta UKT dikenakan biaya minimal Rp 1 juta dan peserta Gashuku dikenakan biaya Rp 50 ribu. Sementara untuk menutupi kekurangan biaya, panitia berharap dari donatur khususnya para Penasihat Pengprov Karate-Do TAKO Indonesia DKI Jakarta. (YAN)

======================================
SUSUNAN PANITIA GASHUKU DAN UKT
PENGPROV DKI JAKARTA
KARATE-DO TAKO INDONESIA
TAHUN 2019
======================================
Penasihat:
Gr. Drs. Anthony Simanjuntak
Dr. Prista Tarigan, M.Sc
Dr. Timbang Pangaribuan, S.H., M.H.
Mery Girsang, S.H., M.H.

Pelaksana:
Ketua:
Drs. Tonny Rons Hasibuan, S.H., M.M.
Sekretaris:
Erick Lumbangaol, S.H.
Bendahara:
Yantoni Lumban Tobing

Seksi Materi/Teknis:
Palti Hutapea, S.E., S.H., M.M.
Amru Sepko Simanjuntak, S.H.
Seksi Acara:
Kasmuri
Seksi Akomodasi:
Barry Siregar
Polly Wenno
Seksi Konsumsi:
Budi A. Manullang
Ajis Suroso
Seksi Dokumentasi:
Mangihut Sihaloho, S.Pd
Winarso
Seksi Perlengkapan:
Rudolf Tampubolon
Malik
Rudi Damanik
======================================

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel