Prof. Dr. PTD Sihombing, MSc, SPd: HIKAYAT BAKTI PELAYANAN ZENDING TUAN GURU SAMUEL SIREGAR

JAKARTA, DNT News – Samuel Siregar seorang tokoh lokal asal Angkola menjadi sosok cukup berpengaruh dalam perkembangan awal Injil. Perjalanan hidupnya penuh gejolak disertai kesukaran dalam internal organisasi zending menjadi penderitaan pribadi. Tetapi jika disimak dengan terbuka akan memberi nilai tambah dalam mengembangkan gagasan dan pelayanan.

Hal inilah yang diangkat Pirmian Toea Dalan Sihombing yang lebih dikenal dengan nama Prof Dr PTD Sihombing MSc SPd, dalam buku yang ditulisnya berjudul “HIKAYAT BAKTI PELAYANAN ZENDING TUAN GURU SAMUEL SIREGAR”. Diterbitkan Albert-Orem Ministry tahun 2018 berisikan 406 halaman dengan ukuran 24 x 16 cm.

Penerbitan buku ini menjadi sebuah close-up seorang tokoh penginjilan pribumi Batak pada masa awal zending abad 19, Samuel Siregar di tengah tokoh besar zendeling Eropa seperti Van Asselt, Betz, Heine, Klammer, Nommensen, dan lainnya. Setting utamanya kiprah Badan Zending Belanda, Jerman, Inggris, Amerika, serta para zendelingnya.

Prof Dr PTD Sihombing MSc SPd dan bersama Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti (FEB-USAKTI) Jakarta

Tuan Guru Samuel Siregar merupakan pelopor pelayanan ke-evangelisan mula-mula di tanah Batak era 1867-1869. Dia juga orang Batak Kristen satu-satunya menjalani pendidikan di Gereja Zending Ermelo di Belanda (1870-1871) dan Seminari Barmen di Jerman (1872-1873).

Buku ini merupakan buku ke-4 dari Serial Trilogi Penginjilan di Tanah Batak. Buku-1 berjudul “Benih Yang Disemai dan Buah yang Menyebar”. Buku-2 berjudul “Tahbisan Istimewa”. Buku-3 berjudul “Arga do Bona ni Pinasa”. Ketiga buku ini memiliki durasi keseluruhan 1.084 halaman.


Satu manfaat besar dengan penerbitan buku ini karena menjadi satu bagian dari “Seri Sejarah Penginjilan Untuk Orang Batak”. Dimana cukup banyak bagian pada Buku-1 dalam serial trilogi yang terkoreksi oleh kehadiran buku ini. Hal ini terjadi karena adanya sumber bersifat meragukan, terpaksa dibuat berdasarkan ”kira-kiraan’ atau bersifat interprestasi.

Buku ini berisikan 8 Bab. Bab I: Sekilas Kondisi Sosial Tanah Batak Sebelum Masa Keperintisan Zending. Bab II: Sinar Terang Kristus Menjangkau Tanah Batak. Bab III: Menjalani Studi Keguruan Agama Kristen di Eropa. Bab IV: Pelayanan Tulus di Silindung yang Berbau Kontroversi. Bab V: Alih Profesi Menjadi Jurutulis Kontroleur Toba: Kontroversi Berlanjut. Bab VI: Kembali Melayani Zending dan Tutup Usia. Bab VII: Analisis Post Mortem. Bab VIII: Penutup-Para Keturunan dan Kerabat Tuan Guru Samuel Kini.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU Edisi 129/Februari 2018

Penulis mengemukakan bahwa sepanjang pengetahuannya hingga saat ini, setelah HKBP menjalani pesta jubileum yang ketiga, alias telah mencapai usia 150 tahun pada tahun 2011 lalu, ternyata belum pernah ada sebuah buku ditulis dan diterbitkan yang khusus mengupas secara utuh hal serupa dengan yang diantarkan buku ini.

Di dalam buku ini juga dilampirkan Testimony Barmen (Desember 1872), Artikel Samuel Siregar-Der Bote (January 1897), dan berbagai surat lainnya. Berkenan memberikan pengantar editorial Pdt Dr Sukanto Limbong (Dosen STT HKBP Pematangsiantar), sambutan penerbitan Pdt Togar S Simatupang MTh (Ephorus GKPA) dan Pdt Willem TP Simarmata MA (Ephorus Emeritus HKBP).

Buku yang diterbitkan dengan jumlah sangat terbatas ini layak dibaca. Bagi yang ingin memiliki dapat memesan langsung ke penerbit Albert-Orem Ministry, PTD Sihombing dengan HP 0815-74173767. (Hutanta)

Komentar (1)

One Comment on “Prof. Dr. PTD Sihombing, MSc, SPd: HIKAYAT BAKTI PELAYANAN ZENDING TUAN GURU SAMUEL SIREGAR”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (1)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel