Sidang Gugatan OLH Kembali Ditunda: PT. Aquafarm Nusantara dan PT. Suri Tani Pemuka Belum Siap Menyerahkan Jawaban

JAKARTA, DNT News – Majelis Hakim menunda kembali Sidang Gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) terhadap pencemaran Danau Toba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa 17 April 2018.

Agenda Sidang adalah penyerahan jawaban, tetapi ditunda karena PT Aquafarm Nusantara (Tergugat I) dan PT Suri Tani Pemuka  (Tergugat II) belum siap menyerahkan jawaban. Kuasa Hukum Tergugat I dan II beralasan bahwa mereka belum membaca legal standing Penggugat.

Demikian informasi disampaikan Robert Paruhum Siahaan SH pada Rabu 18 April 2018 sore, di Jakarta.

Sementara itu, Tergugat III (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan) lagi-lagi tidak hadir dalam persidangan. Sebaliknya Tergugat IV, V, VI, dan VII sudah siap menyerahkan jawaban.

Pada sidang tersebut Penggugat memberikan dokumen legal standing (berupa akte pendirian dan Badan Hukum Yayasan) dan para tergugat yang hadir memberikan Surat Kuasa masing-masing.

Sidang dipimpin Majelis Hakim antara lain Budhy Hertantiyo SH MH (Hakim Ketua), H Syamsul Edy SH MHum (Hakim Anggota), Robert SH MHum (Hakim Anggota), dan Irwan Fathoni SH MH (Panitera Pengganti)

Sidang yang dimulai pukul 14.00 WIB dan diakhiri 14.20 WIB tersebut, akhirnya ditunda dan dilanjutkan lagi pada Rabu (1/5/2018) pukul 11.00 WIB.

Sidang lanjutan dengan nomor perkara 413/Pdt.G/2017/PN Jkt.Pst adalah gugatan OLH terhadap pencemaran Danau Toba kepada tujuh (7) pihak, yaitu PT Aquafarm Nusantara (Tergugat I), PT Suri Tani Pemuka (Tergugat II), Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Tergugat III), Gubernur Sumatera Utara (Tergugat IV), Bupati Simalungun (Tergugat V), Bupati Samosir (Tergugat VI), dan Bupati Toba Samosir (Tergugat VII).


Sidang tersebut dihadiri Pihak Penggugat dan Prinsipal yakni Drs Maruap Siahaan MBA selaku  Ketua Umum YPDT, Robert Paruhum Siahaan SH (Ketua Tim Litigasi YPDT), dan Anton Triyogo Wisnu SH (Anggota). Para pihak tergugat dihadiri oleh masing-masing Kuasa Hukumnya: PT Aquafarm Nusantara (Tergugat I), PT Suri Tani Pemuka (Tergugat II), Gubernur Sumut (Tergugat IV), Bupati Simalungun (Tergugat V), dan Bupati Samosir (Tergugat VI).

Turut hadir juga Pdt Marihot Siahaan (Sekretaris YPDT),  Jhohannes Marbun (Sekretaris Eksekutif YPDT), dan beberapa sahabat pencinta Danau Toba. (SP)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel