Ruth Polina br. Hasibuan, SE dan Lambok Mangala Frengki Siahaan, ST: Dari Sesama Aktivis Naposobulung HKBP Kebon Jeruk Menuju Pelaminan

JAKARTA, DNT News – Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hambaMu ini, supaya tetap ada di hadapanMu untuk selama-lamanya. Sebab apa yang Engkau berkati, ya Tuhan, diberkati untuk selama-lamanya.

Ayat kitab suci inilah yang mendasari keteguhan hati Ruth Polina br Hasibuan SE (RUTH) dan Lambok Mangala Frengki Siahaan ST (LAMBOK) melangsungkan upacara pemberkatan “Pernikahan Kudus” yang dipersatukan dalam Kristus, Sabtu 06 Oktober 2018, di Gereja HKBP Kebon Jeruk, Jln Raya Puri Kembangan No 35, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. “Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”

Mempelai wanita RUTH merupakan putri dari St Drs Weltiner Hasibuan/St Dra Mastiur Magdalena br Tampubolon (Ompu Zefanya), lahir di Jakarta 06 Januari 1992. Dia menyelesaikan pendidikan S1 Akuntansi, Kelas Internasional, Universitas Trisakti (USAKTI) Jakarta. Pekerjaan terakhir sebagai Finance di PT Serasi Autoraya (Astra Grup). Dia aktif sebagai bendahara di Naposobulung HKBP Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

St Drs Weltiner Hasibuan orang tua mempelai wanita merupakan pensiunan dari Instansi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dia aktif dalam organisasi sosial sebagai Penasihat Parsadaan Raja Hasibuan Se-Jabodetabek. St Dra Mastiur Magdalena br Tampubolon merupakan pensiunan Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).

Pengantin berbahagia Ruth Polina br Hasibuan SE dan Lambok Mangala Frengki Siahaan ST diabadikan dengan orang tua mempelai wanita St Drs Weltiner Hasibuan/St Dra Mastiur Magdalena br Tampubolon
Pengantin berbahagia Ruth Polina br Hasibuan SE dan Lambok Mangala Frengki Siahaan ST diabadikan dengan orang tua mempelai pria Drs Tumpak Siahaan/Lasmaria br Manurung

Sementara mempelai pria LAMBOK merupakan putra dari Drs Tumpak Siahaan/Lasmaria br Manurung, lahir di Pematangsiantar 16 Juni 1990. Dia menyelesaikan pendidikan S1 Teknik dari Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) Jakarta. Saat ini dia bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di Instansi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dia aktif sebagai Koordinator Seksi Persekutuan di Naposobulung HKBP Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Drs Tumpak Siahaan orang tua mempelai pria berkecimpung sebagai wiraswasta. Dia aktif dalam organisasi sosial sebagai Bidang Adat di Punguan Siahaan Raja Unggul, Wakil Ketua Punguan Siahaan Raja Unggul 2, dan Ketua Bidang Adat PPSD Wilayah 18.

Orang tua mempelai pria Drs Tumpak Siahaan/Lasmaria br Manurung menyerahkan sinamot kepada orang tua mempelai wanita St Drs Weltiner Hasibuan/St Dra Mastiur Magdalena br Tampubolon
Orang tua mempelai wanita dan orang tua mempelai pria didampingi keluarga hendak menyerahkan “Titi Marangkup” kepada Raja Manurung (Hula-hula paranak/Tulang dari LAMBOK)

Hubungan percintaan RUTH dan LAMBOK diawali dengan sesama aktivis Naposobulung HKBP Kebon Jeruk. Mereka berikrar menuju pelaminan untuk membangun mahligai rumah tangga. Mereka memaknai menikah sebagai sesuatu yang sangat sakral dan terjadi hanya sekali dalam sumur hidup.

Setelah selesai acara pemberkatan “Pernikahan Kudus” di gereja, dilanjutkan dengan Pesta Adat yang digelar di Gedung Serba Guna Tonggo Raja, Jln Palem VII, Petukangan Utara, Jakarta Selatan. Pesta Adat sesuai tatanan budaya Dalihan Na Tolu ini berlangsung meriah dengan juga dihadiri dongan sahuta dan handai taulan dari kedua belah pihak.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 137/Oktober 2018
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 137/Oktober 2018

Dari pihak mempelai wanita hadir Hula-hula Raja Tampubolon. Tulang Raja Butar-butar. Bona Tulang Raja Butar-butar. Tulang Rorobot Raja Tambunan. Hula-hula Namarhaha Maranggi Raja Simanungkalit, Raja Samosir, Raja Butar-butar, Raja Siregar, Raja Butar-butar, dan Raja Gultom. Hula-hula Anak Manjae Raja Tampubolon dan Raja Hutahaean.

Dari pihak mempelai pria hadir Hula-hula Raja Manurung. Tulang Raja Tampubolon. Bona Tulang Raja Hutagaol. Tulang Rorobot Raja Damanik. Hula-hula Namarhaha Maranggi Raja Sirait, Raja Aruan, dan Raja Sihombing.

Di halaman gedung terlihat sejumlah karangan bunga papan di antaranya dari Anies Baswedan (Gubernur Provinsi DKI Jakarta), Ir Gamal Sinurat MT (Plt Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta), Keluarga Besar BPAD Provinsi DKI Jakarta, Kapten CZI H Siahaan/br Sihombing (+) Ompu Kenzo (Dan Ramil 04 Kabupaten Kuala Langkat), Bripka Evrin Siahaan/S br Paranginangin (Bp Daniel) dan J Siahaan/L br Sirait (Op Daniel), Doddy Akmadsyah Matondang, Harja F Siahaan/br Sihombing (Bpk Kenzo), Kel T Manurung/br Manihuruk (Tulangna Sidikalang/Dairi), Gibson Andriano Siahaan SSi dan Tresy L Siahaan STR GZ, PT Evimbis Siahaan Jaya, dan lainnya. (AAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel