Sahala Panggabean, MBA: Akademi Pariwisata ULCLA Bertaraf Internasional Hadir di Tapanuli Utara

JAKARTA, DNT News – Setelah sukses menjalankan usaha perkoperasian selama 20 tahun di berbagai wilayah di Indonesia, KSP Nasari kembali mengembangkan sayap ke dunia pendidikan. Pengembangan ini sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap bona pasogit setelah berkarya di Jakarta dan kota-kota lainnya di tanah air.

Hal ini dikatakan Sahala Panggabean MBA, Presiden Komisaris Nasari Group, dalam bincang-bincang dengan dalihannatolunews.com, Senin 01 Oktober 2018 malam, di kantornya bilangan Kelapa Gading, Jakarta, terkait pendirian Akademi Pariwisata ULCLA bertaraf internasional di Tapanuli Utara.

“Setelah 20 tahun bergulat di bidang koperasi dan berbagai usaha lainnya, saatnya kita mengabdi sebagai sumbangsih kepada masyarakat bona pasogit melalui pendidikan dengan mendirikan Akademi Pariwisata Ulam Clara (AKPAR-ULCLA) bertaraf internasional di Tapanuli Utara,” katanya.

Sahala Panggabean MBA (Pendiri AKPAR-ULCLA) meletakkan batu pertama pembangunan kampus Akademi Pariwisata ULCLA bertaraf internasional di Tarutung
Drs Nikson Nababan MSi (Bupati Tapanuli Utara) meletakkan batu pertama pembangunan kampus Akademi Pariwisata ULCLA bertaraf internasional di Tarutung
Tetty Situmorang (Ketua Yayasan SAPARI) meletakkan batu pertama pembangunan kampus Akademi Pariwisata ULCLA bertaraf internasional di Tarutung

Saat ini pembangunan kampus Akademi Pariwisata ULCLA di bawah naungan Yayasan SAPARI (Sahala Panggabean Nasari) ini sedang berjalan di Desa Lumban Siagian, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara, yang diperkirakan selesai medio tahun 2019. “Peletakan batu pertama sendiri telah dilaksanakan Minggu 09 September 2018, seusai acara syukuran di Monumen Si Raja Panggabean,” ujarnya.

Acara peletakan batu pertama diawali Pdt Demak Simanjuntak MTh (Rohaniwan) diikuti Sahala Panggabean MBA (Pendiri AKPAR-ULCLA), Drs Nikson Nababan MSi (Bupati Tapanuli Utara), Tetty Situmorang (Ketua Yayasan SAPARI), Frans Meroga Panggabean ST MM MBA (Direktur AKPAR-ULCLA), AKBP Horas Marasi Silaen (Kapolres Tapanuli Utara), dan Letkol Rico Siagian (Dandim 0210/Tapanuli Utara).

Frans Meroga Panggabean ST MM MBA (Direktur AKPAR-ULCLA) meletakkan batu pertama pembangunan kampus Akademi Pariwisata ULCLA bertaraf internasional
Sahala Panggabean MBA didampingi Tetty Situmorang, Frans Meroga Panggabean ST MM MBA, dan lainnya memberikan sambutan pendirian Akademi Pariwisata ULCLA
Sahala Panggabean MBA, Ir H Soekirman (Bupati Serdang Bedagai), Tumpak Hatorangan Panggabean (Mantan Pimpinan KPK) menyumbangkan suara emasnya

Sahala Panggabean MBA yang juga merupakan Ketua Asosiasi Koperasi Simpan Pinjam Indonesia (ASKOPINDO) ini menyampaikan, keinginan pendirian lembaga pendidikan ini juga berkaitan dengan ditetapkannya Danau Toba sebagai salah satu dari 10 kawasan strategis pariwisata nasional.

“Jadi ini juga sebagai bentuk perhatian besar terhadap peningkatan kemajuan pariwisata di pantai barat Sumatera Utara, yakni daerah Tapanuli dengan kawasan Danau Toba,” terangnya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 137/Oktober 2018
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 137/Oktober 2018

Dia berharap melalui lembaga pendidikan tinggi ini akan dapat membentuk mahasiswa berbasis karakter dan potensi untuk mendukung pengembangan pariwisata Indonesia khususnya di Tapanuli Utara. “Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, kita akan menjalin kerjasama dengan beberapa hotel berbintang dan kapal pesiar,” imbuhnya.

Pendaftaran mahasiswa sedang berlangsung dan pendidikan akan dimulai pada Tahun Ajaran 2019, sehubungan dengan selesainya pembangunan kampus “Tugu Na Mangolu” tersebut. Lembaga pendidikan tinggi ini bertekad akan melahirkan diploma yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan waktu dan mendukung program pemerintah pusat menjadikan Danau Toba sebagai salah satu destinasi objek wisata nasional.

Pada akhir bincang-bincang, Sahala Panggabean MBA tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tapanuli Utara dan segenap masyarakat yang mendukung berdirinya Akademi Pariwisata ULCLA.

“Ini merupakan bentuk dukungan dan kecintaan Yayasan SAPARI ke bona pasogit yang tercinta dan respon positif terhadap peningkatan pariwisata di daerah Tapanuli Utara. Saat ini potensi Danau Toba sedang gencar dipromosikan pemerintah pusat,” pungkasnya. (TR)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel