PT Aquafarm Nusantara: Mengganti Kuasa Hukum di PTUN Jakarta Setelah Gugatan YPDT di PTUN Medan Dikabulkan

JAKARTA, DNT News – PT Aquafarm Nusantara menghadirkan Kuasa Hukumnya Hotman Paris Hutapea dalam persidangan ini karena mereka tidak mau mengalami nasib yang sama dengan PT Suri Tani Pemuka di PTUN Medan.

Hal ini diduga Robert Paruhum Siahaan SH (Ketua Tim Litigasi YPDT) selaku Kuasa Hukum YPDT (Penggugat), di persidangan Rabu 10 Januari 2018, di PTUN Jakarta.

“Ada apa dengan PT Aquafarm Nusantara dengan menggantikan Kuasa Hukumnya yang lama, Damanik, Zuhriati & Rekan, kepada Kuasa Hukum yang baru, Hotman Paris Hutapea & Rekan. Apakah karena Gugatan YPDT (Yayasan Pencinta Danau Toba) dikabulkan di PTUN Medan pada Desember 2017 lalu, sehingga PT Aquafarm merasa gentar menghadapi YPDT?” tanyanya.

PT Aquafarm Nusantara (Tergugat II Intervensi) memberikan keterangan di hadapan Majelis Hakim dan pihak Penggugat (YPDT) dan Tergugat (BKPM) tentang penggantian kuasa hukumnya dengan memperlihatkan surat pencabutan Kuasa Hukumnya yang lama dan memperlihatkan Surat Kuasa baru yang menunjuk Hotman Paris Hutapea & Rekan sebagai Kuasa Hukumnya.


YPDT kembali menghadirkan saksi ahlinya bernama Drs Mohamad Fatikhin Apt (lulusan ITB, saat ini masih aktif sebagai Pengurus IA ITB Departemen Pemberdayaan Masyarakat dan Pengurus IA FA ITB). Ia menjelaskan hasil pengujian laboratorium PT Sucofindo terkait parameter BOD (Biological Oxygen Demand) dan COD (Chemical Oxygen Demand) dalam persidangan.

Sidang lanjutan Perkara No 164/G/2017/PTUN-JKT ini adalah sidang TUN antara pihak YPDT selaku Penggugat dengan pihak BKPM selaku Tergugat dan PT Aquafarm Nusantara selaku Tergugat II Intervensi.

Sidang dipimpin Majelis Hakim, antara lain Wenceslaus SH MH (Hakim Ketua), Oenoen Pratiwi SH MH (Hakim Anggota I), dan M Arief Pratomo SH MH (Hakim Anggota II). Pardomuan Silalahi SH selaku Panitera Pengganti (PP).


Hadir dari Tim Litigasi YPDT sebagai Kuasa Hukum YPDT, Robert Paruhum Siahaan SH (Ketua) dan Deka Saputra Saragih SH MH (Anggota). Sidang juga dihadiri Sekretaris Eksekutif YPDT, Jhohannes Marbun SS MA dan sekitar 20 orang pemerhati Danau Toba yang tertarik dengan perjuangan pemulihan Danau Toba.

Sementara dari pihak Tergugat (Badan Koordinasi Penanaman Modal) menghadirkan 3 orang Kuasa Hukumnya dan dari pihak Tergugat II Intervensi (PT Aquafarm Nusantara) diwakili Kuasa Hukumnya Dr Hotman Paris Hutapea dan rekan.

Majelis Hakim menunda persidangan dan akan melanjutkan sidang kembali pada Rabu 17 Januari 2018. Agenda Sidang adalah mendengarkan keterangan ahli dari BKPM dan pemeriksaan bukti surat dari PT Aquafarm Nusantara karena pihak PT Aquafarm Nusantara menggantikan Kuasa Hukumnya. (SP)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel