Robert Marbun: Apresiasi 33 Tahun Robert Marbun Berkarya Bertajuk “Ditakko Ho Ma Rohakki”

JAKARTA, DNT News – Karya seni adalah salah satu bentuk yang dapat dipersembahkan sebagai bagian pelayanan kepada Tuhan. Talenta yang diberikanNya sekecil apa pun itu adalah salah satu sarana pelayanan kepadaNya. Demikian juga dengan lagu-lagu yang saya ciptakan dan nyanyikan.

Hal ini dikatakan dan diyakini Robert Marbun, pada “Apresiasi 33 Tahun Robert Marbun Berkarya” bertajuk “Ditakko Ho Ma Rohakki”, Minggu 23 September 2018 malam, di Toba Dream, Jln Dr Saharjo No 90, Jakarta Selatan.

“Saya mengembangkan talenta yang diberikanNya sebagai pencipta lagu dan sekaligus penyanyi adalah demi kemuliaan namaNya dan sukacita bagi banyak orang termasuk yang menyanyikan dan mendengarkannya,” katanya.

All Artist tampil semarak dan memukau sebagai pemungkas sesi pertama dengan “Ditakko Ho Ma Rohakki”
Robert Marbun feat istri TD Martina Lumbanbatu SPd bersama Romansa Trio nya dengan “Martina I Love You”
Robert Marbun dan Joel Simorangkir Cs dengan syahdu membawakan lagu “Salendang Parpadanan”

Sebanyak 600 lebih lagu “Merangkai Kata Menguntai Nada” telah diciptakan seniman kelahiran Laeparira, Sidikalang, 06 Juni 1962 ini. Lagunya tersebut dinyanyikan para artis yang menghiasi khasanah musik Batak. Lagu Batak pertama yang diciptakan “Mabalu So Martujung” tahun 1985 langsung booming di industri musik Batak.

Tidak kurang 23 lagu ciptaan yang merupakan perjuangan, pengabdian, dan penghargaan Robert Marbun diperdengarkan malam itu di hadapan 500 lebih undangan dengan iringan Palito Band dan Special Guest penampilan Viky Sianipar. MC diperankan Ronny Sianturi dan Vanda Hutagalung. Creative Team dipimpin Chokie Napitupulu. Sutradara diperankan Tarida Hutauruk. Organizer oleh Bernard Banjarnahor.

RNB Trio tampil memukau pada terakhir sesi kedua dengan lagu “Orang Batak Memang Keren”
Yayasan Pencinta Danau Toba dengan Pembina Prof Dr Otto Hasibuan SH MM memberikan cinderamata
Ir Sanggam Hutapea MM bersama Ibu diabadikan dengan Organizer acara Bernard Banjarnahor

“Apresiasi 33 Tahun Robert Marbun Berkarya” dibuka megah dengan penampilan Robert Marbun, Bernard Banjarnahor dan artis lainnya membawakan referen lagu “Ditakko Ho Ma Rohakki” diiringi tepuk tangan membahana dari para hadirin.

Pada sesi pertama tampil New Ambisi dengan lagu “Mandar Ni Dainang”. Robert Marbun. Joel Simorangkir Cs dengan “Salendang Parpadanan”. Putri Silitonga mengumandangkan “Memori Di Bakkara”. RNB Trio membawakan “Mabalu So Martujung”. Rita Butarbutar dengan suara melengking “Di Rohangku Holan Ho”. Nainggolan Sister dengan “Sursar” (Susa manang Sonang). Asapos tampil penuh dengan “Sidumadang Ari”. Berlian Hutauruk syahdu dengan “Sulangan Mangan”. Romansa Trio dengan “Martina I Love You”. Putri Ayu Silaen dengan “Nunga Hujalo”. Pamungkas sesi pertama tampil All Artist dengan “Ditakko Ho Ma Rohakki”.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 137/Oktober 2018
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 137/Oktober 2018

Pada sesi kedua tampil kembali Rita Butarbutar dengan “Muba Ma Ho”. Putri Ayu Silaen dengan “Goyang Manula”. Joel Simorangkir dengan “Holong Na So Tarsuhat”. Romansa Trio dengan “Mey Hwa”. New Ambisi dengan “Unang Bolokkon Tandakki”. Berlian Hutauruk dan Andy Situmorang dengan “Parau Na Metmet”. Joy Tobing dan Jelita Tobing iringan Viky Sianipar dengan “Burju Marsimatua”. Nainggolan Sister dengan “Rongkap Ni Tondi”. Joy Tobing dan Joel Simorangkir dengan “Di Borngin Na Sun Denggan”. RNB Trio dengan lagu “Orang Batak Memang Keren”. Sesi kedua dan terakhir ini ditutup dengan penampilan mars All Artist “Kami Bangga Indonesia”.

“Apresiasi 33 Tahun Robert Marbun Berkarya” berlangsung sukses dan meriah. Seluruh hadirin terhibur mendengar para artis membawakan lagu-lagu karya Robert Marbun yang sudah akrab di telinga karena sering diperdengarkan di pesta adat Batak, tempat hiburan, maupun melalui casette CD.

Pada kesempatan itu Ir Sanggam Hutapea MM, Tokoh Masyarakat Sumatera Utara, memberikan sambutan tentang Ekonomi Kreatif dari sisi pencipta lagu. Robert Marbun pun memperdengarkan lagu yang sangat disukai masyarakat “Gadis Melayu”. Dia menerima cinderamata berupa plakat dari Asosiasi Produser Rekaman Indonesia (Asprindo), Persatuan Artis Batak Indonesia (Parbi), dan Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT).

Pada acara itu terlihat hadir Prof Dr Otto Hasibuan SH MM (Ketua Dewan Pembina PERADI), Syekh Ali Akbar Marbun (Pendiri sekaligus Pengasuh Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan), Dr Eddy Kelleng Ate Berutu (Bupati Dairi Terpilih), Drs Johny Allen Marbun MM (Anggota DPR-RI), Raya Siahaan SH (Profesional), Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM (Akademisi), Henry Siregar SH (Notaris), Drs Teddy Robinson Siahaan MM (Profesional), Drs Jerry Rudolf Sirait (Akademisi), dan lainnya. (YAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel