Vanda Hutagalung: Berhasil Meraih Juara 1 pada Golden Memories Volume 2 Indosiar

JAKARTA, DNT News – Perjalanan panjang “Golden Memories Volume 2 Indosiar” sejak Senin 21 Agustus 2017 berakhir sudah. Pagelaran bertajuk “Senandungkan Kenangan Mu” ini merupakan ajang persembahan bakat penyanyi usia lanjut dengan tembang lawas era 70-90an yang didukung Viostin DS dan iringan homeband Oni N Friends. Selama 2 bulan sebanyak 45 peserta dengan coach Harvey Malaihollo bersaing dan menghasilkan 3 (tiga) peserta masuk babak akhir “Grand Final Result Show”.

Ketiga peserta dengan megahnya menaiki panggung iringan tarian daerah masing-masing didampingi penari “Swarna Indonesia”.
Vanda Hutagalung
memasuki panggung dengan Tari Marpangir-Tapanuli Utara.
Nur Salam memasuki panggung dengan Tarian Mapadendang-Bone.
Stevy Crestian memasuki panggung dengan Tarian Lenso-Manado.

Pada “Grand Final Result Show” yang disiarkan live dari studio 5 Indosiar, Sabtu 21 Oktober 2017 malam ini hadir Susanto Suwarto, Komisaris PT Indosiar Visual Mandiri Tbk. Setiap peserta berduet dengan Diva Indonesia.

Vanda Hutagalung tampil luar biasa berduet dengan Ruth Sahanaya pada Grand Final Result Show di Golden Memories Volume 2 Indosiar
Vanda Hutagalung menggunakan senjata maksimal pada Grand Final Result Show di Golden Memories Volume 2 Indosiar

Setelah nilai SMS “Grand Final” kemarin di-akumulasikan dengan SMS “Grand Final Result Show” malam ini, diperoleh:

Vanda Hutagalung (Tapanuli Utara) Juara 1 meraih hadiah Rp 100 juta. Dia berduet dengan Ruth Sahanaya lagu “Andaikan Kau Datang” ciptaan Tonny Koeswoyo meraih 35,91 persen.

Nur Salam (Bone) Juara 2 meraih hadiah Rp 50 juta. Dia berduet dengan Krisdayanti lagu “Desember Kelabu” ciptaan A Riyanto meraih 33,64 persen.

Stevy Crestian (Manado) Juara 3 meraih hadiah Rp 25 juta. Dia berduet dengan Titi Dwijayati lagu “Malam Yang Dingin” ciptaan Minggus Tahitoe meraih 30,45 persen.

Vanda Hutagalung yang sudah digadang-gadang menjadi juara pertama berduet dengan Ruth Sahanaya membawakan lagu “Andaikan Kau Datang” tampil luar biasa. Pembawaannya dengan kualitas suara yang tinggi mendapat pujian dan apresiasi tanda hijau dan standing ovation dari keempat Dewan Juri. Dia pun berhasil memikat hati pemirsa dengan torehan SMS tertinggi.

Para pendukung Vanda Hutagalung dimotori presenter sepakbola Valentino Simanjuntak menyemangati dengan lagu “Sinanggar Tullo”
Vanda Hutagalungmenerima hadiah Rp 100 juta sebagai Juara 1 Golden Memories Volume 2 Indosiar yang diserahkan Iis Sugianto

Ruth Sahanaya memuji Vanda yang sudah tampil profesional. “Dia sudah bisa mengimbangi sama aku,” katanya.

Hetty Koes Endang dari Dewan Juri menyapa: “Selamat malam Vanda Hutagalung. Horas, boha do kabar? Las rohangku pajumpang dohot hamu. Penonton, mana suaranya?” Penonton menjawab dengan menyanyikan lagu: “Sinanggar Tullo.”

Hetty mengatakan dalam berduet yang merupakan challange untuk peserta, point pentingnya adalah harmonisasi. Dia melihat mereka berdua mampu mencapai harmonisasi dengan banyak sekali jebakan. Menurutnya, kalau saja Vanda kualitasnya tidak kuat, feeling tidak kuat, akan habis. “Tetapi kamu mampu masuk suara rendah, suara resahnya, nada suara dua. Sangat layak. Bunda harap, kalau kamu menjadi juara, kamu tetap meng-explore, tetap berlatih, tetap rendah diri, attitude dijaga. Menurut Hetty, kamu itu, gebrek, gebrek, gebrek. Sukses,” pekiknya.

Krisdayanti mengatakan selamat buat Vanda yang berkesempatan berduet dengan macan festival Ruth Sahanaya. Dia mengenal Vanda yang pernah satu festival dengannya. “Vanda sudah pernah ikut festival tahun 1993 dan menang membawa mobil. Dia sudah punya mobil,” ungkapnya.

Majalah Bulanan DALIHAN NA TOLU edisi 125/Oktober 2017

Sementara Soimah Pancawati dari komentator meminta hadirin berteriak untuk Vanda. “Mana suaranya untuk Vanda?” Penonton pun menjawab dengan menyanyikan lagu: “Sinanggar Tullo.”

Dia mengatakan seperti kemarin bahwa Vanda sudah sangat matang. Vanda sudah sangat tahu senjatanya, sudah sangat paham ikut festival, kompetisi, dan strateginya. Menurutnya yang lebih penting lagi, Vanda sudah paham kelemahan dan senjata musuhnya. “Setelah ini nanti, Vanda harus menggunakan senjata itu semaksimal mungkin. Supaya namanya makin bersinar dan makin melejit kariernya,” katanya.

Samuel Wattimena mengatakan apa yang dikenakan Vanda dari rambut, make-up, pakaian, warna sudah sadar sekali bahwa attitude a start is in heart. “Penampilanya bagus,” pujinya.

Satu yang membanggakan pada acara “Grand Final Result Show” tersebut, teriakan lagu “Sinanggar Tullo” yang dikomandoi presenter sepakbola Valentino Simanjuntak berkumandang menghiasi seisi ruangan studio.

Vanda Hutagalung menerima hadiah Rp 100 juta yang diserahkan Iis Sugianto. Sementara Piala Juara 1 Golden Memories Volume 2 Indosiar untuknya diserahkan Hetty Koes Endang.

Selamat untuk Vanda Hutagalung. Semoga himbauan “MOLO DANG HITA, ISE BE. MOLO DANG SAONARI, ANDIGAN BE” terus menyatu pada hati masyarakat Batak. Sehingga ungkapan “Dang di ho, dang di ahu, tumagon di begu” akan hilang dengan sendirinya. (Fantoro)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel