Reuni Akbar UGM: Sukses dan Menjadi Viral di Media Sosial dengan Ketua Panitia Prof. Dr. Otto Hasibuan, SH, MM

JAKARTA, DNT News – Banyak universitas yang menggelar reuni di antara para alumni. Namun menjadi berbeda dalam Reuni Akbar alumni Universitas Gajah Mada (UGM) yang berlangsung sukses besar dan menjadi viral di media sosial setelah diketuai Prof Dr Otto Hasibuan SH MM dengan kehadiran Presiden RI dan beberapa menteri.

Reuni Akbar yang merupakan Temu Kangen Kagama 2018 bertajuk “Guyub Rukun Kini & Nanti, Kali Ini Istimewa” digelar, Sabtu 22 September 2018, di Cendrawasih Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jln Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Terlihat hadir Ir Joko Widodo (Presiden RI), Dr Ir Mochamad Basuki Hadimuljono MSc (Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), Prof Dr Muhadjir Effendy MAP (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan), Prof Ir Panut Mulyono MEng DEng (Rektor Universitas Gajah Mada), Ganjar Pranowo SH MIP (Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum Kagama), Anies Baswedan PhD (Gubernur DKI Jakarta), Dr Anwar Usman SH MH (Ketua Mahkamah Konstitusi), dan lainnya.

Presiden Joko Widodo bersama Prof Dr Otto Hasibuan SH MM dan para alumni pada Temu Kangen Kagama 2018
Presiden Joko Widodo bersama Prof Dr Otto Hasibuan SH MM diwawancarai media cetak dan media elektonik
Presiden Joko Widodo bersama Prof Dr Otto Hasibuan SH MM, Prof Ir Panut Mulyono MEng DEng dan Prof Eddy Guru Besar Hukum Pidana UGM

Di tangan Prof Dr Otto Hasibuan SH MM sebagai Ketua Panitia Penyelenggara, Reuni Akbar “Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada” (Kagama) ini menjadi yang pertama sekali sukses besar dengan kehadiran para pejabat negara ini. Reuni Akbar ini nyata sangat berbeda dengan reuni-reuni universitas yang diselenggarakan selama ini.

Dalam pidatonya yang mempersatukan dan menyejukkan di tengah kondisi politik sedikit tegang, di hadapan 6.000 alumni yang duduk lesehan, dia mengajak seluruh alumni agar menjadi partner strategis pemerintah dalam membangun bangsa. “Gajah Mada sejak dulu menjunjung tinggi persatuan dan mempunyai wawasan kebangsaan,” katanya.

Prof Dr Otto Hasibuan SH MM dan Ibu bersama putranya Jakub Putra Hasibuan pada Temu Kangen Kagama 2018
Ny Prof Dr Otto Hasibuan SH MM br Damanik bersama putrinya Putri Lihardo, Lionie Petty, dan Natalia Octavia
Prof Dr Otto Hasibuan SH MM bersama hyonotism Romi Rafael pada Temu Kangen Kagama 2018

Melalui Temu Kangen ini dia berharap akan ada silaturahmi yang menjadi networking di antara para alumni di seluruh dunia baik dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 137/Oktober 2018
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 137/Oktober 2018

Prof Dr Otto Hasibuan SH MM yang juga merupakan Ketua Alumni FH-UGM ini mengajak seluruh alumni untuk menghayati “Hymne Gajah Mada” yang mengandung 3 makna yakni setia pada almamater, dharmabakti pada nusa pertiwi, dan persatuan.

Untuk itu dia mengundang semua alumni untuk tidak lupa kepada almamater. “Harus ada dalam hati kita berkata begini. Kalo tidak karena Gajah Mada, aku tidak seperti ini. Jadi aku harus tidak boleh lupa dan tetap perduli kepada Gajah Mada,” serunya.

Dia yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina PERADI ini mengingatkan, agar seluruh anggota Kagama tetap bersatu. “Gajah Mada tidak boleh hanya menjadi menara gading. Gajah Mada harus ada dimana-mana,” sambungnya.

Pada akhir pidatonya, Prof Dr Otto Hasibuan SH MM memberikan catatan bahwa Kagama beruntung dan bangga sekali, karena dari keluarga alumni itu muncul seorang Presiden Republik Indonesia yakni Ir Joko Widodo. “Tidak semua universitas mendapat kesempatan itu. Kita semua bangga dan senang sebagai alumni Gajah Mada,” pungkasnya. (TAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel