Teddy Octavin: Gula Aren Pemanis yang Kini Kian Dicari

JAKARTA, DNT News – Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), pola makan tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor risiko kesehatan global yang utama. Meningkatnya produksi makanan olahan, pesatnya urbanisasi dan gaya hidup tak sehat membuat rentan terserang berbagai jenis gangguan kesehatan, seperti diabetes, jantung, dan kanker.

Hal ini dikatakan Teddy Octavin, Penggiat Hidup Sehat, ketika berbincang dengan dalihannatolunews.com, Selasa 30 Oktober 2018 malam, di Jakarta. “Memulai gaya hidup sehat bisa menjauhkan Anda dari risiko-risiko kesehatan tersebut. Hidup sehat bisa dimulai dari mengkomsumsi makanan sehat,” katanya.

Bapak Ilmu kedokteran Hippocrates mengatakan “Biarlah makanan yang menjadi obat, dan obat yang menjadi makanan.” Dalam persepsi umum bahwa manis sama dengan tidak sehat, padahal semua tergantung darimana sumber manisnya. “Sumber manis yang sehat yakni Madu, Daun Stevia, Sirup Jagung, Sirup Maple, Agave Nektar, Sirup Beras Merah, dan Aren. Pemanis alami ini memiliki indeks glikemik (IG) di bawah 55,” ujarnya.

Disampaikannya, IG merupakan skala untuk mengukur seberapa cepat karbohidrat yang dikonsumsi meningkatkan glukosa dalam darah. Makanan yang IG-nya tinggi akan berdampak lebih besar pada meningkatnya gula darah. Rentang skala yang digunakan untuk mengukurnya adalah 1-100.

“Makanan yang indeksnya sama dengan atau di bawah 55 dianggap tidak begitu memengaruhi gula darah dan produksi insulin dalam tubuh. Indeks 56 atau lebih menandakan pengaruh yang sedang. Sementara itu, indeks di atas 70 harus diperhatikan karena bisa membuat glukosa dalam darah meningkat secara signifikan,” sebutnya.



Gula aren menawarkan IG sebesar 35. Angka ini hampir dua kali lipat lebih rendah dibandingkan dengan gula putih yang IG-nya sekitar 60-65. Inilah yang menyebabkan banyak penderita diabetes mulai meninggalkan gula putih dan beralih ke gula aren.

“Salah satu produk gula aren yang beredar adalah ENAU Gula Aren Cair. Diproduksi dari aren pilihan di daerah Sumatera yang dihasilkan para petani pedesaan. Rasanya manis alami khas aren, gurih, dan wangi. Jika berminat ingin mencoba bisa klik link https://tokopedia.link/Gg8ZMZAIqR,” imbuhnya.

Teddy Octavin menguraikan bahwa gula aren yang sudah sejak lama dikenal masyarakat dihasilkan dari nira pohon enau melalui pengolahan secara tradisional. Gula aren dihasilkan dari bunga jantan pohon enau yang disimpan bumbung bambu dalam beberapa waktu. Kemudian menghasilkan nira yang dimasak dengan olahan tradisional untuk mendapatkan gula aren asli dan terbaik. Gula aren memiliki cita rasa yang sangat manis dibandingkan dengan gula biasa pada umumnya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 138/November 2018
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 138/November 2018

Dilanjutkannya, keunggulan gula aren adalah tidak secara langsung larut dalam tubuh, namun diserap secara perlahan. Oleh karenanya dapat bertahan lama di dalam tubuh. Sehingga tidak secara langsung meningkatkan kadar gula darah dan aman dikonsumsi penderita diabetes. Gula aren yang telah dicerna akan melepaskan energi untuk tubuh dalam waktu yang cukup lama dan kandungan riboflavinnya mampu membantu melancarkan metabolisme sistem pencernaan.

Pada akhir perbincangan, Teddy Octavin yang merupakan ayah dari Christhoper buah pernikahannya dengan Rachel br Simarmata ini mengutip pernyataan dalam sebuah buku Perma Culture Plants di tahun 2004 yang menyebutkan kandungan senyawa yang dimiliki gula aren berfungsi dalam membantu menjaga dan membersihkan saluran sistem pencernaan mulai dari tenggorokan hingga ke lambung.

“Dengan kandungan riboflavin yang dimiliki gula aren dapat membantu melancarkan proses metabolisme dalam sistem pencernaan dan mengoptimalkan fungsi sel sehingga menghasilkan energi yang bertahan lama bagi tubuh,” pungkasnya. (DN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel