Punguan Raja Parsuratan Simanjuntak Se-Indonesia dan Dunia: Meminta Doa kepada Tulang Raja Hasibuan untuk Membangun Tugu Raja Marsundung Simanjuntak

JAKARTA, DNT News – Hari Sabtu 14 April 2018 lalu, di Desa Parsuratan, Kecamatan Balige, Kabupaten Tobasa, bersatu pomparan Raja Parsuratan Simanjuntak Se-Indonesia merencanakan membangun Tugu Raja Marsundung Simanjuntak dohot boru ni Rajai Hasibuan. Sebagai anak sihahaan (pertama), kami yang menggagasnya.

Hal ini dikatakan Sudiman Simanjuntak SH MH, Ketua Umum Punguan Raja Parsuratan Simanjuntak Se-Indonesia dan Dunia, ketika meminta doa (mangido tangiang) kepada Tulang Raja Hasibuan, Selasa 29 Mei 2018 pukul 12.00 WIB, di Toba Dream, Jln Dr Sahardjo No 90, Jakarta Selatan.

Boan hamu hami Tulang di tangiangmu asa taruli hami mandopothon anggidoli nami pomparan Raja Mardaup, Raja Sitombuk, dohot Raja Hutabulu membicarakan pembangunan Tugu Raja Marsundung Simanjuntak,” katanya.

Dari pihak Raja Parsuratan Simanjuntak hadir Sudiman Simanjuntak SH MH, Johny M Simanjuntak SH, Herbin Simanjuntak, St Kadim Simanjuntak, Swandi R Simanjuntak SE, Paruhum D Simanjuntak, dan Manaris Simanjuntak.

Sementara dari pihak Raja Hasibuan hadir Verins Hantoni Hasibuan SE (Ketua Umum), Jhonson Hasibuan SE (Sekjen), Elkanius Hasibuan SE (Ketua II), dan Pembina/Penasihat yakni St Darsono Hasibuan, Ir Midian Hasibuan/Ibu, Sapala Hasibuan, Moses R Hasibuan MBA, dan Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM.

Sudiman Simanjuntak SH MH (tengah) Ketua Umum Se-Indonesia dan Dunia membacakan Nota Kesepakatan Pomparan Ni Raja Parsuratan Simanjuntak
Pomparan Raja Parsuratan Simanjuntak menyampaikan kerinduan untuk membangun Tugu Raja Marsundung Simanjuntak ke Tulang Raja Hasibuan

Pada kesempatan itu Sudiman Simanjuntak SH MH menyerahkan Nota Kesepakatan Pomparan Ni Raja Parsuratan Simanjuntak. Sebelumnya Nota Kesepakatan juga telah diserahkan kepada pomparan Tuan Somanimbil yakni hahadoli Somba Debata Siahaan dan anggidoli Tuan Maruji Hutagaol, serta tulang Raja Sihotang.

Nota Kesepakatan itu dibuat dengan penuh sukacita dan saling mengasihi. “Sai dipasu-pasu Tuhan ma, dilehon ma dameNa na sumurung i, asa anggiat tumibu tulus sangkap ni rohanta i,” katanya.

Suasana pertemuan Raja Parsuratan Simanjuntak dengan Tulang Raja Hasibuan terkait pembangunan Tugu Raja Marsundung Simanjuntak
Rombongan Raja Hasibuan dipimpin Verins Hantoni Hasibuan SE (Ketua Umum) dan Jhonson Hasibuan SE (Sekjen) diabadikan seusai pertemuan

Nota kesepakatan yang berisikan “Satahi jala satolop do hami di sangkap pajongjong tugu ni Ompunta Raja Marsundung Simanjuntak” ini ditandatangani Banggua Simanjuntak (Pomparan Raja Parsuratan Bona Pasogit), Gr BE Simanjuntak (Pomparan Raja Parsuratan Sumatera Bagian Timur), Jumei T Simanjuntak (Pomparan Raja Parsuratan Sumatera Bagian Tengah dan Selatan), St Kadim Simanjuntak (Pomparan Raja Parsuratan di Luar Pulau Sumatera), Sudiman Simanjuntak (Ketua Punguan Raja Parsuratan Simanjuntak Se-Indonesia dan Dunia), serta Jamres Simanjuntak (Penggagas).

“Melalui Nota Kesepakatan inilah Tulang, kami meminta kepada seluruh anggidoli pomparan Raja Mardaup, Raja Sitombuk, Raja Hutabulu, agar memberikan pendapat tentang kesatuan hati yang sudah kami buat ini,” katanya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU Edisi 133/Jui 2018
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU Edisi 133/Juni 2018

Verins Hantoni Hasibuan SE mengatakan rasa sukacita atas adanya kerinduan pomparan Raja Parsuratan Simanjuntak untuk bertemu dengan Tulang Raja Hasibuan. Dia pun menyampaikan salam dari Prof Dr Otto Hasibuan SH MM (Ketua Dewan Pembina) yang berhalangan hadir.

“Kami pomparan Raja Hasibuan menyambut baik dan mendukung keinginan pomparan Raja Parsuratan Simanjuntak untuk membangun Tugu Raja Marsundung Simanjuntak,” katanya.


Sementara Ir Midian Hasibuan mengatakan agar pembangunan tugu itu segera diwujudkan. Dia berharap agar persoalan dahulu kala yang memprihatinkan biarlah berlalu dan bersatu hatilah seluruh keturunan Raja Marsundung Simanjuntak mewujudkannya.

“Di hamu angka berenami. Sai dipasu-pasu Tuhan ma sangkap muna i. Mangido ma hita tu Tuhanta marhite tangiang. Angka naung salpu i, sai unang be dohot tu sundut si nuaeng. Nauli ma sangkap muna i. Anggo hami Hasibuan mendukung do. Patulus hamu ma sangkap muna i,” katanya.

Semua yang hadir memberi pendapat dan pandangan terhadap pembangunan Tugu Raja Marsundung Simanjuntak dengan harapan kesatuan hati. Jadi kalau berdiri Tugu Raja Marsundung Simanjuntak, bersatulah seluruh keturunannya.

Pertemuan itu pun ditutup pukul 14.15 Wib dengan doa yang dipanjatkan St Darsono Hasibuan. Sehabis doa diikuti dengan sesi foto bersama. (Yan)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel