Presiden Global Geoparks Network UNESCO Guy Martini: Tinjau Kesiapan Geopark Kaldera Toba agar Pengelolaan Sesuai yang Disyaratkan

MEDAN, DNT News – Danau Toba itu tempat luar biasa. Kami mencoba memberikan bimbingan dan dukungan sebisa mungkin. Karena penilaian itu dilakukan di Juni 2018. Jadi harus bisa disiapkan sebaik-baiknya.

Hal ini dikatakan Presiden Global Geoparks Network (GGN) UNESCO Guy Martini pada diskusi “Strategi Pengelolaan Geopark Kaldera Toba Menuju Unesco Global Geopark (UGG)” Kamis 28 Desember 2018 malam, di Hotel Grand Aston, Medan. Dia pun memberikan masukan terkait yang perlu dibenahi agar Geopark Kaldera Toba (GKT) masuk menjadi UGG.

Menurutnya, berdasarkan Dossier yang dikirimkan Tim Percepatan Geopark Kaldera Toba, Danau Toba memiliki nuansa berbeda dengan seluruh kekayaannya. Dia pun menyampaikan telah mengunjungi Danau Rinjani, Pelabuhan Ratu, dan Ranah Minang yang juga diajukan menjadi UGG.

Dijelaskannya, geopark tidak hanya sekedar bicara geologi atau alam semata tetapi seluruh aspek di dalamnya, seperti hayati dan kultur. Geopark juga berarti menjaga warisan bumi, mengelola, dan mempromosikan. Sehingga bukan hanya memelihara kekayaan alam, namun juga bermanfaat bagi masyarakat setempat, mampu membangun konsep perekonomian dan pembangunan berkelanjutan dengan mengedepankan kearifan budaya lokal.

“Pengelolaan di dalamnya menggunakan sistem kerjasama melibatkan masyarakat setempat. Begitu juga keberadaan rumah makan, hotel, dan pemandu wisata berbasis geopark. Mempromosikan produk lokal, mengedepankan identitas ‘Batak’ agar mereka yang ada di dalamnya merasa bangga sebagai bagian dari Danau Toba,” urainya.

Suasana diskusi “Strategi Pengelolaan Geopark Kaldera Toba Menuju Unesco Global Geopark (UGG)” Kamis 28 Desember 2018

Guy Martini juga mengunjungi beberapa tempat khususnya 16 Geosite yang telah ditentukan oleh Tim Percepatan Geopark Kaldera Toba, sebagai bukti sejarah bagaimana proses terbentuknya kawah dan Pulau Samosir hingga membentuk satu kawasan besar dengan potensi geowisata yang luar biasa.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr Hj Nurhajizah Marpaung SH MH mengharapkan kehadiran Presiden GGN UNESCO dapat memberikan bimbingan sekaligus motivasi untuk bisa meningkatkan kualitas pengelolaan GKT agar diakui sebagai taman bumi warisan dunia.

Majalah Bulanan DALIHAN NA TOLU edisi 128/Januari 2018

Dikatakannya, bimbingan dan arahan dari Tim Asesor UNESCO sangat diperlukan agar pengelolaan GKT sesuai dengan yang disyaratkan oleh lembaga PBB tersebut. Untuk itu diperlukan keseriusan dan kerja keras untuk bisa mendapatkan pengakuan, sebab jika kesempatan kali ini tidak bisa diraih maka waktu berikutnya akan cukup lama hingga 5-10 tahun ke depan.

“Saya kira memang awalnya pemerintah kabupaten/kota kurang terlihat, tetapi belakangan ini sudah mulai mereka serius dan berbenah. Sudah mulai mempersiapkan apa-apa yang menjadi rekomendasi UNESCO itu. Memang tidak bisa singkat, tetapi ini terus jalan,” katanya.

Pada diskusi tersebut terlihat hadir Dr Wan Hidayati (Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumut), Ir Effendy Pohan MSi (Kepala Balitbang Sumut), Dr Ir Binsar Situmorang (Staf Ahli Gubernur Bidang Ekbang), para ahli, seniman, dan lainnya. (BH)

Komentar (1)

One Comment on “Presiden Global Geoparks Network UNESCO Guy Martini: Tinjau Kesiapan Geopark Kaldera Toba agar Pengelolaan Sesuai yang Disyaratkan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (1)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel